KABAR BIREUEN-Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bireuen, melalui Bidang Pembelajaran Sekolah Dasar, menggelar Pelatihan bagi Guru Mata Pelajaran Matematika kelas awal, tingkat Sekolah Dasar se-Kabupaten Bireuen.
Kegiatan itu, dibuka oleh Kadisdikpora Bireuen, Drs. Nasrul Yuliansyah, M.Pd, pada Minggu (27/8/2017) pagi, di Aula Universitas Terbuka Bireuen.
Nasrul Yuliansyah, dalam inti sambutannya mengatakan, Sekolah Dasar adalah pondasi yang paling penting dalam proses pembelajaran, pengetahuan, sikap serta keterampilan dasar dari berbagai jenis ilmu pengetahuan yang akan dilanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya.
Jika seorang anak mengalami kesulitan pada saat di jenjang selanjutnya, terutama dalam hal mencerna suatu materi pembelajaran, maka bisa jadi sang anak tidak benar-benar menguasi materi pada pendidikan dasar. “Sehingga pada jenjang yang lebih tinggi mereka benar-benar kesulitan,” kata Nasrul.
Seperti halnya mata pelajaran matematika, bisa dibilang mata pelajaran pokok memerlukan kemampuan berhitung, jika seorang anak benar-benar menguasai konsepnya, maka pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi materi matematika akan lebih mudah diserap.
Namun, katanya, jika yang terjadi adalah sebaliknya, maka kedepannya sang anak akan kesulitan. Sebenarnya mata pelajaran matematika itu sangat menyenangkan. Tetapi selama ini, metoda pembelajaran saja yang kurang tepat.
Dengan adanya diklat ini, hendaknya bisa memperbaiki pola pembelajaran yang dilakukan guru terhadap murid di sekolah. Sehingga murid tidak kaku lagi terhadap mata pelajaran matematika.
“Kita harap kedepan, anak-anak bisa lebih menyenangkan dengan mata pelajaran matematika ke depan. Dan disamping itu, kedepan juga ada peningkatan terhadap hasil nilai anak-anak, terutama di mata pelajaran matematika ini,” jelasnya.
Sebelumnya Kabid Pembelajaran Sekolah Dasar Disdikpora Bireuen, Irfan S.Pd, melalui Kasi Kurikulum SD, Surya, S.Pd, M.Pd, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan lagi metoda pembelajaran matematika dasar terhadap murid SD.
Tak hanya itu, pelatihan ini juga meningkatkan kemampuan para guru dalam menerapkan praktik pembelajaran yang efektif di kelas.
Selain itu, dengan pelatihan ini, peserta terdiri guru matematika Sekolah Dasar kelas I, II dan III, diberikan diklat cara mudah terhadap murid.
Dijelaskannya, ada 90 guru matematika kelas I, II dan III. tingkat Sekolah Dasar dari 12 UPTD yang ada di Kabupaten Bireuen, ikuti bimbingan pembelajaran matematika ini, selama tiga hari (27-29 Agustus 2017) di kampus Universitas Terbuka Bireuen.
Selama pelatihan peserta akan dibimbing oleh dua orang dosen berasal dari FKIP Unsyiah, yang akan memberikan trik-trik dan cara mudah dalam mengajarkan ilmu matematika dari guru ke murid di sekolah.
Surya berharap, para guru yang mendapatkan pelatihan ini diharapkan dapat mendiseminasi hasil pelatihan kepada lebih banyak guru lainnya, dan menerapkannya dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Sehingga memberikan manfaat dalam peningkatan kualitas belajar siswa di sekolah dan di luar sekolah. (Herman Suesilo)








