Buruh Bongkar Muat Tidak Diperkenankan Lagi Bekerja dan Mengadu ke Dewan, Begini Penjelasan PT Syaukath Sejahtera

KABAR BIREUEN – Sejumlah pekerja lepas buruh bongkar muat di pabrik kelapa sawit PT Syaukath Sejahtera yang berlokasi di Kecamatan Gandapura, mengadu ke DPRK Bireuen, Kamis (20/9/2018) siang.

Masalahnya, sehari yang lalu sebanyak 21 orang pekerja lepas ini tidak diperkenankan lagi bekerja di pabrik kelapa sawit. Sebab, mereka telah masuk organisasi serikat pekerja di luar perusahaan, yaitu Federasi Serikat Pekerja Transportasi Seluruh Indonesia (FSPTSI).

Para pekerja tersebut diterima anggota Komisi A DPRK Bireuen, Yusriadi, SH bersama dua rekannya, Muhammad Nur dan Hasanuddin Usman di ruang rapat ketua dewan setempat. Mereka didampingi para pengurus FSPTSI Kabupaten Bireuen.

“Kami disuruh memilih satu di antara dua, kalau masih ingin bekerja di PT Syaukath Sejahtera, harus keluar dari keanggotaan FSPTSI. Tapi, kalau memilih tetap menjadi anggota SPTSI, tidak diperkenankan lagi bekerja di perusahaan tersebut,” ungkap salah seorang pekerja dalam audiensi itu.

Menurut dia, di antara para pekerja bongkar muat di perusahaan itu, sebanyak 21 orang di antaranya lebih memilih tetap menjadi anggota FSPTSI. Sebab, para pekerja berpandangan, organisasi itu diperlukan untuk menaungi mereka dalam beraktivitas di pabrik kelapa sawit tersebut.

Selain itu, para pekerja juga menceritakan beberapa perlakuan PT Syaukat Sejahtera yang merugikan mereka. Misalnya, upah bongkar muat yang mereka terima tidak sesuai dengan upah minimun regional. Upah di PT Syaukath Sejahtera juga berbeda dan lebih kecil jumlahnya, dibandingkan dengan perusahaan sejenis lainnya di Kabupaten Bireuen.

Setelah menyampaikan beberapa persoalan lainnya yang terjadi di perusahaan itu, para pekerja menyerahkan sejumlah tuntutan yang ditulis pada selembar kertas kepada Komisi A DPRK Bireuen yang diterima Yusriadi. Di antaranya, mereka meminta dipekerjakan kembali di PT Syaukat Sejahtera, dengan tetap menjadi anggota FSPTSI. Mereka juga menuntut, upah bongkar muat ditingkatkan dan disesuaikan dengan perusahaan sejenis lainnya. Selain itu, masih ada lagi sejumlah tuntutan lainnya.

Yusriadi menjelaskan, tuntutan tersebut nantinya akan disampaikan dalam rapat Komisi A DPRK Bireuen. Setelah itu, pihaknya akan memediasi untuk menyelesaikan persoalan itu dengan pihak terkait. Dengan memanggil pihak perusahaan PT Syaukath Sejahtera, Dinas Tenaga Kerja setempat dan FSPTSI.

Terkait hal tersebut, pihak PT Syaukath Sejahtera melalui Yusnaidi (penghubung manajemen perusahaan) dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (20/8/2018), menjelaskan, selama ini perusahaan sudah punya serikat pekerja sendiri yaitu Serikat Pekerja Bongkar Muat PT. Syaukath Sejahtera (SPBM-PT. SS). Makanya, para pekerja tidak dibenarkan lagi menjadi anggota serikat pekerja yang berasal dari luar perusahaan.

Dikatakannya, setelah mengetahui ada 21 pekerja yang sudah masuk FSPTSI, pihak perusahaan menawarkan pilihan kepada mereka pada Rabu (19/9/2018) kemarin. Apakah bersedia keluar dari serikat pekerja luar perusahaan tersebut dan mereka diperbolehkan bekerja seperti biasa atau memilih tidak keluar dari serikat pekerja itu dan tidak diperkenankan lagi bekerja di PT Syaukat Sejahtera.

“Ternyata, mereka lebih memilih tidak mau keluar dari FSPTSI. Dengan begitu sesuai ketentuan perusahaan, mereka tidak diperkenankan lagi bekerja di PT Syaukat Sejahtera,” sebut pria yang akrab disapa Mirik ini.

Menurut dia, sebenarnya selama ini tidak pernah timbul persoalan antara pekerja dengan pihak perusahaan. Mereka juga tidak menuntut macam-macam dan bekerja dengan nyaman. Permasalahan baru timbul, setelah para pekerja tersebut menjadi anggota FSPTSI. (Suryadi)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Mahasiswa PAI FAI UNIKI Berprestasi di MQMN 2026, Raih Juara III Cabang Khat Dekorasi...

0
KABAR BIREUEN, Padang — Mudawali Al Khalidi, mahasiswa semester V Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Islam Kebangsaan Indonesia...

Kapolri Tegaskan Penegakan Hukum dan Pemadaman Karhutla

0
KABAR BIREUEN, Jakarta — Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan, Polri terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui penegakan hukum, pemadaman...

Kalahkan Gandapura Lewat Adu Penalti, Jangka Juara Piala Bupati Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T, secara resmi menutup Kejuaraan Sepak Bola Antar Kecamatan Piala Bupati Bireuen 2026, dalam...

Jalan Meunasah Pulo – Matang Pasi Peudada Diaspal Tahun Ini

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen telah mengalokasikan anggaran Rp1,4 miliar pada APBK Perubahan Tahun Anggaran 2026 untuk pengaspalan Jalan Meunasah Pulo...

Tingkatkan Kesiapsiagaan, Polres Bireuen Bersama TNI dan Instansi Terkait Latihan Penanggulangan Bencana Banjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Polres Bireuen bersama TNI dan instansi terkait menggelar latihan penanggulangan bencana alam banjir yang berlangsung di Makodim 0111/Bireuen dan Paya Santewan,...

KABAR POPULER

Kalahkan Gandapura Lewat Adu Penalti, Jangka Juara Piala Bupati Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T, secara resmi menutup Kejuaraan Sepak Bola Antar Kecamatan Piala Bupati Bireuen 2026, dalam...

Tekuk Samalanga 3-1, Gandapura Hadapi Jangka di Final Piala Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang-Tim Kecamatan Gandapura memastikan langkah ke final Kejuaraan Sepak Bola Antar Kecamatan Piala Bupati Bireuen 2026 setelah menyingkirkan Kecamatan Samalanga dalam laga...

Jalan Meunasah Pulo – Matang Pasi Peudada Diaspal Tahun Ini

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen telah mengalokasikan anggaran Rp1,4 miliar pada APBK Perubahan Tahun Anggaran 2026 untuk pengaspalan Jalan Meunasah Pulo...

Tingkatkan Kesiapsiagaan, Polres Bireuen Bersama TNI dan Instansi Terkait Latihan Penanggulangan Bencana Banjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Polres Bireuen bersama TNI dan instansi terkait menggelar latihan penanggulangan bencana alam banjir yang berlangsung di Makodim 0111/Bireuen dan Paya Santewan,...

Diikuti Santri dan Alumni Dayah, Bupati Bireuen Buka Pendidikan Kader Ulama 2026

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang -Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Bireuen menggelar Pendidikan Kader Ulama (PKU) Tahun 2026. Pendidikan kader ulama bagi santri dan alumni dayah...