KABAR BIREUEN – Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen semalam, membuat rumah warga Gampong Kuta Barat tergenang, akibat tidak adanya bantaran sungai Krueng Leubu, Kamis (30/11/2023).
Debit air yang tinggi sementara sungai kecil menyebabkan tidak sanggup menampung air hujan sehingga meluap dan tergenang perumahan penduduk mulai dari gampong Blang Kuthang, Cot Kruet, Tringgadeng dan Kuta Barat.
Menurut Muammar masyarakat Gampong Kuta Barat, rumah warga tergenang akibat bantaran sungai di gampong Trienggadeng tidak ada lagi sekira 30 meter lebih.
“Karena tidak ada lagi bantaran sungai, makanya air tumpah ke gampong kami,” ujar Muammar.
Air mulai masuk sekitar pukul 08.00 WIB dan menggenangi rumah warga, apalagi badan jalan yang di aspal setahun yang lalu lebih tinggi dari permukaan rumah sehingga air lebih lama terendam.

Selain itu, para petani juga mengalami kerugian dan diperkirakan mereka harus menanam lagi .
“Ada yang sedang membajak sawah, ada yang baru tanam padi dan ada juga sedang mau panen. Tampaknya, Pemerintah Bireuen harus menyediakan bibit padi bagi petani untuk disemai kembali, sebab sudah terendam air,” sebut Muzakkir.
Kepada pemerintah, dia mengharapkan agar sudi kiranya menangani hal ini dengan memperluas sungai serta membuat bantaran yang tidak ada lagi.
“Kami mohon kepada pemerintah daerah Bireuen supaya menindak lanjuti persoalan ini,” ujar warga lainnya. (Faisal Ali)













