KABAR BIREUEN– Pengurus Kabupaten Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi) Bireuen menggelar musyawarah dalam rangka pemilihan Ketua Umum dan pembentukkan kepengurusan masa bakti 2022-2026, Kamis (26/5/2022) di Bireuen.
Selain itu, dalam musyawarah tersebut juga disusun program kerja jangka pendek dan jangka panjang.
Ini berdasarkan mandat dari Pengurus Pengprov Federasi Kurash Indonesia Aceh yang diketuai Tarzimi SP.
Musyawarah dibuka Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Bireuen, Zamzami S.Pd MPd.
Pada kesempatan itu, Zamzami berharap agar pengurus Ferkushi Bireuen melakukan sosialisasi untuk memperkenalkan olahraga kurash kepada masyarakat.
“Pengurus harus aktif dan bekerja keras dalam memperkenalkan cabang olahraga ini. Dan yang utama adalah berupaya mencari bibit dan melakukan pembinaan, untuk melahirkan atlet kurash berprestasi,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Ferkushi Bireuen, Ariadi B Jangka mengatakan, pihaknya bersama pengurus akan berupaya keras untuk meloloskan atlet kurash dan berprestasi pada PON XXI/2024 Aceh-Sumut.
Ketua Umum Pengprov Federasì Kurash Indonesia Aceh, Tarmizi SP melalui daring mengucapkan selamat kepada ketua dan pengurus terpilih.
Dia berharap agar pengurus bisa lansung tancap gas bekerja.
“Karena di depan kita sudah ada even-even yang sudah menanti,” ujarnya.
Musyawarah diikuti para atlet dan praktisi olahraga di Kabupaten Bireuen.
Sekedar diketahui, kurash adalah jenis olahraga beladiri yang memiliki gerakan dasar saling membanting dengan mengaitkan baju khusus.
Olahraga kurash berasal di wilayah Tatarstan Asia Tengah atau yang sekarang dikenal dengan wilayah Uzbekistan.
Gerakan dasar olahraga kurash ini menyerupai olahraga beladiri gulat dan olahraga beladiri judo.
Hanya saja dalam kurash kondisi bantingan berada dalam posisi berdiri pada kaitan atas, tidak diperkenankan menggunakan kaitan pada kaki. (Herman Suesilo)











