KABAR BIREUEN, Takengon – Fadli, S.Ag., MH terpilih menggantikan Drs. H. Erman Jaya, M.Ag, sebagai Ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh periode 2025-2029 dalam Muswil II yang digelar di Hotel Linge Land, Takengon, Aceh Tengah, Sabtu (23/8/2025).
Dari sebanyak 31 anggota yang memiliki hak suara dari perwakilan 22 Pengurus Cabang (PC) APRI kabupaten/kota se-Aceh, Fadli berhasil meraih 20 suara Ia mengalahkan dua kandidat lainnya, Mahfuzh, S.Ag., MH dengan 9 suara, dan Marhajadwal, S.Ag., MA meraih 2 suara.
Prosesi pemilihan dipandu pimpinan sidang T. Erdika, SS, M.Kom.I, didampingi sekretaris Dr. Jemi’an, S.HI., M.HI, dan anggota Jasman S.HI. Meski berlangsung dengan sejumlah interupsi dan dinamika dari peserta, namun proses pemungutan suara berjalan tertib, dinamis dan demokratis.
Ketiga calon Ketua PW APRI Aceh sebelum dipilih, terlebih dahulu melewati proses penjaringan nama calon ketua oleh peserta Muswil perwakilan dari 22 kabupaten/kota se-Aceh.
Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Kabid Urais) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, Dr. H. Mukhlis, MA, dalam sambutan penutupan berpesan agar ketua terpilih menjalani roda organisasi dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi yang tinggi.

Mukhlis menegaskan, APRI memiliki peran vital dalam penguatan ketahanan keluarga, pembinaan umat, serta pelayanan keagamaan di tengah masyarakat. Ia menggarisbawahi pentingnya transformasi kelembagaan yang terukur, sistematis, dan berkelanjutan.
Diingatkan mantan Kakan Kemenag Kota Sabang itu, APRI Aceh harus menjadi organisasi yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga harus adaptif terhadap dinamika masyarakat dan kebutuhan zaman. Penghulu adalah garda terdepan pelayanan umat, maka kualitas dan kapasitasnya harus terus diperkuat dan ditingkatkan.
“Selamat kepada saudara Fadli. Mari bangun sinergi. Kami di Kanwil siap memberikan dukungan dan pembinaan sepanjang organisasi ini dijalankan secara transparan, profesional, dan membawa manfaat bagi umat,” pungkasnya.
Ketua PW APRI Aceh terpilih, Fadli, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya dan berkomitmen untuk memperkuat profesionalisme penghulu serta berupaya meningkatkan peran organisasi di tengah masyarakat.
“APRI ke depan insya Allah akan berupaya mendorong profesionalisme dan kapasitas penghulu di tengah dinamika masyarakat, sehingga APRI Aceh bisa berperan maksimal tanpa meninggalkan marwahnya sebagai sosok atau tokoh agama sebagai pengemban nilai-nilai keislaman,” ujar Kepala KUA Darul Ihsan itu.

Fadli menambahkan, pihaknya juga akan bersinergi dengan Kanwil Kemenag Aceh dan stakeholder lainnya di Aceh, sehingga tidak saja kuat secara internal, namun juga secara eksternal.
“Dalam waktu dekat tim formatur akan menyusun kepengurusan PW APRI Aceh, dengan di dalamnya ada keterwakilan dari setiap kabupaten/kota se-Aceh,” tandasnya.
Ketua Pengurus Cabang APRI Bireuen, Drs Anwar Nazar, menyambut baik hasil Muswil tersebut. Kendati ada dinamika yang muncul, seperti interupsi dan diskusi yang hangat, itu menurutnya sesuatu yang wajar.
“Jadi jangan lagi ada pihak-pihak yang merasa dirugikan atau tidak puas. Karena hasilnya sudah ada, jadi mari kita dukung dan kuatkan organisasi APRI ini, sebagai rumah bersama penghulu di Aceh,” ucar Kepala KUA Makmur ini.
Acara yang digelar selama dua hari tersebut, Jumat-Sabtu (22-23/8/2025) ditutup secara resmi oleh Kabid Urais Kanwil Kemenag Aceh, Dr. H. Mukhlis, MA. (Red)












