Jumat, 12 Juni 2026

Banyak Pedagang Tak Dapat Lapak, Ini Jumlah Kios dan Los di Pasar Induk Bireuen

KABAR BIREUEN- Sejumalah pedagang yang direlokasi ke Pasar induk Bireuen sempat mengeluh kepada Bupati Bireuen H Saifannur S.Sos karena tak mendapat lapak.

Karena ingin tetap berjual, mereka kemudian menggelar dagangannya diatas tanah di di lokasi pasar induk.

Seperti Pantauan Kabar Bireuen, Rabu (11/7/2018), sejumalh pedagang sayur, tomat, cabe dan  aneka sayuran lainnya tampak mulai ramai memadati areal depan samping kiri lapak pasar sayur untuk melayani pembeli.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal, Perdagangan, Koperasi dan UKM Bireuen Jailani MSM melalui Kabid Perdagangan, Cut Armanusah SE yang dikonfirmasi Kabar Bireuen, Rabu (11/7/2018) menyebutkan, sebagian pedagang sayur yang menggelar dagangan di tempat terbuka dan teras kios di komplek Pasar Induk Bireuen itu sebenanrnya sudah punya lapak.

Tapi, mereka memang sengaja berjualan di sana dengan alasan agar mudah dilihat pembeli dan membeli sayuran yang mereka jual. Kalau dijual di dalam lapak, agak ke dalam dan susah dijangkau pembeli.

“Kita sudah minta mereka agar masuk dan berjualan di dalam lapak masing-masing, jangan berjualan di luar. Mungkin kalau tidak hujan tak masalah, kalau sudah hujan baru mengeluh dagangan basah,” sebut Cut Armanisah.

Dikatakannya, pihaknya telah memberi peringatan dalam tiga hari ini untuk berjualan di lapak masing-masing. Kalau tidak, maka lapak mereka akan diserahkan kepada pedagang lain.

“Karena sudah disediakan lapak malah berjualan di luar, kalau mereka tak mau pakai lapak itu, kita berikan ke pedagang lain saja,” katanya

Pada kesempatan itu, Cut Armanusah menyebutkan, di komplek  Pasar Induk Bireuen ada 158 unit kios, 150 meja untuk lapak ikan,  40 meja lapak sayur, 32 meja lapak daging dan ayam, 60 lapak lesehan serta 168 los.

Dikatakannya, dari pendataan yang telah mereka lakukan, sebenanrnya hampir semua pedagang Pasar Pagi tertampung di Pasar Induk Bireuen.

“Kalau memang mereka mengaku tak ada lapak, maka akan kita lagi kembali jumlah pedagang yang belum memperolehnya. Jangan-jangan buka karena tak dapat lapak, tapi mereka memang sengaja berjualan di luar, padahal sudah ada lapak,” jelasnya.

Mengenai bongkar muat sayur, katanya, sudah dilakukan di sekitar jalan menuju Pasar Induk, jadi tak ada lagi  bongkar muat sayur di Pasar lama (Pasar Pagi Bireuen).

“Terminal bongkar muat barang juga rencannaya akan dipindahkan ke lokasi lain. Itu sesuai arahan wakil Bupati Bireuen Muzakkar A Gani yang kemarin meninjau langsung lokasi tersebut. Kalau tak salah pada 16 Juli ini akan dipindah,” pungkasnya. (Ihkwati)    

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Jadi Pilot Project, Bireuen Raih Penghargaan Tertinggi Keterbukaan Informasi Publik

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan mempertahankan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 kategori Informatif, predikat tertinggi...

Buka Final Voli, Kepala Kantor Kemenag Apresiasi Class Meeting MTsN 10 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan class meeting di...

Polda Aceh Terbitkan DPO Untuk Tersangka Pelecehan Seksual

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menegaskan bahwa penerbitan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap tersangka dugaan tindak pidana pelecehan seksual atas nama Neldi...

Furnama Sari Harumkan Nama UNIKI, Raih Juara II Duta Muda CBP Rupiah Aceh 2026

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Furnama Sari, mahasiswi Program Studi Hukum UNIKI, berhasil...

Kasatgas PRR Minta Daerah Percepat Pendataan Huntap, yang Tidak Kirim Data Ditinggal

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh-Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, meminta pemerintah daerah terdampak bencana hidrometeorologi segera...

KABAR POPULER

30 Pemain PSSB U-13 Lolos Seleksi, Siap Tempur di Piala Soeratin 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Tim Seleksi PSSB Bireuen U-13 resmi menetapkan 30 pemain terbaik yang akan memperkuat tim dalam ajang Piala Soeratin U-13 Tahun...

Turut Diikuti Wartawan, Aksi Sosial PMI Bireuen dalam Rangka Hari Donor Darah Sedunia Terkumpul...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Jelang Peringatan Hari Donor Darah Sedunia. Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bireuen berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bireuen dan Unit Transfusi Darah (UTD)...

Polda Aceh Terbitkan DPO Untuk Tersangka Pelecehan Seksual

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menegaskan bahwa penerbitan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap tersangka dugaan tindak pidana pelecehan seksual atas nama Neldi...

MTsN 10 Bireuen Gelar Class Meeting, Jadi Ajang Gali Bakat dan Potensi Siswa

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Usai menyelesaikan Ujian Akhir Semester (UAS) genap Tahun Pelajaran 2025/2026, MTsN 10 Bireuen menggelar kegiatan class meeting atau perlombaan antarkelas...

Kasatgas PRR Minta Daerah Percepat Pendataan Huntap, yang Tidak Kirim Data Ditinggal

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh-Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, meminta pemerintah daerah terdampak bencana hidrometeorologi segera...