Rabu, 24 Juni 2026

Gunakan Dana Desa, Jembatan “Pintoe Irigasi 1916” Pante Lhong Direhab

KABAR BIREUEN-Dengan Dana Desa Tahun Anggaran 2018, jembatan “Pintoe Irigasi 1961” di Gampong Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Bireuen direhab dengan membuat pembatas sisi kanan dan kiri sehingga aman untuk dilintasi dengan kenderaan dan jalannya juga diaspal.

Pembangunan keduanya diharap memberikan dampak positif bagi masyarakat untuk meningkatkan ekonomi.

Hal itu dikatakan keuchik Pante Lhong, Murizal kepada Kabar Bireuen, Jumat malam (20/7/2018), menyebutkan, pintu air tersebut juga menjadi jembatan penghubung bagi masyarakat yang keluar masuk ke Gampong Pante Lhong.

“Saat melintas diatas harus hati-hati, kiri kanannya sudah tidak ada penahannya dan sangat dalam,” jelasnya.

Walaupun, sebutnya lagi, kini pintu air ini sudah tidak berfungsi, namun menjadi lintasan produktif bagi masyarakat.

“Semoga ada masyarakat yang membuat lapak usaha dilahan tepi sungai untuk membangkitkan tempat rekeasi keluarga kembali, selain lalu lintas kenderaan,” harap Murizal.

Menurut Murizal, hal itu tentunya didukung oleh potensi sejarah Pintu Air masa kolonial Belanda dan juga pernah menjadi tempat usaha kuliner Rujak sebelum konflik Aceh.

Dikatakannya, di era tahun 80-90an sebelum Aceh berkecamuk dengan konflik, salah satu tempat rekreasi kuliner yang terkenal di Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen – Aceh adalah Lincah / Rujak Pante Lhong yang berada di pinggir sungai Krueng Peusangan.

Setiap pekan, khususnya hari libur tempat rekreasi tersebut selalu ramai, selain rujak / lincah pengunjung juga disuguhkan pemandangan alam berupa aliran sungai yang mengalir melewati bendungan batu. Membentang menjadi jembatan air antara kedua sisi sungai. Akhir tahun 90an seiring intensitas konflik Aceh yang meningkat maka tempat rekreasi tersebut ditutup.

Bendungan dari bebatuan tersebut dibuat untuk membendung air yang akan dialirkan melalui irigasi yang sebelumnya melewati pintu air yang dibuat pada tahun 1916, jauh sebelum Bangsa Indonesia Merdeka dari Kolonial Belanda. Arah hulu sungai dulunya juga ada jembatan gantung

“Pintu air itu tidak jauh beda dengan pintu air saat ini dan bagian atasnya dibuat atap untuk menutupi rangka besi, namun pemandangan tersebut sudah tidak ada lagi semenjak tahun 2007 karena rangka besinya diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan cara dipotong,” pungkasnya (Ihkwati)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Siapkan SDM Digital, Himaif Fikom Umuslim Gelar Pelatihan Web Developer

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Himpunan Mahasiswa Informatika (Himaif) Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan menggelar pelatihan Web Developer untuk membekali mahasiswa keterampilan...

Bhayangkara Fest 2026 Polda Aceh Hadirkan 85 Ribuan Pengunjung dan Perputaran Ekonomi Rp9,2 Miliar

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Bhayangkara Fest 2026 yang diselenggarakan Polda Aceh dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 berhasil menarik antusiasme masyarakat dalam jumlah...

Cegah Penyimpangan, Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Bireuen Dilatih Kelola Usaha Secara Transparan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Sebanyak 200 pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan tata kelola dan manajemen koperasi yang digelar Dinas Perdagangan,...

Kemnaker dan Huawei Perkuat Sinergi Pengembangan SDM melalui Pendidikan Vokasi dan Industri

0
KABAR BIREUEN, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) dan PT Huawei Tech Investment menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Kerja Sama Bidang...

Berbekal Dukungan Dermawan Lokal, PSSB Bireuen U-12 Siap Berlaga di Piala Presiden Regional Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Tim PSSB Bireuen U-12 mendapat suntikan dukungan menjelang tampil pada Turnamen Sepak Bola Piala Presiden Regional Aceh yang digelar Asosiasi...

KABAR POPULER

Digelar, Evaluasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemerintahan Gampong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Bagian Hukum Setdakab Bireuen menggelar Evaluasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemerintahan...

Bupati Bireuen Serahkan Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan Rp267 Juta, Anak Pekerja Meninggal Dapat Beasiswa...

0
KABAR BIREUEN, Juli – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan senilai total Rp267 juta kepada ahli waris...

Berbekal Dukungan Dermawan Lokal, PSSB Bireuen U-12 Siap Berlaga di Piala Presiden Regional Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Tim PSSB Bireuen U-12 mendapat suntikan dukungan menjelang tampil pada Turnamen Sepak Bola Piala Presiden Regional Aceh yang digelar Asosiasi...

Cegah Penyimpangan, Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Bireuen Dilatih Kelola Usaha Secara Transparan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Sebanyak 200 pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan tata kelola dan manajemen koperasi yang digelar Dinas Perdagangan,...

Pelayanan Publik Bireuen Masuk Kategori Sangat Baik, Raih Nilai IPP 4,08

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen kembali menorehkan prestasi di bidang pelayanan publik. Berdasarkan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik...