KABAR BIREUEN – Edi Saputra mengklarifikasi berita yang beredar luas di kalangan masyarakat, bahwa dirinya akan kembali memimpin Partai Demokrat Bireuen. Kabar tersebut berkembang, setelah pria yang akrab disapa Edi Obama ini, menghadiri acara Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Hotel The Hill Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).

“Tidak benar, saya akan kembali memimpin Partai Demokrat Bireuen. Sebab, saya merupakan pengurus partai lokal yang sangat saya cintai, yaitu Partai Aceh,” tegas Edi Obama, dalam rilisnya yang diterima Kabar Bireuen, Sabtu (6/3/2021) malam.

Edi menjelaskan, kehadirannya pada acara KLB Partai Demokrat di Sibolangit, hanya sekedar memenuhi undangan dari panitia. Bukan untuk mencari jabatan. Melainkan, untuk memulihkan nama baiknya yang telah diberhentikan secara sepihak oleh Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Nova Iriansyah Nurdin dan itu tidak sesuai dengan AD/ART partai politik tersebut.

“Di sini saya tegaskan bahwa saya tidak bersedia untuk dicalonkan kembali sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Bireuen maupun Ketua DPD Partai Demokrat Aceh hasil KLB Sibolangit, Sumut,” tandas mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bireuen ini.

Sekedar diketahui, sebelumnya Edi Saputra atau Edi Obama telah dipecat dari kepengurusan dan kader partai berlambang mercy itu. Pemecatan tersebut berdasarkan surat pemberhentian yang dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, tanggal 5 Oktober 2018.

Surat keputusan tersebut bernomor 449/SK/DPP.PD/X/2018, yang ditandatangani oleh Ketua Umum Partai Demokrat saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono dan Sekretaris Jenderal, Hinca Panjaitan.

Surat pemberhentian itu dikeluarkan atas dua pertimbangan. Pertama, surat BP-OKK DPP Partai Demokrat Nomor: 711/OKK-PD/X/2018 tanggal 5 Oktober 2018 tentang pemberhentian saudara Edi Saputra sebagai kader dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bireuen.

Pertimbangan kedua, surat DPD Partai Demokrat Provinsi Aceh Nomor: 097/PD.DPD/Aceh/X/2018, tanggal 29 September 2018, tentang usulan pemberhentian saudara Edi Saputra sebagai kader dan Ketua DPC Partai Demokrat Bireuen.

Belakangan, Edi bergabung dengan Partai Aceh (PA). Ketua Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA), H. Muzakir Manaf (Mualem), secara resmi mengangkat Edi Saputra sebagai pengurus teras DPA PA pada Senin 3 Agustus 2020. Politisi muda asal Matangglumpangdua ini, dipercayakan sebagai Wakil Bendahara Umum DPA PA. (Suryadi)