KABAR BIREUEN– Guru Besar Ilmu Komputer Universitas Indonesia (UI) Jakarta, Prof.Zainal A Hasibuan, Ph.D, mengisi materi pada seminar tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang digelar di Aula Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STMIK) Bina Bangsa, Kampus Kebangsaan Bireuen, Jumat (27/10/2017).
Seminar yang dimoderatori Kabag Humas Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Zulkifli,M.Kom itu diikuti hampir 200 peserta berlangsung tertib dan lancar.
Prof. Zainal Hasibuan dalam materinya menyampaikan, lulusan Perguruan Tinggi (PT) mulai sekarang harus mempunyai standar Kompetensi, yang merupakan kriteria minimal tentang kualifikasi kemampuan lulusan.
“Kualifikasi tersebut seorang lulusan harus mempunyai pengetahuan, ketrampilan dan sikap,” katanya.
Maksunya, sebut Zainal, bagaimanapun kemampuan dan kelebihan ketrampilan seseorang lulusan Perguruan Tinggi, tetapi kalau tidak mempunyai sikap dan ahklak yang baik belum bisa digolongkan dalam kriteria lulusan yang mempunyai standar kompetensi.
Dikatakannya, pradigma abad 21, pergerakan bisnis dari jual barang kedepan akan berubah kejualan ide, dari bisnis secara fisik akan berubah ke bisnis digital, dari bisnis berkopetensi ke bisnis berkolaborasi.
Makanya untuk mengantisipasi berbagai perkembangan tersebut, harus sinkronisasi dunia pendidikan kompetensi melalui pendidikan tinggi.
“Sekarang sedang ngetrend peluang pengembangan Teknologi Informasi Komputer (TIK) untuk mengembangkan berbagai aplikasi. Mengangkat konten lokal yang berkerjasama dengan produk dan mitra UMKM non formal dalam rangka mendorong perekonomian nasional,” jelasnya.
Seminar itu dibuka pembina Yayasan Kebangsaan Bireuen Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,Msi. Yang mengharapkan kepada peserta agar dapat memanfaatkan kesempatan baik ini unuk mengambil ilmu dari pemateri.
“Karena Prof.Zainal A.Hasibuan selain guru besar di UI, juga salah seorang perancang kebijakan khususnya bidang Teknologi Informasi Komputer di tingkat nasional,” sebut Amiruddin.
Seminar berlangsung sehari penuh ini diikuti dosen, guru, dosen dan mahasiswa dari STMIK Bina Bangsa,mahasiswa Perguruan Tinggi Kebangsaan dan juga mahasiswa Fikom Umuslim. (Ihkwati)









