KABAR BIREUEN – Bunda PAUD sebagai simbol, sekaligus mitra utama dalam gerakan nasional PAUD berkualitas dan figur ibu yang merupakan tokoh sentral di setiap jenjang pemerintahan.

Kehadiran Bunda PAUD dapat memotifasi masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk melayani PAUD berkualitas.

Hal itu disampaikan Hj Nurjannah Ali, SE., MM, selaku Bunda PAUD Kabupaten Bireuen, dalam arahannya pada pembukaan Pelaksanaan Progam Peningkatan dan Pemerataan Mutu GTK PAUD melalui kemitraan (On Job Learning).

Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung di PAUD ZAMZAM Yayasan Bidjeh Nanggroe, Jalan Masjid, Gampong Geudong Geudong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Jumat (13/11/2020) pagi.

Kegiatan itu, menghadirkan Dr. TjiTji Wartisah M.Pd, (Fasilitator Kemendikbud Jakarta), Aan Hernaliah (Pengelola Data Kemendikbud Jakarta) dan Fauziah Nur S.Pd (Guru PAUD Inti dari Banda Aceh).

Dijelaskannya, sebagai prosesi tugas dari Bunda PAUD adalah melakukan kerja sama berkesinambungan dengan lembaga dan organisasi untuk mewujudkan PAUD berkualitas.

Disebutkan, dirinya merasa bangga dimana PAUD ZAMZAM dipercaya sebagai pelaksana progam peningkatan kemitraan membimbing 10 guru dari berbagai TK dalam wilayah Bireuen.

Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada guru dari PAUD Zamzam, yaitu Dona Siregar, SE, Herayanti, S.Psi., M.Psi serta Fitriani, S.Pd, atas prestasi yang mereka peroleh dua tahun berturut-turut mewakili Aceh ke tingkat nasional pada apresiasi GTK Guru PAUD, walau hanya meraih juara 3 dan juara harapan 2.

Nurjannah berharap, semoga kegiatan ini berjalan sukses, lancar sesuai ekspektasi, agar nantinya mampu mendidik anak bangsa menjadi penerus generasi yang bahagia, sekaligus meningkatkan penjagaan pengembangan Covid-19 dengan Prokes.

“Terima kasih kepada Dr. TjiTji Wartisah M.Pd, Aan Hernaliah dan Fauziah Nur S.Pd yang telah menyempatkan diri ke Bireuen. Sungguh ini merupakan kesempatan dan kebahagian terbesar bagi kami,” sebut istri Bupati Bireuen ini.

Sebelumnya, Pembina Yayasan Drs H Abdullah Amin, MM dalam laporannya menguraikan tentang pendirian PAUD serta pengembangannya dan berterima kasih telah mempercayakan PAUD ZAMZAM dalam pelaksanaan Program Peningkatan dan Pemerataan Mutu GTK Melalui Kemitraan.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Drs M Nasir, M.Pd mengatakan bahwa jumlah PAUD di Kabupaten Bireuen melebihi 300 Unit namun baru 10 PAUD yang mengikuti On Job Learning.

Dikatakan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan cikal bakal anak bangsa yang diawali dari fase emas menuju fase perkembangan berikutnya.

“Untuk itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, sangat mendukung dan berharap acara kemitraan ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di bidang PAUD, khususnya Kelompok Bermain,” katanya.

Diharapkan, seluruh guru IMBAS yang mengikuti program ini, dapat melaksanakan seluruh rangkaian diskusi Pendidikan ke depan, dengan merumuskan kurikulum Kelompok Bermain (KB).

Selain itu, peserta untuk berkolaborasi dan saling berbagi pengalaman terbaik dalam peningkatan mutu pembelajaran, agar semua harapan dalam memajukan pendidikan di Wilayah Bireuen terus bangkit,” jelasnya. (Herman Suesilo)

 

BAGIKAN