Wraoeng PKK Gampong meunasah Asan Simpang Mamplam, Bireuen

KABAR BIREUEN– Gampong Meunasah Asan, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, melalui usaha kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memproduksi berbagai kue tradisional, kerajinan tangan dan pupuk organik.

Usaha mikro dengan label Waroeng PKK tersebut dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan PKK dan juga memberdayakan kelompok perempuan.

Ketua PKK Meunsaha Asan, Maryati Syafi’i kepada jurnalis warga, Jumat (24/112017) warga menyampaikan tujuan mendirikan usaha milik gampong tersebut adalah untuk memberi peluang bagi masyarakat yang memiliki bakat dalam menghasilkan berbagai karyanya.

“Warga yang punya kemampuan membuat kue, merajut kerajinan tangan, dan lainnya bisa ditampung di waroeng PKK. Dengan demikian, pendapatan warga khususnya perempuan bisa menigkat dan juga menguntungkan bagi PKK sendiri,” ungkap Maryati.

Selain adanya manfaat bagi seluruh masyarakat dan desa, juga dapat meningkatkan kapasitas dan ketrampilan kader dalam mengelola PKK.

“Dalam pengelolaan usaha gampong ini, juga dapat menambah pengalaman serta kapasitas kader PKK,” katanya.

Dengan adanya berbagai kue tradisional dan produk lainnya di waroeng PKK, dapat memudahkan konsumen untuk memilikinya, terutama warga setempat. Harga yang terjangkau membuat orang-orang tergiur untuk memesannya.

“Kami senang karena tim penggerak PKK memiliki inisiatif untuk membangun usaha produksi kue-kue khas Aceh dan lain-lainnya. Harga yang murah dan jarak yang dekat juga dapat memudahkan kita untuk mendapatkannya,” tutur Ajirna (30), warga setempat yang juga konsumen di Waroeng PKK tersebut.

Adapun jenis-jenis kue tradisional yang diproduksi di waroeng PKK diantaranya seperti dodol, halua, wajeb, wajeb bandong, lompong, boh husen, meuseukat, supet, kue bawang dan sebagainya.

Selain itu, Waroeng PKK Meunasah Asan juga menerima pesanan berbagai macam kerajinan tangan seperti anyaman tikar, berbagai bentuk rajut, pemanfaatan botol bekas, sabun cuci serba guna, saos pepaya, pestisida alami, pupuk organik dan lain-lain. (Jurnalis Warga/Nurul Azmi)