Anggota Dewan Bireuen Ini Tolak Rencana Pemindahan TPA ke Cot Batee Geulungku

KABAR BIREUEN– Rencana pemindahan lokasi Tempat Pembungan Akhir (TPA) sampah Bireuen dari Blang Beururu, Peudada ke kawasan Cot Batee Geulungku, Simpang Mamplam, Kabupaten  Bireuen  ditolak anggota dewan Dapil IV Bireuen, Suhaimi Hamid, S.Sos.

Dikatakannya, sebagai wakil rakyat yang salah satu daerah yang diwakilinya Simpang Mamplam serta juga merupakan warga Simpang mamplam, dia keberatan jika wilayahnya dijadikan TPA.

Suhaimi Hamid  kepada Kabar Bireuen, Rabu (20/11/2019), menyebutkan, seharusnya Dinas Perumahan Rakyat,  Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Bireuen mencari solusi dan harus ada inovasi untuk mengolah sampah yang ada selama ini, bukan memindahkan lokasinya.

“Alasan logis kita menolak TPA dipindahkan ke kawasan Cot Batee Geulungku karena jangkauannya yang sangat jauh dari Kota Bireuen, sehingga membutuhkan biaya operasional yang lebih, jika harus mengangkut sampah dari Gandapura ke Batee Geulungku,” sebut Abu Suhai yang juga aktivis lingkungan hidup itu.

Selain itu, kata Abu Suhai, di Cot Batee Geulungku yang dalam Tata Ruang Bireuen merupakan kawasan berbasis industri tersebut sudah lahir dan berkembang ekonomi masyarakat dengan hadirnya pedagang pulot ijo (pulut hijau) dan ie teube (air tebu), sehingga akan menggangu aktivitas para pedagang kalau dibuang sampah ke tempat tersebut, akan berbau dan mengundang lalat.

Suhami Hamid, Anggota DPRK Bireuen

Sebagaimana diketahui,  Dinas Perkim Bieuen rencananya tahun depan akan memindahkan TPA dari Blang Beururu, Peudada ke Cot Batee Geulungku, Simpang Mamplam.

Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup, Ismunandar ST MT menyebutkan, lokasi baru sudah ditinjau di kawasan Cot Batee Geulungku, tahap pertama akan dilakukan pembebasan seluas 15 hektar dan lainnya terus diusahakan.

“Tempat lama di Blang Beururu, Peudada sepertinya tidak memungkinkan lagi sebagai lokasi TPA, karena itu sudah dicari lokasi lain dengan tujuan utama tidak menimbulkan masalah menyangkut lingkungan,” katanya.

Produk sampah dari seluruh Bireuen saat ini mencapai 45 ton/hari membutuhkan tempat yang luas dan memadai. Sampah sebanyak itu mulai dari Samalanga sampai Gandapura setiap hari diangkut ke lokasi TPA.

“Rencananya, di lokasi baru nantinya disediakan fasilitas daur ulang sampah untuk dijadikan kompos dan sarana pendukung lainnya. Sehingga sampah yang diangkut ke lokasi tersebut akan memberikan manfaat yaitu dengan mendaur ulang,” ungkapnya. (Ihkwati)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Warga Panteu Breuh Makmur Ditemukan Meninggal Tenggelam di Mon Jambe Gandapura

0
KABAR BIREUEN - Gandapura, Muhammad Khalidin (15), warga Gampong Panteu Breuh, Kecamatan Makmur, ditemukan meninggal setelah tenggelam di kuala Gampong Mon Jambe, Kecamatan Gandapura,...

Rehabilitasi Puskesmas Mon Keulayu Bireuen Capai 90 Persen

0
Satgas PRR Aceh berkoordinasi dengan Pemkab Bireuen untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, fasilitas pendidikan, lahan pertanian dan hunian tetap pascabencana. KABAR BIREUEN, Bireuen — Rehabilitasi Puskesmas...

Target Awal November Mulai Tanam Padi, Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE., MM., meninjau progres pekerjaan rehabilitasi sawah di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Demi Menjaga Amanah Wakaf, Keuchik Ulee Ceue Desak Audit Independen Yayasan Almuslim Peusangan.

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Ulee Ceue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Azwani, mendesak agar persoalan Yayasan Almuslim Peusangan diselesaikan secara transparan melalui pemeriksaan keuangan...

UNIKI Peringati Maulid Nabi, Momentum Memperkuat Keteladanan Rasulullah dan Berbagi dengan Anak Yatim

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) memperkuat nilai keislaman dan kepedulian sosial melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan...

KABAR POPULER

Warga Panteu Breuh Makmur Ditemukan Meninggal Tenggelam di Mon Jambe Gandapura

0
KABAR BIREUEN - Gandapura, Muhammad Khalidin (15), warga Gampong Panteu Breuh, Kecamatan Makmur, ditemukan meninggal setelah tenggelam di kuala Gampong Mon Jambe, Kecamatan Gandapura,...

Demi Menjaga Amanah Wakaf, Keuchik Ulee Ceue Desak Audit Independen Yayasan Almuslim Peusangan.

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Ulee Ceue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Azwani, mendesak agar persoalan Yayasan Almuslim Peusangan diselesaikan secara transparan melalui pemeriksaan keuangan...

Target Awal November Mulai Tanam Padi, Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE., MM., meninjau progres pekerjaan rehabilitasi sawah di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Rehabilitasi Puskesmas Mon Keulayu Bireuen Capai 90 Persen

0
Satgas PRR Aceh berkoordinasi dengan Pemkab Bireuen untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, fasilitas pendidikan, lahan pertanian dan hunian tetap pascabencana. KABAR BIREUEN, Bireuen — Rehabilitasi Puskesmas...

Keuchik Paya Aboe Suarakan Transparansi Pengelolaan Harta Wakaf dan Dukung Pergantian Kepemimpinan Yayasan Almuslim...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Keuchik Paya Aboe, Kecamatan Peusangan, Fajri, S.E., menyuarakan transparansi pengelolaan harta wakaf dan penguatan tata kelola Yayasan Almuslim Peusangan. Ia...