KABAR BIREUEN – Dalam upaya menghasilkan lulusan yang berkompeten sesuai perkembangan dan kebutuhan pasar, Program Magister (S2) Program Studi (Prodi) Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, menggelar workshop kurikulum.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Program Pascasarjana, Kampus Ampon Chiek Peusangan, Umuslim, Senin-Selasa (5-6/7/2021).

Direktur Program Pascasarjana Umuslim, Dr. Cut Azizah, MT, menyampaikan, tujuan workshop ini untuk merumuskan kurikulum Program Studi Magister PSL, dalam menentukan arah dan konsep serta pengembangan Tri Dharma, sesuai visi, misi dan tujuan Perguruan Tinggi.

Apalagi Prodi PSL satu satunya yang ada di Aceh dan telah mendapat izin dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 96/E/0/2021. Sekarang calon mahasiswa yang telah mendaftar di Prodi tersebut telah mencapai 28 orang.

Selain itu, workshop kurikulum tersebut juga sebagai sarana  menghimpun berbagai masukan. Kemudian, merumuskan kurikulum sesuai tujuan pendidikan dan tuntutan kompetensi lulusan.

Sehingga, lulusan Prodi PSL diharapkan memiliki keunggulan komparatif di bidangnya. Lulusan yang diharapkan, sesuai  sasaran dan tujuan yang akan dicapai dan menghasilkan output sesuai harapan stakeholder.

“Harapan kita nantinya, Prodi PSL Umuslim bisa menjadi Prodi  terkemuka dalam mengembangkan ilmu, teknologi dan seni di bidang pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan,” jelas Cut Azizah, Kamis (8/7/2021).

Menurut dia, capaian pembelajaran lulusan Prodi Magister PSL Umuslim terdiri atas empat unsur yaitu sikap, pengetahuan, keterampilan umum dan keterampilan khusus.

Rumusan aspek sikap dan keterampilan umum dalam capaian pembelajaran lulusan tersebut, telah disesuaikan dengan rumusan dalam SN-DIKTI yang tertuang dalam Lampiran Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Selain dilaksanakan secara tatap muka dengan beberapa akademisi dan pakar lingkungan serta beberapa stakeholder lain, workhshop kurikulum ini juga menghadirkan pemateri secara daring yaitu Dr. Prabang Setyono, M.Si., C.EIA., Ir., IPM, dari Perkumpulan Prodi ilmu Lingkungan Se-Indonesia ( PEPSILI) dan  Prof. Dr. Ir. Hidayat Pawitan, M.Sc (Guru Besar IPB University). (Rel)