Dosen Pascasarjana UNIKI Raih Sertifikasi Internasional CIFA, Perkuat Pengembangan Ekonomi Syariah di Aceh

KABAR BIREUEN, Bireuen – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas akademika Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Aceh. Dosen Program Pascasarjana Magister Manajemen, Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M., CFRM, berhasil meraih sertifikasi internasional Certified Islamic Financial Analyst (CIFA) setelah lulus pelatihan dan ujian yang diselenggarakan The American Academy of Project Management (AAPM) bekerja sama dengan American Academy of Financial Management (AAFM).

Pelatihan sertifikasi tersebut difasilitasi oleh Humam Indonesia Manajemen, sedangkan ujian dilaksanakan pada 1 Agustus 2026. Keberhasilan ini menambah kompetensi profesional Dr. Kamaruddin setelah sebelumnya juga mengantongi sertifikasi Certified Financial Risk Management (CFRM) dari lembaga internasional yang sama.

Dr. Kamaruddin dikenal sebagai akademisi yang aktif mengembangkan keilmuan di bidang akuntansi, manajemen, dan ekonomi syariah. Ia merupakan lulusan S1 Pendidikan Ekonomi Akuntansi Universitas Syiah Kuala (USK), Magister Manajemen USK, serta Doktor Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan. Bidang kepakarannya meliputi akuntansi, manajemen sumber daya manusia, serta ekonomi dan perbankan syariah.

Menurutnya, perkembangan industri keuangan syariah yang semakin pesat menuntut akademisi terus meningkatkan kompetensi agar mampu menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan praktik industri.

“Sertifikasi ini bukan sekadar pengakuan profesional, tetapi juga menjadi bekal untuk memperkuat proses pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam bidang keuangan dan perbankan syariah,” ujarnya, Jumat (7/8/2026).

BACA JUGA: Monev Akademik di UNIKI, Kepala LLDIKTI Aceh Dorong Lahirnya Prodi Unggul dan Berdaya Saing

Sertifikasi CIFA merupakan pengakuan profesional yang membekali peserta dengan kemampuan menganalisis sistem keuangan syariah secara komprehensif. Materi yang dipelajari mencakup fiqh muamalah, analisis laporan keuangan syariah, investasi syariah, sukuk, pasar modal syariah, manajemen risiko, tata kelola syariah (Sharia Governance), hingga strategi pengembangan lembaga keuangan Islam sesuai standar internasional.

Kompetensi tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas pembelajaran di Program Pascasarjana Magister Manajemen UNIKI, khususnya pada mata kuliah manajemen keuangan, manajemen risiko, ekonomi syariah, dan perbankan syariah. Selain itu, sertifikasi ini juga membuka peluang pengembangan riset, pelatihan profesional, konsultasi, serta kerja sama dengan industri jasa keuangan syariah.

Capaian tersebut dinilai semakin relevan dengan kebutuhan Aceh yang telah menerapkan sistem keuangan berbasis syariah melalui Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah. Kondisi itu mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap akademisi dan tenaga profesional yang memiliki kompetensi di bidang analisis keuangan syariah.

Dengan bekal sertifikasi CIFA, Dr. Kamaruddin diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam pengembangan ekonomi syariah di Aceh melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pendampingan bagi lembaga keuangan syariah, pemerintah daerah, dan pelaku usaha.

Rektor UNIKI, Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M., mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi dosen merupakan bagian dari komitmen universitas dalam membangun budaya akademik yang unggul dan berdaya saing.

BACA JUGA:  Empat Dosen UNIKI Lolos Inspiring Lecturer Program 2026 Paragon, Buka Peluang Riset dan Inovasi Nasional

“Kami terus mendorong dosen untuk meningkatkan kompetensi melalui studi lanjut, sertifikasi profesi, penelitian, publikasi ilmiah, dan jejaring internasional. Kehadiran dosen dengan sertifikasi global akan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pembelajaran, kualitas lulusan, serta reputasi institusi,” kata Zainuddin.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut sejalan dengan visi UNIKI menjadi perguruan tinggi yang unggul, Islami, inovatif, dan berdaya saing global. Penguatan kompetensi dosen di bidang ekonomi dan keuangan syariah diharapkan semakin memperkuat kontribusi UNIKI dalam pengembangan ekonomi Islam di Aceh.

Prestasi yang diraih Dr. Kamaruddin sekaligus menunjukkan bahwa akademisi dari perguruan tinggi di Aceh mampu bersaing di tingkat internasional. Sertifikasi tersebut menjadi modal penting bagi UNIKI dalam meningkatkan kualitas pendidikan Magister Manajemen sekaligus mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik dan profesional di bidang keuangan syariah. (Red) 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Aksi Kemanusiaan Peringati HUT ke-53, Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen Kumpulkan 162 Kantong Darah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bank Aceh Syariah (BAS) Cabang Bireuen, menyelenggarakan aksi kemanusiaan donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Bank...

HUT ke-53 Bank Aceh: Momentum Memperkuat Amanah, Menumbuhkan Keberkahan Bagi Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Memasuki usia ke-53 tahun, Bank Aceh terus mempertegas komitmennya sebagai bank kebanggaan masyarakat Aceh yang tidak hanya berperan sebagai...

Tiga Jembatan yang Putus Akibat Banjir Segera Dibangun, Bupati Mukhlis: Anggarannya Hampir Setengah Triliun

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Selatan - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan membangun kembali jembatan-jembatan di Kabupaten Bireuen yang putus akibat diterjang banjir...

MIN 18 Bireuen Dibobol Maling, Gasak Tiga Laptop, Printer dan PC

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Aksi pencurian kembali menyasar lingkungan sekolah di Kabupaten Bireuen. Kali ini, pelaku membobol ruang Tata Usaha (TU) MIN 18 Bireuen...

Tanggapi Aduan Warga ke Wapres, Pemkab Bireuen Sampaikan Data Riil Bantuan Banjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Munculnya video wawancara Wapres Gibran Rakabuming Raka dengan sejumlah orang yang mengaku korban banjir di Bireuen, telah menimbulkan kehebohan secara luas. Menanggapi hal...

KABAR POPULER

Tanggapi Aduan Warga ke Wapres, Pemkab Bireuen Sampaikan Data Riil Bantuan Banjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Munculnya video wawancara Wapres Gibran Rakabuming Raka dengan sejumlah orang yang mengaku korban banjir di Bireuen, telah menimbulkan kehebohan secara luas. Menanggapi hal...

Wapres Gibran Tinjau Revitalisasi SDN 7 Jangka, Kepala Sekolah Harap Bantuan Berlanjut

0
KABAR BIREUEN, Jangka - Revitalisasi UPTD SDN 7 Jangka, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, yang rusak akibat bencana hidrometeorologi pada November 2025, mendapat perhatian langsung...

Tiga Jembatan yang Putus Akibat Banjir Segera Dibangun, Bupati Mukhlis: Anggarannya Hampir Setengah Triliun

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Selatan - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan membangun kembali jembatan-jembatan di Kabupaten Bireuen yang putus akibat diterjang banjir...

MIN 18 Bireuen Dibobol Maling, Gasak Tiga Laptop, Printer dan PC

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Aksi pencurian kembali menyasar lingkungan sekolah di Kabupaten Bireuen. Kali ini, pelaku membobol ruang Tata Usaha (TU) MIN 18 Bireuen...

Dinilai Sangat Bermanfaat, Petani di Bireuen Harap Kementan Lanjutkan Program Cetak Sawah Rakyat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Sejumlah petani di Kabupaten Bireuen berharap Kementerian Pertanian Republik Indonesia tetap melanjutkan proyek Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang sedang dikerjakan...