Bertengkar, Istri Muda Bacok Istri Tua Hingga Meninggal

KABAR BIREUE N- Jajaran Satreskrim Polres Bireuen menangkap pelaku penganiayaan berat yang menyebabkan korbannya, Darwati (35), Gampong Pulo Panyang, Kecamatan Peusangan Selatan, meninggal dunia.

Pelaku  Her (26) ditangkap di rumahnya, di Gampong Buket Sudan, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, Minggu malam (27/8/2017).

Hal itu dikatakan Kapolres Bireuen AKBP Riza Yulianto SE, SH, didampingi Kasat Reskrim  Iptu Riski Adrian SIK dalam konferensi pers di Mapolres Bireuen, Senin (28/8/2017).

Disebutkan Kapolres, pelaku adalah istri muda dari saksi Rusli Bin Ibrahim (41) dan korban merupakan istri tuanya.

Kronologis kejadian, sebut Riza Yulianto, pada Minggu sore (27/8/2017) kemarin, sekira pukul 17.30 WIB, korban Darwati, menemui suaminya Rusli yang saat itu sedang berada di kebunnya di Gampong Pulo Panyang, Kecamatan Peusangan Selatan, untuk meminta uang belanja.

Kebetulan, tersangka Her juga berada di lokasi menemani suaminya berkebun. Lalu, terjadi percekcokan atau keributan antara keduanya.

“Secara tiba-tiba dan reflek pelaku mengayunkan sabit pemotong rumput yang memang  dibawa untuk membersihkan kebunnya itu ke korban dan mengenai kepalanya sehingga terjadi pendarahan,” ungkap Riza.

Tersangka juga sempat mengalami luka akibat terkena lemparan batu saat pertengkaran tersebut.

Setelah korban tergeletak di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Rusli justru menolong istri mudanya dan membawanya pulang pelaku dengan menggunakan sepeda motor ke rumahnya.

Semenatra korban Darwati ditinggal cukup lama di TKP dan sempat meminta tolong.

Warga yang berada di dekat lokasi yang mengetahui korban minta tolong dan terluka, lalu memberitahukan suami korban. Kemudian, Rusli kembali ke lokasi dan membawa istrinya itu ke Puskesmas Peusangan Selatan.

Setelah itu, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen, tapi karena pendarahan berat, korban akhirnya meninggal dunia.

“Motif pelaku diduga karena dendam, sebab menurut tetangga korban, sudah pernah terjadi keributan sebelumnya,” sebut Kapolres.

Barang bukti yang disita, pakaian korban serta senjata tajam yang digunakan untuk melakukan penganiayaan.

Hingga kini, Her dan Rusli masih menjalani pemeriksaan dari Tim Penyidik Satreskrim Polres Bireuen.

Akibat perbuatannya, menurut Riza Yulianto, tersangka akan dikenai Pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayan dan Junto Pasal 354 KUHP tentang penganiayaan berat yang menyebabkan korban meninggal dunia. Aancaman hukumannya 15 tahun penjara. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Direktur Penais Kemenag RI Hadiri Peringatan Hari Santri di Pesantre Modern Al Zahrah

0
KABAR BIREUEN, Juli - Direktur Penerangan Agama Islam (Penais) Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., M.A., menghadiri peringatan...

Keuchik Saipuni Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Warisan Ulama dan Masa Depan Yayasan Almuslim Peusangan

0
KABAR BIREUEN, Jangka — Keuchik Bugak Blang, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Saipuni, S.Pd.I., mendesak pengelolaan Yayasan Almuslim Peusangan dilakukan secara transparan dan akuntabel, terutama...

Kolaborasi Faperta UNIKI dengan Desa Kalasegi, Buka Peluang Ekonomi Baru Berbasis Wisata

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tengah – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) melalui Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan (Faperta) mendorong pengembangan potensi wisata Desa Kalasegi, Aceh...

Keuchik Paya Aboe Suarakan Transparansi Pengelolaan Harta Wakaf dan Dukung Pergantian Kepemimpinan Yayasan Almuslim...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Keuchik Paya Aboe, Kecamatan Peusangan, Fajri, S.E., menyuarakan transparansi pengelolaan harta wakaf dan penguatan tata kelola Yayasan Almuslim Peusangan. Ia...

Lahirkan Kader Ulama Muda Berprestasi, PKU Tahun 2026 Berakhir Sukses

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang– Pendidikan Kader Ulama (PKU) Tahun 2026 telah berakhir sukses dengan melahirkan kader ulama muda yang berprestasi. Kegiatan yang digelar Majelis Permusyawaratan...

KABAR POPULER

Sejumlah Keuchik di Jangka Serukan Transparansi Harta Wakaf dan Musyawarah Terbuka demi Masa Depan...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Kepedulian terhadap masa depan Yayasan Almuslim Peusangan makin menguat. Sejumlah keuchik di Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen mengharapkan proses pergantian kepemimpinan...

Keuchik Paya Aboe Suarakan Transparansi Pengelolaan Harta Wakaf dan Dukung Pergantian Kepemimpinan Yayasan Almuslim...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Keuchik Paya Aboe, Kecamatan Peusangan, Fajri, S.E., menyuarakan transparansi pengelolaan harta wakaf dan penguatan tata kelola Yayasan Almuslim Peusangan. Ia...

Beredar Isu, Proses Perubahan Akta Notaris Yayasan Almuslim Peusangan Tahun 2022 Kuras Biaya Rp460...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Musyawarah IX Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) yang berlangsung di Matangglumpangdua pada 28 November 2020, meninggalkan sejumlah teka teki. Mulai dari...

Keuchik Saipuni Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Warisan Ulama dan Masa Depan Yayasan Almuslim Peusangan

0
KABAR BIREUEN, Jangka — Keuchik Bugak Blang, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Saipuni, S.Pd.I., mendesak pengelolaan Yayasan Almuslim Peusangan dilakukan secara transparan dan akuntabel, terutama...

Kunjungan Pasien RSUD dr Fauziah Bireuen Meningkat, Direktur: Semua Pasien Dilayani Sesuai Tingkat Kegawatdaruratan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen memastikan tidak ada pasien yang diabaikan atau ditelantarkan, meskipun saat ini sedang menghadapi peningkatan jumlah...