Jembatan Darurat Rusak Diterjang Banjir, HRD Pastikan Kementerian PU Segera Bangun Jembatan Aramco di Salah Sirong

KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU), segera membangun jembatan baru yang lebih kokoh di Salah Sirong Jaya, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, dalam waktu dua hingga tiga hari ke depan. Material jembatan jenis Aramco akan didatangkan langsung dari Jakarta, untuk menggantikan jembatan darurat yang hanyut diterjang banjir.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri PU, Dody Hanggodo, menanggapi aspirasi masyarakat yang disampaikan Anggota DPR RI Dapil Aceh II, H. Ruslan M. Daud atau HRD.

“Kami akan segera menindaklanjuti. Dalam dua sampai tiga hari ke depan, material jembatan Aramco akan didatangkan khusus dari Jakarta, dimobilisasi ke lokasi, dan segera dibangun. Saya juga menitipkan salam Bapak Presiden Republik Indonesia kepada warga Bireuen dan salam kami kepada masyarakat Salah Sirong yang sudah kita kunjungi beberapa waktu lalu. Insya Allah, lain kesempatan saya akan kembali ke sana. Yang jelas, negara selalu hadir dan siap berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi beban masyarakat,” ujar Menteri Dody Hanggodo, sebagaimana disampaikan HRD kepada wartawan, Kamis (19/2/2026).

Sebelumnya, jembatan darurat yang menghubungkan Desa Salah Sirong Jaya, Kecamatan Jeumpa, dengan Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, rusak dan hanyut pada Selasa, 17 Februari 2026. Tingginya debit air sungai saat hujan deras, membuat konstruksi jembatan tidak mampu bertahan.

BACA JUGA: Didampingi HRD, Menteri PU Groundbreaking Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang

HRD menjelaskan, pembangunan jembatan darurat tersebut sebelumnya merupakan hasil lobi intensif yang ia lakukan kepada Kementerian PU, sebagai mitra kerja Komisi V DPR RI. HRD bahkan langsung mengajak Menteri PU, Dody Hanggodo, ke lokasi agar pemerintah pusat turun tangan. Kemudian, melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, khususnya Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, dibangun jembatan darurat tersebut. Pembangunan jembatan darurat itu dikerjakan perusahaan BUMN, PT Adhi Karya.

Menurut HRD, sejatinya jembatan tersebut merupakan kewenangan pemerintah kabupaten. Namun karena tidak kunjung dibangun, ia mengambil inisiatif melobi agar pembiayaan dapat dialokasikan melalui APBN, dengan skema tanggap darurat kebencanaan.

“Seharusnya, itu kewenangan pemerintah kabupaten. Tapi karena tidak dibangun dan tak direspons, saya mengambil langkah inisiatif melobi Menteri PU agar negara hadir melalui APBN. Alhamdulillah, Kementerian PU sangat responsif dan akomodatif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkap HRD.

HRD bersama Menteri PU, Dody Hanggodo, menyeberangi sungai menggunakan box yang digantung dengan sling, saat berkunjung ke Salah Sirong beberapa waktu lalu. (Foto: Staf HRD)

Dampak Kerusakan Lingkungan

HRD menilai, derasnya arus sungai yang menghantam jembatan darurat teraebut, tidak terlepas dari kerusakan lingkungan di kawasan hulu. Alih fungsi hutan menjadi kebun sawit secara masif, diyakini salah satu pemicu meningkatnya debit air saat hujan deras.

“Ini pelajaran penting. Kerusakan lingkungan di hulu berdampak langsung ke hilir. Karena itu, jembatan pengganti harus dibangun jauh lebih kokoh dan disesuaikan dengan karakter debit air di kawasan itu,” terangnya.

HRD menekankan, jembatan tersebut bukan sekadar infrastruktur, melainkan akses vital masyarakat untuk aktivitas ekonomi, sosial, hingga pendidikan. Tanpa jembatan yang layak, warga terpaksa menyeberang sungai menggunakan sling yang berisiko tinggi.

BACA JUGA: HRD Bangun Huntara untuk Nek Ti Gade di Salah Sirong, Dapat Ditempati Sebelum Puasa

“Ini bukan sekadar jembatan. Ini akses hidup masyarakat, termasuk anak-anak sekolah. Kalau mereka harus menyeberang dengan sling, risikonya sangat tinggi. Karena itu, jembatan ini harus segera dibangun dengan konstruksi yang aman dan layak,” jelasnya.

HRD menyambut baik komitmen Menteri PU dan memastikan akan terus mengawal proses pembangunan jembatan Aramco nantinya, hingga dapat difungsikan.

“Saya siap mengawal dan saya yakin jembatan itu akan segera dibangun dengan konstruksi yang lebih kuat. Ini sebagai bukti bahwa negara hadir untuk masyarakar,” tegas HRD.

Diharapkannya, jembatan Aramco yang akan nanti menjadi solusi yang lebih aman dan berkelanjutan bagi masyarakat Salah Sirong dan sekitarnya. Keberadaan jembatan itu juga sekaligus sebagai langkah antisipatif menghadapi cuaca ekstrem dan potensi banjir di masa mendatang. (Suryadi)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Jaga Keamanan dan Ketertiban, Personel Polsek Samalanga Patroli di Kawasan Pasar serta Pusat Keramaian

0
KABAR BIREUEN, Samalanga -Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Samalanga, Kabupaten Bireuen melaksanakan patroli di kawasan pasar dan pusat keramaian, Selasa,...

Dua orang Meninggal, Satlantas Polres Bireuen Olah TKP Kecelakaan Bus Putra Pelangi dengan Isuzu...

0
KABAR BIREUEN,Samalanga— Unit Laka Lantas Satlantas Polres Bireuen menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kecelakaan lalu lintas antara Bus Putra Pelangi dengan mobil Pick...

Ketua PMI Bireuen Santuni Puluhan Anak Yatim dan Fakir Miskin di Gandapura

0
KABAR BIREUEN, Gandapura – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., menyantuni puluhan anak yatim dan fakir miskin dalam rangkaian...

Keuchik Noh Anggota DPRK Bireuen Serahkan Bantuan Mualem kepada Warga Miskin di Peusangan dan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Anggota DPRK Bireuen, M. Yunus alias Keuchik Noh, bersama Pasukan Rungkhom menyerahkan bantuan dari Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf (Mualem), kepada...

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh, Wagub Dek Fadh: Jaga Integritas dan Bangun Komunikasi yang...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), menghadiri penyampaian Surat Keputusan Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Aceh kepada Taufik yang...

KABAR POPULER

SSB Bijeh Mata U-10 dan U-12 Cot Rabo akan Berlaga pada Kompetisi Soccer Junior...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pembina Utama Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata yang juga sebagai Kepala Disporapar Bireuen, Muhammad Al Muttaqin, S.Pd.,M.Pd, melepas...

Dua orang Meninggal, Satlantas Polres Bireuen Olah TKP Kecelakaan Bus Putra Pelangi dengan Isuzu...

0
KABAR BIREUEN,Samalanga— Unit Laka Lantas Satlantas Polres Bireuen menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kecelakaan lalu lintas antara Bus Putra Pelangi dengan mobil Pick...

Menang 4-1 atas SSB Barona, PSSB Bireuen Lolos ke Final Piala Soeratin Aceh U-13

0
KABAR BIREUEN, Sigli — PSSB Bireuen memastikan langkahnya ke final Piala Soeratin PSSI Aceh U-13 2026 setelah menundukkan SSB Barona Banda Aceh dengan skor...

Keuchik Noh Anggota DPRK Bireuen Serahkan Bantuan Mualem kepada Warga Miskin di Peusangan dan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Anggota DPRK Bireuen, M. Yunus alias Keuchik Noh, bersama Pasukan Rungkhom menyerahkan bantuan dari Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf (Mualem), kepada...

Hadiri Pengukuhan Waled Ibrahim sebagai  Pimpinan Dayah Darul Falah Jeunieb, Bupati Bireuen Tekankan Peran...

0
KABAR BIREUEN, Jeunieb – Waled Ibrahim resmi dikukuhkan sebagai Pimpinan Dayah Darul Falah Jeunieb yang baru, Senin (24/8/2026). Pengukuhan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat...