KABAR BIREUEN-Kami Peduli Bireuen (KPB) dan beberapa lintas komunitas menyerahkan bantuan sembako dalam program Pasutri (Pasokan Beras untuk Santri) ke LPI Sirajul Mudi Al-Aziziyah di Desa Trienggadeng Kecamatan Makmur ,Kabupaten Bireuen, Jumat (29/11/2019) pagi.

Program Pasutri ini adalah suatu bentuk kepedulian KPB dan lintas komunitas untuk membantu santriwan/santriwati yatim piatu dan juga santri yang menetap di dayah tersebut.

Koordinator KPB Deni Putra, SE., MM, menyebutkan, kegiatan ini adalah bagian dari program kerja KPB pada November 2019, dan akan terus berlanjut setiap Jum’at di berapa dayah di seluruh pelosok dan pedalaman Kabupaten Bireuen.

“Mari terus membantu saudara saudara kita yang membutuhkan uluran tangan kita semua. Jika bersama-sama, Insya Allah akan Allah mudahkan. Hari ini kita mudahkan urusan orang lain. Allah yang akan memudahkan urusan kita.Terima kasih kepada semua donatur dan komunitas yang hadir,” sebut Deni.

Dikatakan Deni, untuk saat ini Kami Peduli Bireuen juga sedang membangun sumur Bor di Gampong Cot Jrat Kecamatan Kota juang untuk keperluan masyarakat melalui donasi dari Dinar Khalifah.

Pimpinan LPI Sirajul Mudi Al Aziziah Tgk. H. Said Salami, SH, mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam program Pasokan Beras untuk Santri (Pasutri), Bakti sosial dan pelayanan Kesehatan gratis yang dilakukan oleh KPB di dayah yang dipimpinnya.

“Semoga Allah akan membalas jasa jasa dari donatur semuanya,” ucapnya.

Sementara itu,  Kasat Lantas Polres Bireuen, Iptu Sandi Titah Nugraha, S.IK dalam sambutannya menyampaikan untuk terus menjaga keselamatan dalam berkendara, patuhi rambu lalu lintas untuk menjaga keselamatan kita dan orang lain begitu juga terus menjaga Kamtibmas di desa masing masing.

Selain penyerahan sembako, juga ada pemeriksaan kesehatan gratis kepada santri dan ibu-ibu warga setempat.

Hadir pada penyerahan sembako tersebut, Camat Makmur, Azmi, S.Ag, Kapolsek Makmur, KBO Humas, tokoh agama serta tokoh masyarakat dan santri.

Adapun lembaga dan donatur yang terlibat adalah Gaspol, Satlantas Polres Bireuen, Phobia, MRI Bireuen, Rangkang Sastra, RAPI, BNI, Skala Detik, Phobia, Salwa florist, Jasa Raharja, Seroja Studio, Lajuena Photography, Coffee Indaco dan Erik Oppo. (T.Qadarisman/Jurnalis Warga)