Minggu, 31 Mei 2026

GeRAK Bireuen: Tidak Benar Sudah Sesuai Tahapan, Buktinya Korban Bencana Masih Tinggal di Tenda

KABAR BIREUEN, Bireuen — Koordinator GeRAK Bireuen, Murni M Nasir  menyebutkan, pernyataan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireueb yang menyebutkan, penanganan banjir telah berjalan “sesuai tahapan”, bahkan disertai ajakan untuk menguji melalui mekanisme class action, patut disikapi secara kritis dan berbasis fakta lapangan.

Karena, berdasarkan kondisi riil yang  temukan LSM GeRAK Bireuren:

– Sejumlah korban banjir masih bertahan di tenda darurat hingga saat ini.

– ⁠Skema hunian sementara (huntara) belum tersedia secara jelas. Kecuali Pembangunan hunian tetap (huntap) belum menunjukkan progres signifikan, terutama bagi korban yang tidak memiliki lahan

Di sisi lain, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran yang tidak kecil untuk penanganan dampak banjir di Bireuen, antara lain:

-Sekitar Rp86,1 miliar untuk bantuan stimulan perbaikan rumah bagi 4.347 kepala keluarga

-⁠Sekitar Rp4 miliar bantuan penanganan bencana yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal.

Data ini menunjukkan, persoalan utama bukan semata pada ketiadaan anggaran, melainkan pada efektivitas implementasi di tingkat daerah.

BACA JUGA: Jubir Pemkab Bireuen: Penanganan Bencana Sudah Sesuai Tahapan, Silakan Diuji Melalui Class Action

Secara konseptual, tahapan penanganan bencana meliputi, tanggap darurat, transisi ke pemulihan, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan adanya ketidaksinkronan antara tahapan yang diklaim dengan kondisi yang dialami korban.

Jika tahapan tersebut benar dijalankan secara konsisten, maka yang seharusnya terlihat adalah progres yang terukur, bukan stagnasi yang berkepanjangan.

“Kami menilai, respons yang mendorong masyarakat untuk menempuh jalur class action justru menunjukkan lemahnya kehadiran solusi konkret dari pemerintah. Korban bencana membutuhkan kepastian hunian dan pemulihan kehidupan, bukan tambahan beban untuk memperjuangkan haknya melalui proses hukum,” sebut Murni kepada media, Kamis (26/3/2026) malam.

Dengan demikian, dapat disimpulkan,
bukan masyarakat yang berlebihan dalam menyuarakan kritik, melainkan realitas di lapangan yang terlalu kontras dengan klaim bahwa penanganan telah berjalan sesuai tahapan.

BACA JUGA: Koordinator GeRAK Bireuen: Pengungsi Bukan Menolak Solusi, Tapi Tidak Pernah Diberi Solusi!

Karena itu, GeRAk Bireuen mendesak Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk:

1. Segera merealisasikan penggunaan anggaran yang telah tersedia secara transparan dan akuntabel.

2. ⁠Menyusun dan menjalankan skema konkret bagi korban yang tidak memiliki lahan

3. ⁠Memastikan percepatan transisi dari kondisi darurat menuju pemulihan yang layak

BACA JUGA:  Mustafa A Glanggang Ungkap Fakta Sebenarnya: Gejolak Muncul Akibat Pemkab Bireuen Tidak Ikuti Tahapan Penanganan Bencana

Penanganan bencana tidak dapat diselesaikan dengan pernyataan normatif semata. Diperlukan keberanian, kecepatan, dan keberpihakan yang nyata kepada korban.

“Kami sudah terlalu sering dikecewakan. Karena itu, kami mengingatkan, jangan lagi menambah kesan konyol dalam penanganan yang menyangkut nasib rakyat,” katanya.

Disebutkan Murni, pada akhirnya publik hanya ingin melihat satu hal, apakah pemerintah memilih bekerja menyelesaikan masalah, atau justru larut dalam pembenaran tanpa solusi.(Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Taman Iskandar Muda Jakarta Bagikan Daging Kurban kepada Korban Banjir di Beberapa Wilayah di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Taman Iskandar Muda pusat dan cabang dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H melaksanakan kurban di beberapa daerah termasuk di...

BSI Region Aceh Distribusikan 282 Hewan Kurban di Wilayah Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Region Aceh turut memperkuat komitmen sosial perseroan dalam menyambut Hari Raya Idul Adha...

Anak 12 Tahun yang Hilang Terseret Arus di Pantai Jangka Ditemukan Meninggal Dunia

0
​KABAR BIREUEN, Jangka- Seorang anak yang dilaporkan hilang terseret arus di kawasan Pantai Jangka, Kabupaten Bireuen pada Sabtu (30/5/2026) sore, akhirnya ditemukan. Korban ditemukan dalam...

Open House Edi Obama, Jadi Ajang Silaturahmi Tokoh Politik dan Pemimpin Daerah di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bireuen sekaligus Ketua PMI Bireuen,...

Perkuat Solidaritas Profesi, PPNI Bireuen Bagikan Daging Qurban untuk Pengurus

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bireuen membagikan daging qurban untuk pengurus DPD dan para Ketua DPK se-Kabupaten Bireuen. Pembagian...

KABAR POPULER

Anak 12 Tahun yang Hilang Terseret Arus di Pantai Jangka Ditemukan Meninggal Dunia

0
​KABAR BIREUEN, Jangka- Seorang anak yang dilaporkan hilang terseret arus di kawasan Pantai Jangka, Kabupaten Bireuen pada Sabtu (30/5/2026) sore, akhirnya ditemukan. Korban ditemukan dalam...

Open House Edi Obama, Jadi Ajang Silaturahmi Tokoh Politik dan Pemimpin Daerah di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bireuen sekaligus Ketua PMI Bireuen,...

Mahkamah Syar’iyah Bireuen Sembelih 11 Sapi dan Seekor Kambing Kurban

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Mahkamah Syar’iyah Bireuen menyembelih 11 ekor sapi dan seekor kambing kurban pada Sabtu (30/5/2026) dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447...

Perkuat Solidaritas Profesi, PPNI Bireuen Bagikan Daging Qurban untuk Pengurus

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bireuen membagikan daging qurban untuk pengurus DPD dan para Ketua DPK se-Kabupaten Bireuen. Pembagian...

Selaras dengan Program Kadisdik Aceh Murthalamuddin, Plt. Kacabdisdik Bireuen Apresiasi Lonjakan Kelulusan SNBT 2026:...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Capaian luar biasa kembali ditorehkan dunia pendidikan di Kabupaten Bireuen. Berdasarkan pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026, sebanyak...