Kamis, 23 April 2026

BPBD Bireuen Gelar Workshop Sosialisasi dan Internalisasi Penyusunan Kajian Resiko Bencana

KABAR BIREUEN-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, gelar Workshop Sosialisasi dan Internalisasi Penyusunan Kajian Resiko Bencana Kabupaten Bireuen.

Kegiatan itu berlangsung di Opproom Pusat Kantor Pemeritahan Kabupaten Bireuen, selama dua hari (4-5/9/2018), menghadirkan tiga orang pemateri Tim ahli dari PT Pillar Inti Jakarta.

Disela-sela kegiatan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bireuen, Muhammad Nasir, SP, M.SM, Rabu ( 5/9/2018) kepada Kabar Bireuen menjelaskan, Kabupaten Bireuen bukanlah daerah yang bebas dari bencana, berbagai jenis bencana pernah menerpa Kabupaten Bireuen.

Ini menimbulkan banyak sekali kerusakan dan kerugian atas jiwa dan harta benda serta menghambat dan mengganggu baik roda pemerintahan maupun kehidupan dan penghidupan masyarakat.

Padahal jika dicermati bersama, dampak dan kerugian tersebut pada dasarnya dapat dikurangi apabila kita memiliki data dan analisa yang memadai dalam hal pengkajian resiko bencana.

Tentu dalam hal ini membutuhkan kerjasama lintas sektor yang baik, untuk membangun koordinasi dan sinergitas yang efektif antara BPBD Kabupaten Bireuen dengan instansi terkait lainnya guna suksesnya penyelenggaraan tugas-tugas penanggulangan bencana.

Kegiatan kali ini merupakan salah satu dari rangkaian proses penyusunan Kajian Risiko Bencana di 11 Kabupaten/ Kota di Regional 1 Sumatera.

Kegiatan ini juga dilaksanakan di masing-masing daerah bertujuan untuk mensosialisasikan kegiatan penyusunan Kajian Risiko Bencana kepada para pelaku penanggulangan bencana di daerah sekaligus meminta peran pada stakeholder terkait dalam proses pelaksanaan kegiatan ini.

Workshop sosialisasi dan internalisasi ini akan dilakukan juga verifikasi terhadap Draft Peta Bahaya Dasar serta melakukan FGD terkait penilaian kapasitas rendah.

Dalam pelaksanaannya, proses penyusunan Kajian Risiko Bencana ini menggunakan pedoman/ standar yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Output yang diharapkan dapat tercapai dalam kegiatan kali ini atas hasil kerjasama seluruh stakeholder yang terlibat adalah sebagai berikut, kesepakatan bersama tentang jenis bahaya yang akan dimasukkan ke dalam Kajian Risiko Bencana Daerah.

Kesepakatan jenis data yang digunakan dalam penyusunan Kajian Risiko Bencana Daerah. Memastikan terbentuknya tim teknis Penyusunan Kajian Risiko Bencana Daerah.  Kesepakatan hasil kapasitas daerah melalui 71 indikator ketahanan daerah dan Kesepakatan hasil  survey kesiapsiagaan desa/kelurahan.

“Setelah kesempatan tersebut bisa tercapai, maka diharapkan dokumen Kajian Risiko Bencana yang nantinya akan selesai dapat menjadi acuan bencana pembangunan Kabupaten Bireuen yang berbasis pengurangan risiko bencana,” katanya.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari (4-5/9), pada hari pertama Selasa.(4/9) peserta berjumlah 30 orang, terdiri dari SKPK, NGO, PRAMUKA, RAPI dan PMI.

Hari kedua Rabu.(5/9) peserta berjumlah 40 orang terdiri dari para keuchik dari 40 gampong, dari 609 gampong yang ada dalam Kabupaten Bireuen.

“Keempat puluh gampong tersebut merupakan gampong yang rawan bencana, seperti Banjir, Tanah Longsor, Abrasi, Angin Puting Beliung, Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla), Gempa Bumi dan Tsunami,” pungkas Muhammad Nasir. (Herman Suesilo).

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Lewat Kuliah Umum Regenerative Design, Fakultas Teknik Umuslim Perkuat Wacana Kota Berketahanan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Gagasan pembangunan kota yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga mampu memulihkan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menjadi fokus utama...

Muscab PPP Aceh Dimulai dari Bireuen, Tiga Figur Berebut Kursi Ketua

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Konsolidasi besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Aceh memasuki fase krusial. Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Aceh...

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Ratusan Guru SD di Bireuen Ikuti Diklat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ratusan guru Bimbingan Konseling (BK) jenjang SD dalam Kabupaten Bireuen, mengikut Diklat Bimbingan Konseling dan Pendidikan Nilai untuk Guru Kelas. Kegiatan...

Ismunandar Jabat Sekda Bireuen, Bupati Mukhlis Tunjuk Alfian Sebagai Plt Kadis Sosial 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Bupati Bireuen, Ir H. Mukhlis, ST menunjuk Dr Alfian, MPd sebagai...

Bupati Bireuen Buka Ruang Kritik, Siap Bentuk Unit Pengaduan Publik dan Perkuat Transparansi Anggaran

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST menegaskan komitmennya membuka ruang kritik dan saran dari masyarakat sipil, termasuk aktivis antikorupsi, sebagai...

KABAR POPULER

Ismunandar Jabat Sekda Bireuen, Bupati Mukhlis Tunjuk Alfian Sebagai Plt Kadis Sosial 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Bupati Bireuen, Ir H. Mukhlis, ST menunjuk Dr Alfian, MPd sebagai...

Muscab PPP Aceh Dimulai dari Bireuen, Tiga Figur Berebut Kursi Ketua

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Konsolidasi besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Aceh memasuki fase krusial. Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Aceh...

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Ratusan Guru SD di Bireuen Ikuti Diklat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ratusan guru Bimbingan Konseling (BK) jenjang SD dalam Kabupaten Bireuen, mengikut Diklat Bimbingan Konseling dan Pendidikan Nilai untuk Guru Kelas. Kegiatan...

KAHMI Bireuen Harap Alokasi Dana TKD Bireuen Harus Tepat Sasaran dan Akuntabel

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Koordinator Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Daerah (MD KAHMI) Bireuen, Asnawi, berharap agar tambahan anggaran Transfer Ke Daerah (TKD)...

Bupati Bireuen Buka Ruang Kritik, Siap Bentuk Unit Pengaduan Publik dan Perkuat Transparansi Anggaran

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST menegaskan komitmennya membuka ruang kritik dan saran dari masyarakat sipil, termasuk aktivis antikorupsi, sebagai...