Selasa, 7 Juli 2026

Demo Kasus Bantuan UEP, Mahasiswa Minta Uang Pengembalian Rp100 Juta Disalurkan Lagi ke Penerima

KABAR BIREUEN – Memprotes penghentian proses hukum kasus bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) di Dinas Sosial Bireuen, puluhan mahasiswa yang bergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bireuen, berunjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, Selasa (31/8/2021).

Mereka juga membentangkan sejumlah spanduk dan poster yang berisi tulisan bernada protes dan kecaman atas dihentikannya kasus tersebut. Seperti tulisan #Mosi Tidak Percaya Terhadap Kajari dan Bupati Bireuen, DPR Beek Lalee Ngon Chip, Taharap Pageu Keubeu Lam Pade Taharap Bak DPR Hana Meuhase dan beberapa tulisan lainnya.

Koordinator aksi, Aziz Al Khuzzar, membaca pernyataan sikap Aliansi Mahasiswa Bireuen, terkait bantuan UEP untuk masyarakat miskin terdampak Covid-19. Sebab, dalam penyalurannya, bantuan tersebut diduga telah ‘disunat’ oleh pihak Dinas Sosial Bireuen.

“Sekarang Kejaksaan Negeri Bireuen telah menghentikan penyelidikan kasus tersebut. Padahal, sebelumnya mereka telah memeriksa pihak terkait dan memintai keterangan dari semua penerima bantuan UEP,” sebut Aziz.

Dalam hal ini, kata Aziz, Aliansi Mahasiswa Bireuen menilai, pihak Kejaksaan Negeri Bireuen telah melindungi pelaku korupsi. Tidak memiliki tanggung jawab hukum terhadap masyarakat miskin penerima bantuan UEP.

“Karena itu, Kami Aliansi Mahasiswa Bireuen menuntut Kejaksaan Negeri Bireuen membuka kembali kasus tersebut. Bila tuntutan ini tidak diindahkan, maka Kami Aliansi Mahasiswa Bireuen telah sepakat untuk melaporkan Kejaksaan Negeri Bireuen ke Jamwas dan Satgas 53,” tegas Aziz Al Khuzzar.

Di sana, para pengunjuk rasa dijumpai pejabat terkait dari Kejari Bireuen. Dalam kesempatan tersebut, dijelaskan terkait proses penanganan kasus bantuan UEP itu. Dikemukakan juga sejumlah pertimbangan dan alasan logis, sehingga Kejari Bireuen menghentikan penanganan kasus tersebut.

Setelah berorasi beberapa saat di sana, kemudian para pendemo bergerak ke Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen yang letaknya hanya berseberangan Jalan Medan-Banda Aceh di depan Kantor Kejari Bireuen.

Di halaman kantor tersebut, mereka juga berorasi dan menyampaikan sejumlah pernyataan sikap. Satu di antaranya, meminta kepada Bupati Bireuen, Muzakkar A. Gani, agar segera mencopot Mulyadi selaku Kepala Dinas Sosial. Sebab, dia diduga telah melakukan korupsi bantuan UEP.

“Kami juga menuntut agar bupati membuat regulasi terhadap pengembalian uang Rp100 juta ke kas daerah yang dilakukan Dinsos Bireuen. Uang itu bisa disalurkan kembali kepada pihak penerima bantuan,” harap Efendi, perwakilan pendemo yang lain.

Mereka juga menuntut kepada bupati, agar bersikap tegas dan memberikan sanksi kepada Kepala SKPK yang bermasalah. Ini sesuai hasil temuan BPK dan harus ditindaklanjutinya.

Setelah itu, para pengunjuk rasa yang berasal dari SEMMI Cabang Bireuen, HMI, Ketua Umum PD PII Bireuen, DEMA IAI Almuslim, BEM Hukum UNIKI, DPP FORMAB, PB Himabir, SEMA Akbid Munawarah, HIMAP Umuslim dan FORKOPMABIR, dengan tertib membubarkan diri.

Namun, saat pendemo sudah keluar dari halaman kantor tersebut dan berada di jalan Medan-Banda Aceh, berpapasan dengan mobil dinas Bupati Bireuen, Muzakkar A. Gani yang sedang menuju ke kantornya. Lalu, mereka menyetopnya.

Bupati Muzakkar pun turun dari mobil dan menemui pengunjuk rasa. Dengan ramah, Muzakkar berdialog dan mendengar sejumlah masukan dan tuntutan yang disampaikan perwakilan mahasiswa. Setelah itu, mereka beranjak pulang dengan tertib.

Kemudian kepada wartawan, Muzakkar menjelaskan, semua masukan dan tuntutan dari mahasiswa, akan ditampung dipelajarinya lebih lanjut. Dalam kontek pemerintahan, kata dia, dirinya juga akan melihat aspek hukum dan legalitas, terkait permintaan pencopotan Kepala Dinas Sosial Bireuen, Mulyadi.

“Saya juga akan melihat dulu posisi kesalahan dan kebenarannya dalam permasalahan tersebut,” ujar Muzakkar. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Mengenai Gas Blok Andaman, Ini Empat Poin Surat Gubernur Mualem kepada Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Surat Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), kepada Presiden RI, H. Prabowo Subianto, mengenai minyak dan gas (migas) di...

Bupati Mukhlis Sampaikan Raqan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2025

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Bupati Bireuen Ir H Mukhlis ST menyampaikan  Rancangan Qanun (Raqan) Kabupaten Bireuen Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2025, Senin...

Prestasi Gemilang, Empat Mahasiswa UNIKI Dominasi Pemilihan Agam Inong Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen mencatat prestasi membanggakan pada ajang Pemilihan Agam Inong Kabupaten Bireuen 2026. Empat mahasiswa kampus...

Pajak Tanggung Jawab Kita Bersama

0
Oleh: Royan Awalurrizki Mahasiswa Fakultas Hukum UNIKI SETIAP bulan April tiba, sebagian dari kita akan membuka aplikasi e-Filing, mengisi SPT, dan menyetor sebagian penghasilan kepada negara....

Lembaga Wali Nanggroe Susun Rancangan Aturan Pengelolaan Hutan dan Pertambangan Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Lembaga Wali Nanggroe mulai menyusun Rancangan Awal Peraturan Wali Nanggroe tentang Pengelolaan Hutan dan Hutan Adat di Aceh serta...

KABAR POPULER

Bupati Mukhlis Sampaikan Raqan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2025

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Bupati Bireuen Ir H Mukhlis ST menyampaikan  Rancangan Qanun (Raqan) Kabupaten Bireuen Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2025, Senin...

Lembaga Wali Nanggroe Susun Rancangan Aturan Pengelolaan Hutan dan Pertambangan Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Lembaga Wali Nanggroe mulai menyusun Rancangan Awal Peraturan Wali Nanggroe tentang Pengelolaan Hutan dan Hutan Adat di Aceh serta...

Mengenai Gas Blok Andaman, Ini Empat Poin Surat Gubernur Mualem kepada Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Surat Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), kepada Presiden RI, H. Prabowo Subianto, mengenai minyak dan gas (migas) di...

Muhammad Afgan dan Nazla Asyifa Dinobatkan sebagai Agam Inong Bireuen 2026, Wabup Razuardi Minta...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Muhammad Afgan dan Nazla Asyifa resmi dinobatkan sebagai Agam dan Inong Kabupaten Bireuen 2026 dalam Malam Penganugerahan Penobatan Agam Inong...

Komunitas Baca Bireuen Telusuri Warisan Intelektual Teungku Chiek Awe Geutah, Kaji Manuskrip Berusia Tiga...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng - Upaya mengenalkan dan menghidupkan budaya literasi terus dilakukan Komunitas Baca Bireuen. Komunitas yang didirikan Syarifah Faridah sebagai pembina...