KABAR BIREUEN, Bireuen-Komando Distrik Militer (Kodim) 0111/Bireuen menyosialisasikan informasi penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) tahun 2027 melalui jalur Bintara Prajurit Karier (PK) dan Tamtama Prajurit Karier (PK).
Informasi ini ditujukan kepada generasi muda, khususnya pemuda di Kabupaten Bireuen, yang berminat mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui institusi TNI AD.
Komandan Kodim (Dandim) 0111/Bireuen, Letkol Inf Dikdik Sukayat, S.I.P., M.I.P., Selasa (27/10/2026) menyebutkan, masuk tentara tidak ada bayaran alias gratis, kecuali untuk kebutuhan sehari-hari saat mendaftar/tes.
“Tolong ditekankan lagi kepada Babinsa, sampaikan kepada keuchik, kepada masyarakat, masuk tentara tidak ada bayaran alias gratis semuanya, kecuali memang untuk kebutuhan sehari-hari mereka pada saat mau tes,” sebutnya.
Para Babinsa dan jajaran diminta untuk terus aktif mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat dan para pemuda di desa/wilayah masing-masing.
Apabila pemuda memiliki kesehatan yang baik dan jasmani yang kuat, insya Allah bisa lulus, terlebih pada penerimaan skala besar.
Babinsa Koramil jajaran Kodim 0111/Bireuen aktif turun langsung ke berbagai tempat, mulai dari warung kopi, meunasah, hingga sekolah-sekolah untuk menjangkau generasi muda.
Memberikan informasi terkait persyaratan, tahapan seleksi, serta mengajak para pemuda untuk mempersiapkan diri dengan baik, menjaga kesehatan, disiplin, dan semangat meraih cita-cita menjadi prajurit TNI AD yang profesional dan berintegritas.

Para pemuda yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai proses penerimaan dapat mendatangi Kodim 0111/Bireuen untuk memperoleh arahan terkait persyaratan dan mekanisme pendaftaran.
Penerimaan prajurit TNI AD menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, membentuk kedisiplinan, serta mempersiapkan diri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Berdasarkan informasi rekrutmen Kodim 0111/Bireuen, calon peserta jalur Bintara PK maupun Tamtama PK harus memenuhi batas usia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 26 tahun pada saat pembukaan pendidikan.
Untuk persyaratan tinggi badan, calon Bintara PK ditetapkan minimal 163 sentimeter, sedangkan calon Tamtama PK minimal 158 sentimeter. Berat badan juga harus ideal sesuai ketentuan yang berlaku.
Calon peserta perlu mempersiapkan sejumlah dokumen administrasi, di antaranya Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, ijazah dan surat keterangan hasil ujian (SKHU), pasfoto terbaru sesuai ketentuan, surat keterangan sehat, serta dokumen pendukung lainnya.

Pembukaan pendidikan Bintara PK dijadwalkan pada 4 Februari 2027, sedangkan Tamtama PK pada 5 Maret 2027. Calon peserta tetap perlu memastikan jadwal pendaftaran, validasi, dan seleksi melalui pengumuman resmi TNI AD.
Pendaftaran Tidak Dipungut Biaya
Salah satu hal penting yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut adalah bahwa proses penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya.
Masyarakat diimbau berhati-hati terhadap pihak yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang.
Calon peserta hendaknya mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai prosedur resmi dan tidak menggunakan jasa perantara atau calo.
Informasi lebih lanjut mengenai penerimaan dapat diperiksa melalui portal resmi rekrutmen TNI AD di https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/.
Melalui sosialisasi ini, generasi muda Bireuen diharapkan dapat mempersiapkan diri sejak dini, baik dari segi kesehatan, kebugaran jasmani, mental, maupun kelengkapan administrasi.
Menjadi prajurit TNI AD bukan sekadar pilihan profesi, tetapi juga bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara. Karena itu, para calon peserta diharapkan mengikuti proses penerimaan dengan sungguh-sungguh, jujur, dan bertanggung jawab. (Ihkwati)











