Pedagang Kain di Jalan Andalas Dibiarkan Berjualan di Trotoar

KABAR BIREUEN – Sejumlah pemilik toko yang berjualan kain di Jalan Andalas (T Panglima Polem) Bireuen terkesan dibiarkan aparat terkait sehingga terus melanggar aturan dengan meletakkan dagangan di tepi jalan yang termasuk jalan protokol di kota itu.

M Jafar, warga Bireuen Selasa 24 Desember 2019 mengatakan para pedagang kain di kawasan pusat kota iru sudah menggelar dagangan di tepi jalan sejak beberapa bulan terakhir dengan alasan “cuci gudang” untuk menarik pembeli.

“Awalnya kami warga mengira kalau cuci gudang akan berlangsung tak lama. Ternyata aktifitas tak elok itu berlanjut hingga hari ini. Bahkan kini pedagang membuat lapak khusus dari kayu, hebat mereka,” ujar Jafar yang mengaku geram.

Jafar mengaku geram sebab para pedagang bukan hanya menyerobot trotoar toko yang merupakan hak pejalan kaki (publik). Tetapi pedagang malah dengan perkasa telah menyerobot paksa area yang seharusnya untuk parkir.

“Padahal aturan sudah jelas pedagang dilarang menggelar dagangan di trotoar atau emperan toko. Ini sudah di jalan bro. Kalau demikian adanya mengapa pula ketika ada pedagang kaki lima yang berjualan pisang dan buah-buahan diusir petugas,” katanya.

Rudi, warga Bireuen lainnya mengatakan, dengan pembiaran oleh dinas dan aparat terkait akan menimbulkan kecemburuan pedagang lainnya. Ini akan memicu pedagang lainnya ikutan menggelar dagangan hingga ke tepi jalan.

“Area letak dagangan kain itu sebenarnya sebagian badan jalan yang diperuntukkan untuk parkir. Ini menjadi tidak adil. Pedagang kecil diusir. Tapi pedagang bermodal besar malah dibiarkan. Jangan tebang pilih. Ini benar-benar sudah kacau, atau mari kita sama-sama melanggar,” katanya.

Sayangnya meski aksi melanggar itu berlangsung di jalan yang mungkin ada dilintasi pejabat dinas terkait, camat bahkan keuchik Bandar Bireuen.

“Tetapi mereka seakan tutup mata dengan kesemrautan ini. Ada apa dengan mereka,” tanya Rudi.

Pantauan di lokasi, sejumlah pemilik (pedagang) yang meletakkan kain hingga garis pembatas area parkir dengan jalur lintasan jalan yang tergolong padat itu yaitu Toko Vita Gorden, Tari Tex, NN Tex, Zahara Tex dan Sari Busana.

Salahuddin, pedagang (toke) salah satu toko kain mengatakan sejauh ini belum ada larangan dari petugas terkait dengan aksi pelanggaran aturan ketertiban kota yang dilakukannya.

“Memang ada yang datang, saya tidak tahu dari dinas apa. kata petugas itu boleh saja asal tidak melewati ‘garis putih’. Kalau setoran sana sini tidak ada. Kain dagangan saya taruh di depan toko saya sendiri mengapa pula harus ada setoran,” katanya ketus.

Keuchik Bandar Bireuen Adnan Adam yang dihubungi mengatakan sebagai pemilik wilayah ia tak setuju dengan pelanggaran itu. Tetapi ia hanya pejabat tingkat rendah sehingga tak mampu untuk melakukan penindakan.

“Berulang kali saya sampaikan ke Satpol PP untuk ditertibkan. Tetapi hingga kini belum juga beraksi. Padahal di lokasi lain semua sudah ditertibkan. Saya akan segera lapor lagi ke Camat Kota Juang, malu juga saya sama warga,” katanya.

Adnan mengatakan memang ada toleransi bagi pedagang seperti pedagang nasi 6.000 dari sore sampai pagi esoknya.

“Mereka setelah berjualan langsung bersih. Sayang juga mereka mencari nafkah. Tapi kalau pedagang kain itu saya tidak setuju,” katanya. (Desta Fauziana)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Dandim 0111/Bireuen Irup Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Makam Kolonel Husein Yusuf

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa -Suasana hening dan khidmat menyelimuti Makam Kolonel Husein Yusuf, di Desa Geulumpang Payong Kecamatan Jeumpa, Minggu tengah malam, 16 Agustus 2026,...

Hadiri Penutupan Turnamen Sepak Bola Antar-Gampong di Gandapura, Ketua DPC PPP Bireuen Edi Saputra...

0
KABAR BIREUEN, Gandapura – Ribuan warga memadati Lapangan Bola Kaki Gampong Samuti Krueng, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Minggu (16/8/2026), untuk menyaksikan laga final dan...

Pawai Obor Tandai Upacara Taptu Jelang Peringatan HUT ke-81 RI di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, menggelar Upacara Taptu (penetapan waktu). Peserta dilepas Bupati...

Pulihkan Semangat Anak Pascabencana, Himpunan Mahasiswa Prodi Hukum UNIKI Gelar Festival Permainan Tradisional di...

0
KABAR BIREUEN, Juli – Permainan tradisional tak sekadar menjadi ajang perlombaan bagi anak-anak di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Festival permainan tradisional...

Kapolres Bireuen Pimpin Upacara Ziarah Nasional HUT ke-81 RI

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa— Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., memimpin upacara ziarah nasional di makam Kolonel (Purn) Husein Yusuf dan istrinya Letda (Purn)...

KABAR POPULER

Bupati Bireuen Kukuhkan 35 Anggota Paskibraka 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir, H, Mukhlis, ST mengukuhkan 35 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen 2026, di Aula Lama Setdakab...

215 Personel Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh Amankan Expo Hari Damai Aceh ‎

0
‎KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sebanyak 215 personel gabungan Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh diturunkan untuk mengamankan pelaksanaan Expo dalam rangka memperingati Hari...

Peringati Hari Damai Aceh, Dinsos Bireuen Santuni Keluarga Almarhum Nek Amat

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Memperingati Hari Damai Aceh, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bireuen menunjukkan kepedulian kepada keluarga almarhum Sunardi alias Nek Amat, salah seorang...

Calon Paskibraka Bireuen Gladi Bersih Upacara HUT ke-81 RI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen 2026 melakukan gladi bersih...

Polda Aceh Pastikan Situasi Usai Zikir Peringatan Hari Damai Aceh Ke-21 Kembali Kondusif

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh— Polda Aceh memastikan situasi setelah pelaksanaan zikir dalam rangka memperingati Hari Damai Aceh (HDA) ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda...