KABAR BIREUEN-Firdaus warga Gampong Bireuen Meunasah Tgk Digadong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, yang mengalami kebutaan dan kelumpuhan, menerima bantuan bahan pangan dan sandang dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bireuen.
Firdaus warga kurang mampu ini, sudah setahun mengalami kebutaan dan kelumpuhan total. Meski sudah berobat di salah satu rumah sakit di Banda Aceh, namun tak ada perobahannya.
Bantuan tersebut diantar langsung ke rumah yang bersangkutan di Dusun Ingin Maju oleh Kepala Dinas Sosial Bireuen, Bob Miswar, S.STP, M.Si. Selasa, (18/1)2022).
Bantuan diterima langsung oleh istri Firdaus, Afrina (35) disaksikan oleh Keuchik gampong setempat, Irwan Nabawi S.T dan sejumlah warga setempat.
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Sosial Bireuen, Bob Miswar, S.STP, M.Si, kepada Kabar Bireuen, mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bireuen kepada warganya.
Bantuan bahan pangan dan sandang yang diserahkan berupa beras 15 Kg, gula pasir 2 Kg, mie instan 40 bungkus, minyak goreng 2 liter dan biscuit 12 pack.
Kemudian, kain sarung 2 lembar, kecap manis 12 botol dan Ikan kaleng /sarden 12 kaleng.
“Sekecil apapun bantuan yang kita serahkan, kiranya bermanfaat dan dapat meringankan beban bagi keluarga korban yang sedang ditimpa cobaan ini,” sebutnya.
Dikatakan, sebelumnya Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial Bireuen juga sudah memberikan dukungan berupa alat bantu yaitu satu unit kursi roda, untuk memudahkan mobilitas beliau dalam melakukan aktivitas sehari-hari di rumah.
“Kita berdoa agar pihak keluarga diberikan ketabahan, kesabaran dalam proses untuk penyembuhan dan Allah membuka pintu rezeki untuk kesembuhan beliau,” harap Bob Mizwar.
Sementara itu, Keuchik Gampong Bireuen Meunasah Tgk Digadong, Irwan Nabawi S.T. mengatakan, atas nama Pemerintah Gampong dirinya mengucapkan terimakasih atas kepedulian Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinsos Bireuen, yang telah menyerahkan bantuan berupa bahan pangan dan sandang kepada salah satu warganya yang mengalami kebutaan dan lumpuh total.
Dirinya mengakui, sebelumnya Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinsos Bireuen juga telah menyerahkan satu unit alat bantu berupa kursi roda untuk Firdaus warganya yang mengalami kelumpuhan.
“Kita berharap kepada saudara Firdaus beserta keluarga diberikan ketabahan dan diberikan kesembuhan oleh Allah S.W.T,” katanya.
Sebelumnya, Afrina mengaku, sangat berterimakasih kepada Pemerintah Bireuen malalui Dinas Sosial yang telah membantu bahan pangan dan sandang untuk keluarganya
Dijelaskan, suaminya Firdaus sudah setahun mengalami kebutaan dan kelumpuhan.
Pada awalnya suaminya yang bekerja sebagai tukang bagian alat berat, tiba-tiba mengalami kebutaan dikedua matanya tanpa gejala apapun, beberapa hari kemudian seluruh badannya terasa kaku dan tidak bisa begerak lagi.
Meski telah berobat di salah satu rumah sakit di Banda Aceh, namun tidak sembuh juga, menurut keterangan medis suami saya mengalami kelainan pada saraf mata.
“Mengingat kami dari keluarga serba kekurangan, sekarang jalan yang bisa kami tempuh untuk mengobati penyakit yang diderita suami adalah berobat secara tradisional (berobat kampung),” ungkapnya. (Herman Suesilo).











