KABAR BIREUEN– kunjungan Ketua DPRA, Tgk. H. Muharuddin, S.Sos.I, MM berziarah dan mengunjungi Makam Habib Bugak di Desa Pante Peusangan, Kecamatan Jangka, Bireuen, Rabu sore (12/9/2018) mendapat apresiasi dari Keluarga Besar Habib Bugak.
“Harapan yang sudah lama kami tunggu dan kami nantikan akhirnya datang juga, keluarga sangat terharu atas kunjungan orang nomor satu dalam lembaga DPR Aceh ke makam Habib Bugak,” sebut Presiden Forum Silaturrahmi Keluarga Habib Bugak Sayyid Jamaluddin Alhabsy, Jumat (14/8/2018) dalam rilisnya yang diterima Kabar Bireuen.
Sayyid Jamaluddin Alhabsyi dan Sayyid Dahlan Alhabsyi yang mewakili keluarga saat menerima kunjungan Ketua DPRA ditemani Bupati Bireuen H Saifannur S.Sos serta Dandim 0111/Bireuen, Letkol Inf.Amrul Huda S.E., M.M., M.Sc.
“Atas nama Presiden Forum Silaturrahmi Keluarga Habib Bugak dan keluarga besar, kami mengucapkan terima kasih yang setinggi- tingginya kepada Tgk. H. Muharuddin atas kunjungannya bersama Bupati Bireuen dan Dandim 0111/ Bireuen ke makam Habib Bugak dengan membawa harapan bagi keluarga dan masyarakat Aceh, khsusunya masyarakat Bireuen.
“Kami berharap Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh dapat menjadikan Makam Habib Abdurrahman Bin Alwi Al-Habsyi atau Habib Bugak dijadikan sebagai objek wisata atau cagar budaya sejarah Aceh bagi wisatawan luar yang berkunjug ke Aceh,” katanya.
Tgk. H. Muharuddin menilai Makam Habib Bugak layak mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Aceh atas jasanya mewakafkan harta yang dimilikinya untuk masyarakat Aceh.
Ketua DPRA itu juga melihat akses jalan menuju makam tersebut dan pagar areal Makam Habib Bugak masih harus dibenahi.
“Untuk pembangunan pagar akan saya upayakan di tingkat Provinsi, yang dalam waktu dekat akan kami bahas bersama dengan Disbudpar atau Gubernur Aceh. Sementara untuk akses jalan. Sementara ini kita pulangkan ke Pemkab Bireuen, jika dibutuhkan anggaran, maka akan kita perjuangkan di tingkat provinsi dengan syarat status jalan harus ditingkatkan dari kabupaten menjadi jalan provinsi,” jelasnya.
Sayyid Jamaluddin selaku Pimpinan Luzi Travel Ben Jawas Bireuen Juga berterima kasih kepada Pemkab Bireuen dalam kunjungan tersebut Bupati Bireuen juga sangat mendukung langkah Ketua DPRA dalam semangat membangun makam Habib Bugak
“Untuk itu diharapkan Makam Habib Bugak ini dapat dijadikan salah satu objek wisata sejarah Aceh. Dinas terkait diharapkan dapat gencar mempromosikan makam ini, agar masyarakat dan wisatawan luar mengetahui kisah sejarah kedermawanan Habib Bugak,” imbuhnya.
Menurut Forum Silaturrahmi, Habib Abdurrahman Al Habsyi atau Habib Bugak Asyi pada 1224 Hijriah atau tahun 1809 Masehi di hadapan Hakim Mahkamah Syariah Makkah telah mewakafkan tanah dan bangunan serta isinya sebagai Waqaf Muqayyad (waqaf bersyarat) dan bukan Waqaf Mutlaq.
Salah satu syarat waqaf tersebut adalah diberikan manfaatnya kepada seluruh Rakyat Aceh hingga hari kiamat dan tidak bisa berpindah tangan kepada siapapun.
Harapan terakhir Presiden Forum Silaturrahmi Keluarga Besar Habib Bugak kepada Ketua DPRA dan Bupati Bireuen menyangkut dalam hal pengembangan pembangunan fasilitas makam Habib Bugak hendaknya terialisasi secepatnya. (REL)









