Selasa, 9 Desember 2025

Sidang Pembunuhan Toke Leumo, Terdakwa: Saya Pukul Korban Dua Kali dengan Balok

KABAR BIREUEN – Terdakwa pembunuhan Mansurdin, toke Leumo (juragan lembu) asal Desa Paya Cut,  Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, mengaku memukul korban dengan menggunakan balok sebanyak dua kali.

Setelah melakukan pemukulan, korban ditinggalkan begitu saja tanpa diketahui apakah saat itu korban masih hidup atau telah meninggal dunia.

Hal itu diungkapkan Sur alias Bet Bin S (28) dalam persidangan pemeriksaan terhadap terdakwa di Pengadilan Negeri Bireuen, Kamis (27/4/2017) siang.

Di hadapan majelis hakim yang diketuai, Maulana Rifai, SM, M.Hum itu, terdakwa juga mengakui barang bukti yang dihadirkan berupa jaket, kaos, celana jeans, topi yang dikenakannya saat melancarkar aksi pembunuhan pada Senin, 7 November 2016 sekira pukul 22.00 Wib.

Dia juga menyebutkan, balok yang diperlihatkan di persidangan tersebut adalah senjata yang digunakan untuk menghabisi suami selingkuhannya itu.

“Apakah kamu melakukan pembunuhan seorang diri atau ada yang membantumu, jawab yang jujur,” tanya majelis hakim.

Sur menyebutkan, dia melakukannya seorang diri. Alasan dia membunuh, karena dia sangat mencintai Jum, istri korban dan ingin menikahinya.

Sebelum melakukan pembunuhan, pasangan selingkuh itu sempat cekcok di sebuah rumah kosong tak jauh dari rumah korban.

Setelah cekcok itu, katanya, makin kuat keinginan Sur untuk membunuh korban. Lalu dia mengamati dari balik batang pisang, sekitar 50 meter dari lokasi korban yang sedang bersama keponakannya di kandang lembu.

Setelah menghidupkan bara api, keponakan korban lalu pergi. “Sekitar 5 menit kemudian saya langsung dekati korban dan memukulnya dua kali. Setelah itu saya langsung pulang ke rumah. Berita kematian korban saya ketahui pada pagi harinya” ungkap terdakwa.

Di depan hakim, terdakwa menyatakan menyesal melakukan pembunuhan tersebut.

Sebelumnya, pada persidangan tersebut, hakim mendengarkan kesaksian dari saksi ahli, dr Saiful Fajri atas hasil visum korban pembunuhan.

Sidang dilanjutkan Selasa (9/5/2017), dengan agenda mendengarkan tuntutan dari jaksa.

Sekedar diketahui, aksi pembunuhan terhadap Mansurdin M Yatim (42), toke leumo asal Desa Paya Cut, Kecamatan Juli, terjadi  pada Senin, 7 November 2016 sekira pukul 22.00 Wib.

Korban ditemukan tewas di kandang lembu miliknya di belakang rumah, sekitar pukul 02.00 WIB, Selasa (8/11/2016).

Sementara terdakwa Sur ditangkap Minggu (20/11/2016), sekitar pukul 22.00 WIB.

Sidang pertama kasus tersebut digelar di PN Bireuen pada Senin 27 Maret 2017 dengan agenda pembacaan dakwaan.(Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Tempuh Jalur Ekstrem Demi Pengungsi, Mustafa A Glanggang Salurkan Bantuan ke Kuala Ceurape dan...

0
KABAR BIREUEN, Jangka — Di tengah akses terputus dan medan yang ekstrem, mantan Bupati Bireuen, Drs H Mustafa A Glanggang, menunjukkan kepeduliannya dengan menempuh...

HRD Bersama Pejabat Kementerian PU Terobos Akses Terputus, Bawa Bantuan dan Percepat Perbaikan Infrastruktur

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD), bersama Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU),...

Banjir Bandang Luluhlantakkan Sekolah di Makmur, Data Siswa Terendam dan Pagar Roboh 

0
KABAR BIREUEN, Makmur  – Banjir bandang yang melanda Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, mengakibatkan belasan lembaga pendidikan terendam air. Sejumlah fasilitas sekolah rusak parah, mulai...

PWI Lhokseumawe dan JMSI Salurkan Bantuan untuk Wartawan Terdampak Banjir

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lhokseumawe dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lhokseumawe–Aceh Utara menyalurkan bantuan logistik kepada para anggota yang...

Difasilitasi PMI, YIB dan Partner Berbagi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Yayasan Indonesia Bershalawat (YIB) menjalin kolaborasi dengan Partner Berbagi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir di sejumlah lokasi di Kabupaten...

KABAR POPULER

Dua Warga Makmur Meninggal Tertimbun Longsor dan Terseret Banjir

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Dua warga di Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah setempat, Rabu (26/11/2025). Kedua korban...

Pulihkan Akses Utama Medan–Banda Aceh, Kementerian PU Bangun Jembatan Bailey Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Akses utama Medan–Banda Aceh yang terputus akibat banjir pekan lalu, dipastikan akan normal kembali. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI segera...

Ditinjau HRD Bersama Pejabat Kementerian PU, Jembatan Bailey Kuta Blang Ditargetkan Rampung dalam Beberapa...

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Pembangunan jembatan bailey di Kuta Blang, lintas nasional Medan–Banda Aceh, dikebut selama 24 jam penuh dan ditargetkan bisa dilintasi...

Difasilitasi PMI, YIB dan Partner Berbagi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Yayasan Indonesia Bershalawat (YIB) menjalin kolaborasi dengan Partner Berbagi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Ikatan Alumni UI dan MDMC Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menyerahkan bantuan untuk korban banjir dan longsor di...