KABAR BIREUEN – Warga Desa Tanjong Mulia, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, sempat menutup dan memblokir jalan desa mereka yang dilintasi sejumlah truk, termasuk dum truk 10 roda milik PT Takabeya Perkasa Grup, Selasa (21/11/2017).
Informasi yang diperoleh Kabar Bireuen dari sejumlah warga setempat menyebutkan, sejumlah truk sering melewati jalan di desa mereka. Salah satunya truk yang membawa muatan aspal yang cukup banyak. Sehingga, jalan ke desa mereka yang sebelumnya bagus dan mulus karena telah diaspal, menjadi rusak.
Karena itulah masyarakat melarang truk-truk besar dan dum truk pembawa aspal tersebut melewati jalan itu.
Diungkapkannya, dum truk yang mengangkut aspal itu, hampir setiap hari melintas di jalan desa mereka. Dum truk tersebut datang dari arah Bireuen membawa muatan aspal ke Ara Lipeh, Kecamatan Makmur, lokasi proyek yang dikerjakan perusahaan tersebut.
Tak lama setelah pelarangan dum truk melintas di jalan tersebut, Direktur PT. Takabeya Perkasa Grup, Mukhlis, A.Md bersama Camat Makmur, Ibrahim, S.Sos, menemui warga di sebuah warung setempat untuk membicarakan hal tersebut.
“Setelah bernegosiasi dan bermusyawarah, akhirnya disepakati, jalan yang rusak tersebut akan dipertanggungjawabkan oleh Mukhlis Takabeya untuk diperbaiki atau diaspal kembali. Baru setelah itu, truk-truk tersebut diijinkan kembali melintas,” sebutnya.
Sementara itu Direktur PT Takabeya Perkasa Grup, Mukhlis, A.Md yang dikonfirmasi Kabar Bireuen menyebutkan, pihaknya telah bermusyawarah dengan warga dan masalah ini telah selesai.
Dikatakannya, truk milik perusahaannya melintasi jalan itu, karena ada pembangunan di Ara Lipeh, Makmur.
“Truk yang melintasi jalan itu, bukan hanya milik PT Takabeya saja, namun juga truk-truk lainnya. Kita akan memperbaiki jalan yang agak retak sepanjang 1-1,5 meter itu,” sebut Mukhlis. (Ihkwati)








