KABAR BIREUEN-Bupati Bireuen Dr. H. Muzakkar A. Gani, S.H.,M. Si, diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bireuen, Ir. Ibrahim Ahmad, M.Si, membuka Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK) ke II tingkat Kabupaten Bireuen tahun 2021.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus Institut Agama Islam (IAI) Almuslim, Paya Lipah, Peusangan, Bireuen, Selasa (21/9/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Ibrahim Ahmad, membacakan sambutan tertulis Bupati Bireuen Muzakkar A.Gani, mengatakan, kegiatan Musabaqah Qira’atul Kutub ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan mutu santri dayah dan meningkatkan kapasitas karakter serta daya saing santri.

Sehingga dapat menumbuhkan kepercayaan dan membangun semangat dalam meraih prestasi di masa-masa yang akan datang dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Musabaqah Qira’atul Kutub atau lomba baca kitab kuning ini jangan hanya dilihat sebagai perlombaan membaca, menerjemahkan sekaligus menjelaskan kandungan kitab semata.

Tetapi, lebih dari itu diharapkan menjadi ajang memperkokoh kultur akademik keilmuan Islam di lingkungan dayah dan menjadi penyebaran nilai-nilai keislaman.

Perlu diingat bahwa santri kini telah menjelma sebagai sebuah kekuatan baru di kalangan generasi muda yang patut diperhitungkan. Karena itu kekompakan para santri mutlak diperlukan.

Ini adalah momentum kebangkitan dalam menjadikan umat Islam generasi yang akan datang, sebagai masyarakat berilmu menjadi tafaqquh fiddin yang mampu memperteguh keimanan kita kepada Allah SWT.

Diharapkan dengan pelaksanaan Musabaqah Qira’atul Kutub ini dapat mendorong peran pendidikan dayah dalam meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan santri yang berprofesional, berakhlakul karimah, kreatif, inovatif di Kabupaten Bireuen sebagai Kota Santri.

Sekda mengajak kepada seluruh peserta tunjukkan semangat kebersamaan, agar acara dapat berjalan tertib dan lancar.

Sehingga dapat menghasilkan sebuah prestasi bermanfaat dan meningkatkan kualitas thalabah/santri dayah di Kabupaten Bireuen.

“Teruslah bersemangat,  janganlah menyerah, kalah dan menang bukanlah tujuan dalam kompetisi,” pesannya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Bireuen, Jufliwan, SH.,MM, melaporkan, pelaksanaan Musabaqah Qira’atul
Kutub Tahun 2021 dimaksud, untuk meningkatkan kualitas kemampuan santri dalam lingkungan dayah serta memantapkan kerja sama yang lebih baik dengan Dinas Pendidikan Dayah.

Dengan tujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dayah ke arah yang lebih baik agar mendorong dan meningkatkan kecintaan para santri kepada kitab-kitab rujukan berbahasa Arab (kutub at-turats) dan meningkatkan kemampuan santri dalam melakukan kajian dan pendalaman ilmu-ilmu Agama Islam dari sumber kitab-kitab berbahasa Arab.

Adapun-peserta Kegiatan Musabaqah Qira’atul Kutub Ke-II Tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2021 adalah sejumlah 87 orang yang merupakan unsur dari Santri Dayah Dalam Kabupaten Bireuen. yang terdiri dari Marhalah (Tingkatan) Ula (Pemula) yaitu Bidang Akhlak, Tauhid.

Kemudian tingkat Wustha (Tengah) yaitu Bidang Fiqh, Tarikh, Tafsir, Hadist, serta Marhalah Ulya (Paling Tinggi) yaitu Bidang Nahw, Ushul Fiqh, Ilmu Tafsir, dan Balaghah (Kesesuaian).

Pelaksanaan Musabaqah Qira’atul Kutub ini berlangsung selama empat hari (21-24/9/2021), bertempat di Institut Agama Islam (IAI) Almuslim Aceh Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen, dengan Penerapan Protokol kesehatan yang ketat dan selalu dalam keadaan berwudhuk.

Dewan Hakim yang diangkat dan dipercayakan untuk menilai peserta Musabaqah Qira’atul Kutub tahun ini terdiri dari Akademisi lulusan Dayah yang memiliki Integritas, Kapasitas dan Kapabilitas mumpuni dibidangnya.

Terimakasih kepada para dewan hakim yang telah bersedia meluangkan waktu mentraspormasikan ilmu dan wawasannya

“Para dewan hakim ini sudah cukup berpengalaman dibidangnya masing-masins oleh karena itu kami harapkan kepada santri dayah sebagai peserta kiranya berperan aktif dalam kegiatan ini dan juga kami harapkan untuk mengikutinya secara seksama,” sebutnya.

Musabagah Qira’atul Kutub Ke-II Tingkat Kabupaten Bireuen sebagai ajang Seleksi Calon Peserta Musabaqah Qiraatul Kutub Tingkat Provinsi.

Bagi peserta yang terpilih nantinya akan mengikuti TC Pembinaan dan melakukan vaksinasi sesuai persyaratan Protokol Kesehatan yang diterapkan Panitia Musabaqah Qira’atul Kutub Provinsi Aceh. (Herman Suesilo /*)