Sidang Pembunuhan Toke Leumo, Terdakwa: Saya Pukul Korban Dua Kali dengan Balok

KABAR BIREUEN – Terdakwa pembunuhan Mansurdin, toke Leumo (juragan lembu) asal Desa Paya Cut,  Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, mengaku memukul korban dengan menggunakan balok sebanyak dua kali.

Setelah melakukan pemukulan, korban ditinggalkan begitu saja tanpa diketahui apakah saat itu korban masih hidup atau telah meninggal dunia.

Hal itu diungkapkan Sur alias Bet Bin S (28) dalam persidangan pemeriksaan terhadap terdakwa di Pengadilan Negeri Bireuen, Kamis (27/4/2017) siang.

Di hadapan majelis hakim yang diketuai, Maulana Rifai, SM, M.Hum itu, terdakwa juga mengakui barang bukti yang dihadirkan berupa jaket, kaos, celana jeans, topi yang dikenakannya saat melancarkar aksi pembunuhan pada Senin, 7 November 2016 sekira pukul 22.00 Wib.

Dia juga menyebutkan, balok yang diperlihatkan di persidangan tersebut adalah senjata yang digunakan untuk menghabisi suami selingkuhannya itu.

“Apakah kamu melakukan pembunuhan seorang diri atau ada yang membantumu, jawab yang jujur,” tanya majelis hakim.

Sur menyebutkan, dia melakukannya seorang diri. Alasan dia membunuh, karena dia sangat mencintai Jum, istri korban dan ingin menikahinya.

Sebelum melakukan pembunuhan, pasangan selingkuh itu sempat cekcok di sebuah rumah kosong tak jauh dari rumah korban.

Setelah cekcok itu, katanya, makin kuat keinginan Sur untuk membunuh korban. Lalu dia mengamati dari balik batang pisang, sekitar 50 meter dari lokasi korban yang sedang bersama keponakannya di kandang lembu.

Setelah menghidupkan bara api, keponakan korban lalu pergi. “Sekitar 5 menit kemudian saya langsung dekati korban dan memukulnya dua kali. Setelah itu saya langsung pulang ke rumah. Berita kematian korban saya ketahui pada pagi harinya” ungkap terdakwa.

Di depan hakim, terdakwa menyatakan menyesal melakukan pembunuhan tersebut.

Sebelumnya, pada persidangan tersebut, hakim mendengarkan kesaksian dari saksi ahli, dr Saiful Fajri atas hasil visum korban pembunuhan.

Sidang dilanjutkan Selasa (9/5/2017), dengan agenda mendengarkan tuntutan dari jaksa.

Sekedar diketahui, aksi pembunuhan terhadap Mansurdin M Yatim (42), toke leumo asal Desa Paya Cut, Kecamatan Juli, terjadi  pada Senin, 7 November 2016 sekira pukul 22.00 Wib.

Korban ditemukan tewas di kandang lembu miliknya di belakang rumah, sekitar pukul 02.00 WIB, Selasa (8/11/2016).

Sementara terdakwa Sur ditangkap Minggu (20/11/2016), sekitar pukul 22.00 WIB.

Sidang pertama kasus tersebut digelar di PN Bireuen pada Senin 27 Maret 2017 dengan agenda pembacaan dakwaan.(Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Polairud Polda Aceh Kibarkan Bendera Merah Putih di Dasar Laut Krueng Raya

0
KABAR BIREUEN, ‎Banda Aceh — Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, personel Ditpolairud Polda Aceh bersama Brimob, Ocean Diving Club Fakultas Kelautan...

UNIKI Peringati HUT RI ke-81, Mahasiswa Didorong Jadi Penggerak dan Pemimpin Masa Depan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen tidak sekadar menjadi seremoni....

Anggota Paskibraka Bireuen 2026 Sukses Laksanakan Tugas

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen 2026 telah sukses dan tuntas mengemban tugas mulia mengibarkan serta menurunkan Bendera Merah...

Wabup Bireuen Irup Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, Paskibraka Sujud Syukur Sukses Bertugas

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T, bertindak sebagai inspektur upacara pada upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka...

217 Warga Binaan Lapas Bireuen Terima Remisi HUT ke-81 RI, Tiga di Antaranya Terkait...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Sebanyak 217 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bireuen menerima remisi umum dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan...

KABAR POPULER

Dipimpin Bupati Bireuen, Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih Berlangsung Khidmat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2026, berlangsung...

Anggota Paskibraka Bireuen 2026 Sukses Laksanakan Tugas

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen 2026 telah sukses dan tuntas mengemban tugas mulia mengibarkan serta menurunkan Bendera Merah...

Polda Aceh Pastikan Situasi Usai Zikir Peringatan Hari Damai Aceh Ke-21 Kembali Kondusif

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh— Polda Aceh memastikan situasi setelah pelaksanaan zikir dalam rangka memperingati Hari Damai Aceh (HDA) ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda...

Pawai Obor Tandai Upacara Taptu Jelang Peringatan HUT ke-81 RI di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, menggelar Upacara Taptu (penetapan waktu). Peserta dilepas Bupati...

Bupati Bireuen Kukuhkan 35 Anggota Paskibraka 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir, H, Mukhlis, ST mengukuhkan 35 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen 2026, di Aula Lama Setdakab...