Selasa, 13 Januari 2026

Muhammad Arif: Peudada Butuh Pembangunan Infrastruktur yang Memadai

KABAR BIREUENPembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan dalam perkampungan di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, selama ini dinilai masih sangat kurang atau belum memadai.

“Ketertinggalan Peudada sudah sangat lama, karena tidak tersentuh pembangunan infrastruktur yang memadai. Kepada teman-teman dewan, saya selalu memohon penambahan anggaran untuk pembangunan infrastruktur di Kecamatan Peudada,” ungkap Drs Muhammad Arif, Wakil Ketua DPRK Bireuen, kepada Kabar Bireuen di ruang kerjanya, Selasa (30/1/2018).

Menurutnya, secara geografis ekonomi masyarakat Kecamatan Peudada, terbagi tiga, yaitu persawahan, tambak dan laut, ladang serta pegunungan.

“Kalau di sawah hasilnya padi. Di tambak dan laut hasilnya ikan. Kemudian, di ladang dan pegunungan menghasilkan palawija dan tanaman keras,” ujarnya.

Selama dirinya menduduki kursi DPRK Bireuen, Muhammad Arif telah mengupayakan pembangunan subsektor bidang tanaman pangan, seperti pembangunan jalan usaha tani dan saluran irigasi. Kemudian subsektor perikanan, telah tersedianya dermaga sandaran boat ikan di PPI Peudada.

“Sedangkan bidang perkebunan (palawija dan tanaman keras) masih menjadi PR saya berikutnya untuk membuka akses jalan ke kebun-kebun masyarakat yang ada di kawasan pegunungan,” urai politisi Partai Nanggroe Aceh (PNA) ini.

Politisi yang juga seniman ini menambahkan, Kecamatan Peudada selama ini dikenal dengan kawasan langganan banjir setiap tahun. Namun setelah ditangani secara serius, mulai tahun 2017 sudah bebas dari banjir.

“Untuk mencegah banjir, telah kita pasang 6 box cuvert di sepanjang jalan negara. Alhamdulillah, tahun lalu Peudada tidak lagi banjir. Semoga, sampai seterusnya kita akan bebas dari banjir,” imbuhnya.

Kemudian, untuk tahun 2018 dan 2019, di Kecamatan Peudada diharapkan pembangunan difokuskan menuntaskan pembangunan jaringan irigasi Aneuk Gajah Rhet dan jalan induk kabupaten.

“Pada tahun 2020 baru kita fokuskan pembangunan jalan usaha tani di areal pegunungan,” tandas Muhammad Arif. (Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

KABAR POPULER

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...