Rabu, 1 Juli 2026

Jembatan Darurat Rusak Diterjang Banjir, HRD Pastikan Kementerian PU Segera Bangun Jembatan Aramco di Salah Sirong

KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU), segera membangun jembatan baru yang lebih kokoh di Salah Sirong Jaya, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, dalam waktu dua hingga tiga hari ke depan. Material jembatan jenis Aramco akan didatangkan langsung dari Jakarta, untuk menggantikan jembatan darurat yang hanyut diterjang banjir.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri PU, Dody Hanggodo, menanggapi aspirasi masyarakat yang disampaikan Anggota DPR RI Dapil Aceh II, H. Ruslan M. Daud atau HRD.

“Kami akan segera menindaklanjuti. Dalam dua sampai tiga hari ke depan, material jembatan Aramco akan didatangkan khusus dari Jakarta, dimobilisasi ke lokasi, dan segera dibangun. Saya juga menitipkan salam Bapak Presiden Republik Indonesia kepada warga Bireuen dan salam kami kepada masyarakat Salah Sirong yang sudah kita kunjungi beberapa waktu lalu. Insya Allah, lain kesempatan saya akan kembali ke sana. Yang jelas, negara selalu hadir dan siap berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi beban masyarakat,” ujar Menteri Dody Hanggodo, sebagaimana disampaikan HRD kepada wartawan, Kamis (19/2/2026).

Sebelumnya, jembatan darurat yang menghubungkan Desa Salah Sirong Jaya, Kecamatan Jeumpa, dengan Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, rusak dan hanyut pada Selasa, 17 Februari 2026. Tingginya debit air sungai saat hujan deras, membuat konstruksi jembatan tidak mampu bertahan.

BACA JUGA: Didampingi HRD, Menteri PU Groundbreaking Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang

HRD menjelaskan, pembangunan jembatan darurat tersebut sebelumnya merupakan hasil lobi intensif yang ia lakukan kepada Kementerian PU, sebagai mitra kerja Komisi V DPR RI. HRD bahkan langsung mengajak Menteri PU, Dody Hanggodo, ke lokasi agar pemerintah pusat turun tangan. Kemudian, melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, khususnya Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, dibangun jembatan darurat tersebut. Pembangunan jembatan darurat itu dikerjakan perusahaan BUMN, PT Adhi Karya.

Menurut HRD, sejatinya jembatan tersebut merupakan kewenangan pemerintah kabupaten. Namun karena tidak kunjung dibangun, ia mengambil inisiatif melobi agar pembiayaan dapat dialokasikan melalui APBN, dengan skema tanggap darurat kebencanaan.

“Seharusnya, itu kewenangan pemerintah kabupaten. Tapi karena tidak dibangun dan tak direspons, saya mengambil langkah inisiatif melobi Menteri PU agar negara hadir melalui APBN. Alhamdulillah, Kementerian PU sangat responsif dan akomodatif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkap HRD.

HRD bersama Menteri PU, Dody Hanggodo, menyeberangi sungai menggunakan box yang digantung dengan sling, saat berkunjung ke Salah Sirong beberapa waktu lalu. (Foto: Staf HRD)

Dampak Kerusakan Lingkungan

HRD menilai, derasnya arus sungai yang menghantam jembatan darurat teraebut, tidak terlepas dari kerusakan lingkungan di kawasan hulu. Alih fungsi hutan menjadi kebun sawit secara masif, diyakini salah satu pemicu meningkatnya debit air saat hujan deras.

“Ini pelajaran penting. Kerusakan lingkungan di hulu berdampak langsung ke hilir. Karena itu, jembatan pengganti harus dibangun jauh lebih kokoh dan disesuaikan dengan karakter debit air di kawasan itu,” terangnya.

HRD menekankan, jembatan tersebut bukan sekadar infrastruktur, melainkan akses vital masyarakat untuk aktivitas ekonomi, sosial, hingga pendidikan. Tanpa jembatan yang layak, warga terpaksa menyeberang sungai menggunakan sling yang berisiko tinggi.

BACA JUGA: HRD Bangun Huntara untuk Nek Ti Gade di Salah Sirong, Dapat Ditempati Sebelum Puasa

“Ini bukan sekadar jembatan. Ini akses hidup masyarakat, termasuk anak-anak sekolah. Kalau mereka harus menyeberang dengan sling, risikonya sangat tinggi. Karena itu, jembatan ini harus segera dibangun dengan konstruksi yang aman dan layak,” jelasnya.

HRD menyambut baik komitmen Menteri PU dan memastikan akan terus mengawal proses pembangunan jembatan Aramco nantinya, hingga dapat difungsikan.

“Saya siap mengawal dan saya yakin jembatan itu akan segera dibangun dengan konstruksi yang lebih kuat. Ini sebagai bukti bahwa negara hadir untuk masyarakar,” tegas HRD.

Diharapkannya, jembatan Aramco yang akan nanti menjadi solusi yang lebih aman dan berkelanjutan bagi masyarakat Salah Sirong dan sekitarnya. Keberadaan jembatan itu juga sekaligus sebagai langkah antisipatif menghadapi cuaca ekstrem dan potensi banjir di masa mendatang. (Suryadi)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Aksi Donor Darah Mahasiswa Arsitektur Umuslim, Terkumpul 40 Kantong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HIMARU) Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) berhasil mengumpulkan 40 kantong darah dalam kegiatan donor darah bertajuk "Arsitektur...

Polda Aceh Ungkap 334 Kasus Curat, Curas dan Curanmor dalam Kurun Waktu Enam Bulan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh melalui Ditreskrimum dan Ditreskrimsus memaparkan hasil pengungkapan berbagai tindak pidana, mulai dari kasus pencurian dengan pemberatan (curat),...

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX Medan, Raih Penghargaan dari Panitia

0
KABAR BIREUEN, Medan – Penampilan Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung pada ajang Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 di...

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

BSI Apresiasi Penempatan Saldo Anggaran Lebih, Perkuat Pembiayaan Produktif untuk Dorong Ekonomi Rakyat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mengapresiasi kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dalam penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di...

KABAR POPULER

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX Medan, Raih Penghargaan dari Panitia

0
KABAR BIREUEN, Medan – Penampilan Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung pada ajang Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 di...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Aksi Donor Darah Mahasiswa Arsitektur Umuslim, Terkumpul 40 Kantong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HIMARU) Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) berhasil mengumpulkan 40 kantong darah dalam kegiatan donor darah bertajuk "Arsitektur...

Harga Emas di Bireuen Hari Ini Tembus Rp7,7 Juta per Mayam

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Harga emas dengan satuan per mayam hari ini, Kamis (22/1/2026) tembus Rp7.700.000. Harga tersebut terus merangkak naik dalam satu bulan terakhir...