Disuruh Pindah Tanpa Pemberitahuan, Pedagang di “Pasar Lop-Lop” Bireuen Mengadu ke Dewan

KABAR BIREUEN – Sekitar seratusan pedagang pakaian yang menempati kios di kompleks Pasar Los Bireuen atau lebih dikenal dengan “Pasar Lop-Lop” (di lahan milik PT. KAI), sebelah barat Meunasah Kulah Batee, mengadu ke dewan setempat, Kamis (12/7/2018) siang.

Permasalahannya, para pedagang disuruh pindah dari tempat tersebut, tanpa pemberitahuan sebelumnya. Sementara tempat relokasinya, juga tidak disediakan.

Para perwakilan pedagang yang umumnya berjualan pakaian tersebut, diterima Ketua DPRK Bireuen, Ridwan Muhammad, SE., M.Si, di ruang Banmus. Ikut mendampingi sejumlah anggota dewan lainnya, seperti Dahlan ZA, Rusyidi Mukhtar, Ruslan Amin, Teuku Muhammad Mubaraq, Suhaimi Hamid, Jasman Rany, Muzakir Mahmud, Hasanuddin Usman, Yusriadi dan Faisal Hasballah.

Muhammad, salah seorang perwakilan pedagang, mengungkapkan, mereka diminta pindah dari sana oleh orang-orang yang mengawasi pembangunan jalan dua jalur di kawasan tersebut (Jalan T. Hamzah Bendahara). Alasannya, komplek tempat mereka berjualan tersebut, terkena imbas pembangunan jalan dua jalur.

Anehnya, menurut Muhmmad, sebelumnya pemerintah setempat tidak pernah menyurati atau meminta mereka untuk pindah. Tiba-tiba saja hari itu, Senin (9/7/2018) saat dimulainya pembangunan jalan dua jalur tersebut, mereka disuruh pindah oleh orang-orang di lapangan.

“Kami diberi batas waktu hingga Selasa (17/7/2018). Barang-barang disuruh bawa pulang dulu ke rumah. Jalan ke lokasi kami berjualan di sebelah barat, juga ditutup. Akibatnya, orang tidak bisa lagi datang berbelanja di tempat kami. Karena itu, kami sangat dirugikan. Makanya, kami datang mengadu kemari dan mohon diperhatikan nasib kami yang tidak ada lagi tempat mencari nafkah,” timpal Fauzan, perwakilan pedagang lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Ridwan Muhammad mengatakan, pihaknya bisa memaklumi dan ikut prihatin apa yang dirasakan para pedagang. Dia meminta data-data semua pedagang yang berjualan di kompleks tersebut dan nanti akan dicarikan solusinya.

“Permasalahan yang saudara-saudara sampaikan, telah kami tampung. Nanti akan kami panggil pihak Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk menyampaikan hal tersebut. Hasil pertemuan kami nanti, akan kami sampaikan kembali kepada perwakilan saudara-saudara sekalian,” janji Ridwan Muhammad.

Sementara salah seorang anggota DPRK Bireuen, Dahlan ZA, sangat menyesali atas perlakuan terhadap para pedagang tersebut. Dikatakannya, dulu saat mereka dipindahkan dari Jalan Listrik ke lokasi tersebut, diresmikan oleh Bupati Bireuen ketika itu, Mustafa A. Glanggang. Tapi, sekarang disuruh pindah lagi secara tiba-tiba dan dibiarkan begitu saja. Tanpa disurati atau pemberitahuan sebelumnya.

“Bagaimana ini, pedagang kita suruh pindah. Tapi, ke mana mereka harus pindah? Sementara tempat lain sebagai tempat relokasi mereka, tidak disediakan,” sesal anggota dewan dari Partai Aceh ini. (Suryadi)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Diikuti Santri dan Alumni Dayah, Bupati Bireuen Buka Pendidikan Kader Ulama 2026

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang -Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Bireuen menggelar Pendidikan Kader Ulama (PKU) Tahun 2026. Pendidikan kader ulama bagi santri dan alumni dayah...

Launching Program Integrasi Layanan Primer, Bupati Bireuen Tekankan Seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Terapkan...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T melaunching program Integrasi Layanan Primer (ILP) Kabupaten Bireuen 2026, ditandai dengan penabuhan rapa'i...

Sudaryono Lantik Pengurus HKTI Aceh, TA Khalid Jabat Ketua

0
KABAR BIREUEN, Aceh Besar - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI), Sudaryono, melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI...

Ceulangiek Siap Perjuangkan Qanun Khusus, Masjid di Aceh Diusulkan Berada di Bawah DSI

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari daerah pemilihan Bireuen, Rusyidi Mukhtar atau yang akrab disapa Ceulangiek, menyatakan siap memperjuangkan...

Gubernur Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), melantik Taufik, S.T., M.Si., sebagai Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh dalam prosesi pelantikan...

KABAR POPULER

Jalaluddin Mantan Pj. Bupati Bireuen Kini Jabat Wakil Rektor III UNIKI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Mantan Penjabat (Pj.) Bupati Bireuen, Dr. Jalaluddin, S.H., M.M., kini dipercaya menjabat sebagai Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia...

Menang Drama Adu Penalti, Jangka Melaju ke Final Piala Bupati Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang -Tim Kecamatan Jangka meraih kemenangan 5-4 atas Kecamatan Kota Juang lewat adu penalti pada laga semifinal Kejuaraan Sepak Bola Antar...

Bantu UMKM Berkembang, Yah Fud Salurkan Peralatan Usaha untuk 20 Wirausaha Pemula di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa – Sebanyak 20 wirausaha pemula (WP) di Kabupaten Bireuen menerima bantuan peralatan usaha dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil...

Ceulangiek Siap Perjuangkan Qanun Khusus, Masjid di Aceh Diusulkan Berada di Bawah DSI

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari daerah pemilihan Bireuen, Rusyidi Mukhtar atau yang akrab disapa Ceulangiek, menyatakan siap memperjuangkan...

Launching Program Integrasi Layanan Primer, Bupati Bireuen Tekankan Seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Terapkan...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T melaunching program Integrasi Layanan Primer (ILP) Kabupaten Bireuen 2026, ditandai dengan penabuhan rapa'i...