Banyak Pedagang Tak Dapat Lapak, Ini Jumlah Kios dan Los di Pasar Induk Bireuen

KABAR BIREUEN- Sejumalah pedagang yang direlokasi ke Pasar induk Bireuen sempat mengeluh kepada Bupati Bireuen H Saifannur S.Sos karena tak mendapat lapak.

Karena ingin tetap berjual, mereka kemudian menggelar dagangannya diatas tanah di di lokasi pasar induk.

Seperti Pantauan Kabar Bireuen, Rabu (11/7/2018), sejumalh pedagang sayur, tomat, cabe dan  aneka sayuran lainnya tampak mulai ramai memadati areal depan samping kiri lapak pasar sayur untuk melayani pembeli.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal, Perdagangan, Koperasi dan UKM Bireuen Jailani MSM melalui Kabid Perdagangan, Cut Armanusah SE yang dikonfirmasi Kabar Bireuen, Rabu (11/7/2018) menyebutkan, sebagian pedagang sayur yang menggelar dagangan di tempat terbuka dan teras kios di komplek Pasar Induk Bireuen itu sebenanrnya sudah punya lapak.

Tapi, mereka memang sengaja berjualan di sana dengan alasan agar mudah dilihat pembeli dan membeli sayuran yang mereka jual. Kalau dijual di dalam lapak, agak ke dalam dan susah dijangkau pembeli.

“Kita sudah minta mereka agar masuk dan berjualan di dalam lapak masing-masing, jangan berjualan di luar. Mungkin kalau tidak hujan tak masalah, kalau sudah hujan baru mengeluh dagangan basah,” sebut Cut Armanisah.

Dikatakannya, pihaknya telah memberi peringatan dalam tiga hari ini untuk berjualan di lapak masing-masing. Kalau tidak, maka lapak mereka akan diserahkan kepada pedagang lain.

“Karena sudah disediakan lapak malah berjualan di luar, kalau mereka tak mau pakai lapak itu, kita berikan ke pedagang lain saja,” katanya

Pada kesempatan itu, Cut Armanusah menyebutkan, di komplek  Pasar Induk Bireuen ada 158 unit kios, 150 meja untuk lapak ikan,  40 meja lapak sayur, 32 meja lapak daging dan ayam, 60 lapak lesehan serta 168 los.

Dikatakannya, dari pendataan yang telah mereka lakukan, sebenanrnya hampir semua pedagang Pasar Pagi tertampung di Pasar Induk Bireuen.

“Kalau memang mereka mengaku tak ada lapak, maka akan kita lagi kembali jumlah pedagang yang belum memperolehnya. Jangan-jangan buka karena tak dapat lapak, tapi mereka memang sengaja berjualan di luar, padahal sudah ada lapak,” jelasnya.

Mengenai bongkar muat sayur, katanya, sudah dilakukan di sekitar jalan menuju Pasar Induk, jadi tak ada lagi  bongkar muat sayur di Pasar lama (Pasar Pagi Bireuen).

“Terminal bongkar muat barang juga rencannaya akan dipindahkan ke lokasi lain. Itu sesuai arahan wakil Bupati Bireuen Muzakkar A Gani yang kemarin meninjau langsung lokasi tersebut. Kalau tak salah pada 16 Juli ini akan dipindah,” pungkasnya. (Ihkwati)    

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bupati Mukhlis Salurkan Santunan Tahap II bagi Korban Meninggal dan Luka Berat Akibat Bencana...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen kembali menyalurkan santunan bagi korban bencana hidrometeorologi. Sebanyak 32 penerima yang terdiri atas korban luka berat/ringan dan...

1.091 Hektare Sawah Rusak Berat Belum Direhabilitasi, Kadis Pertanian Bireuen: Masih Menunggu Arahan Pemerintah...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Lahan persawahan yang mengalami kerusakan berat akibat banjir, 26 November 2025 di Kabupaten Bireuen hingga kini belum direhabilitasi. Informasi yang diperoleh Kabar Bireuen,...

Rehabilitasi Sawah Rusak Sedang dan Ringan di Bireuen Rampung

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Proses rehabilitasi sawah rusak sedang dan optimasi lahan sawah rusak ringan di Kabupaten Bireuen, telah selesai dilakukan. Proses pengerjaannya didanai...

Tiga Tim Masuk Babak Final Bimas Cup I Kemenag Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tiga tim berhasil meraih hasil sempurna usai mengandaskan lawan-lawannya di babak penyisihan grup dalam Kompetisi Bimas Cup I di Lapangan...

Banleg DPRK Bireuen Gelar Public Hearing Raqan TJSLP, Wabup Razuardi: Penyusunan Regulasi Harus Mampu...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen melalui Badan Legislasi (Banleg) bersama pimpinan komisi menggelar rapat dengar pendapat umum (public hearing)...

KABAR POPULER

Rehabilitasi Sawah Rusak Sedang dan Ringan di Bireuen Rampung

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Proses rehabilitasi sawah rusak sedang dan optimasi lahan sawah rusak ringan di Kabupaten Bireuen, telah selesai dilakukan. Proses pengerjaannya didanai...

Armada Sampah Parkir di Depan Perpustakaan Daerah Bireuen, Dinilai Ganggu Keindahan dan Kenyamanan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Keberadaan belasan armada pengangkut sampah yang diparkir di halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Bireuen, tepat di depan Perpustakaan...

1.091 Hektare Sawah Rusak Berat Belum Direhabilitasi, Kadis Pertanian Bireuen: Masih Menunggu Arahan Pemerintah...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Lahan persawahan yang mengalami kerusakan berat akibat banjir, 26 November 2025 di Kabupaten Bireuen hingga kini belum direhabilitasi. Informasi yang diperoleh Kabar Bireuen,...

Piala Soeratin U-17 Regional Aceh Resmi Dibuka di Bireuen, 14 Tim Berebut Tiket ke...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Kabupaten Bireuen menjadi tuan rumah Kompetisi Sepak Bola Piala Soeratin U-17 Regional PSSI Aceh Tahun 2026. Ajang pembinaan pesepak...

Tiga Tim Masuk Babak Final Bimas Cup I Kemenag Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tiga tim berhasil meraih hasil sempurna usai mengandaskan lawan-lawannya di babak penyisihan grup dalam Kompetisi Bimas Cup I di Lapangan...