Rabu, 1 Juli 2026

Menjemput Kembali Empat Pulau Milik Aceh

KABAR BIREUEN – Perjuangan menjemput kembali empat pulau milik Aceh dari wilayah administrasi Sumatera Utara (Sumut) masih terus dilakukan Pemerintah Aceh. Keempat pulau itu yakni Mangkir Besar, Mangkir Kecil, Lipan dan Panjang.

Empat pulau itu adalah milik Aceh. Namun saat ini, berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Nomor 050-145 Tahun 2022, tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan dan Pulau, ditetapkan sebagai bagian dari wilayah administrasi Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut.

Terbaru, Jumat, 3 Juni 2022, Menteri Dalam Negeri melalui Dirjen Adm Wilayah menugaskan Tim dari kemendagri bersama Tim Pemerintah Aceh untuk melakukan verifikasi langsung ke pulau sengketa itu. Di sana Pemerintah Aceh memperlihatkan berbagai bukti otentik berupa bangunan dan dokumen surat serta foto yang dimiliki terkait kepemilikan empau pulau tersebut. Tak hanya tim Kemendagri, kunjungan ke pulau itu juga melibatkan berbagai unsur dari Pemprov Sumut dan Pemkab Aceh Singkil.

Di Pulau Panjang, di hadapan para rombongan, Pemerintah Aceh memperlihatkan berbagai jejak yang menunjukkan pulau itu milik Aceh. Ada tugu selamat datang yang dibangun Pemkab Aceh Singkil dan tugu berkoordinat yang dibangun oleh Dinas Cipta Karya dan Bina Marga tahun 2012. Juga ada rumah singgah dan mushalla yang dibangun Pemkab Singkil tahun 2012, serta dermaga yang dibangun Pemkab Singkil tahun 2015.

Bukti berupa dokumen juga diserahkan pada saat itu, baik dari Pemerintah Aceh maupun Pemkab Singkil. Dokumen itu seperti peta kesepakatan antara Gubernur Aceh dan Gubernur Sumatera Utara yang disaksikan oleh Mendagri tahun 1992. Peta dokumen itu menggambarkan garis batas laut dimana ke empat pulau itu masuk ke dalam wilayah Aceh.

Selain itu juga diserahkan bukti administrasi kepemilikan dermaga (KIB C), surat-surat terkait kepemilikan hak milik atas tanah tahun 1965, dan sejumlah dokumen lainnya.

Sementara di Pulau Mangkir Kecil, tim verifikasi menemukan prasasti yang menerangkan Pulau Mangkir Kecil milik Aceh. Prasasti ini dibangun Agustus 2018, untuk menguatkan tugu yang berada agak ke tengah pulau yang dibangun Pemkab Aceh Singkil tahun 2008, yang bertuliskan selamat datang di Kabupaten Aceh Singkil Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Tentu saja kita perlu bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh tim survey baik dari Provinsi maupun Kabupaten Aceh Singkil. Kita perlu memberi apresiasi kepada Bupati, Sekda dan Asisten 1 Aceh Singkil yang memberikan dukungan penuh dalam survey tersebut.

Demikian juga dengan Dandim, Kajari, Kapolres serta SKPK Aceh Singkil atas dukungan penuh seluruh tim melakukan survey ini. Bahkan semuanya siap untum melawan prakiraan cuaca BMKG yang tidak menentu.

Semoga dengan usaha dan doa bersama keempat pulau tersebut kembali ke Aceh. Tentu ikhtiar kita belum berhenti di sini, kita terus mengawal sampai dengan rapat final yang akan dijadwalkan dalam waktu dekat dan memastikan keempat pulau tersebut kembali ke Aceh. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, DPMPTSP Bireuen Gelar Sosialisasi Rekomendasi Kebijakan Sektor Usaha Tahun 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bireuen, menggelar Sosialisasi Rekomendasi Kebijakan Sektor...

Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Wabup Bireuen Perkuat Sinergi dengan Polri

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. Razuardi, M.T., menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung khidmat di Mapolres Bireuen, Rabu...

Aksi Donor Darah Mahasiswa Arsitektur Umuslim, Terkumpul 40 Kantong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HIMARU) Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) berhasil mengumpulkan 40 kantong darah dalam kegiatan donor darah bertajuk "Arsitektur...

Polda Aceh Ungkap 334 Kasus Curat, Curas dan Curanmor dalam Kurun Waktu Enam Bulan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh melalui Ditreskrimum dan Ditreskrimsus memaparkan hasil pengungkapan berbagai tindak pidana, mulai dari kasus pencurian dengan pemberatan (curat),...

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX Medan, Raih Penghargaan dari Panitia

0
KABAR BIREUEN, Medan – Penampilan Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung pada ajang Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 di...

KABAR POPULER

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX Medan, Raih Penghargaan dari Panitia

0
KABAR BIREUEN, Medan – Penampilan Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung pada ajang Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 di...

Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Wabup Bireuen Perkuat Sinergi dengan Polri

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. Razuardi, M.T., menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung khidmat di Mapolres Bireuen, Rabu...

Aksi Donor Darah Mahasiswa Arsitektur Umuslim, Terkumpul 40 Kantong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HIMARU) Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) berhasil mengumpulkan 40 kantong darah dalam kegiatan donor darah bertajuk "Arsitektur...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...