Menjemput Kembali Empat Pulau Milik Aceh

KABAR BIREUEN – Perjuangan menjemput kembali empat pulau milik Aceh dari wilayah administrasi Sumatera Utara (Sumut) masih terus dilakukan Pemerintah Aceh. Keempat pulau itu yakni Mangkir Besar, Mangkir Kecil, Lipan dan Panjang.

Empat pulau itu adalah milik Aceh. Namun saat ini, berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Nomor 050-145 Tahun 2022, tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan dan Pulau, ditetapkan sebagai bagian dari wilayah administrasi Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut.

Terbaru, Jumat, 3 Juni 2022, Menteri Dalam Negeri melalui Dirjen Adm Wilayah menugaskan Tim dari kemendagri bersama Tim Pemerintah Aceh untuk melakukan verifikasi langsung ke pulau sengketa itu. Di sana Pemerintah Aceh memperlihatkan berbagai bukti otentik berupa bangunan dan dokumen surat serta foto yang dimiliki terkait kepemilikan empau pulau tersebut. Tak hanya tim Kemendagri, kunjungan ke pulau itu juga melibatkan berbagai unsur dari Pemprov Sumut dan Pemkab Aceh Singkil.

Di Pulau Panjang, di hadapan para rombongan, Pemerintah Aceh memperlihatkan berbagai jejak yang menunjukkan pulau itu milik Aceh. Ada tugu selamat datang yang dibangun Pemkab Aceh Singkil dan tugu berkoordinat yang dibangun oleh Dinas Cipta Karya dan Bina Marga tahun 2012. Juga ada rumah singgah dan mushalla yang dibangun Pemkab Singkil tahun 2012, serta dermaga yang dibangun Pemkab Singkil tahun 2015.

Bukti berupa dokumen juga diserahkan pada saat itu, baik dari Pemerintah Aceh maupun Pemkab Singkil. Dokumen itu seperti peta kesepakatan antara Gubernur Aceh dan Gubernur Sumatera Utara yang disaksikan oleh Mendagri tahun 1992. Peta dokumen itu menggambarkan garis batas laut dimana ke empat pulau itu masuk ke dalam wilayah Aceh.

Selain itu juga diserahkan bukti administrasi kepemilikan dermaga (KIB C), surat-surat terkait kepemilikan hak milik atas tanah tahun 1965, dan sejumlah dokumen lainnya.

Sementara di Pulau Mangkir Kecil, tim verifikasi menemukan prasasti yang menerangkan Pulau Mangkir Kecil milik Aceh. Prasasti ini dibangun Agustus 2018, untuk menguatkan tugu yang berada agak ke tengah pulau yang dibangun Pemkab Aceh Singkil tahun 2008, yang bertuliskan selamat datang di Kabupaten Aceh Singkil Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Tentu saja kita perlu bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh tim survey baik dari Provinsi maupun Kabupaten Aceh Singkil. Kita perlu memberi apresiasi kepada Bupati, Sekda dan Asisten 1 Aceh Singkil yang memberikan dukungan penuh dalam survey tersebut.

Demikian juga dengan Dandim, Kajari, Kapolres serta SKPK Aceh Singkil atas dukungan penuh seluruh tim melakukan survey ini. Bahkan semuanya siap untum melawan prakiraan cuaca BMKG yang tidak menentu.

Semoga dengan usaha dan doa bersama keempat pulau tersebut kembali ke Aceh. Tentu ikhtiar kita belum berhenti di sini, kita terus mengawal sampai dengan rapat final yang akan dijadwalkan dalam waktu dekat dan memastikan keempat pulau tersebut kembali ke Aceh. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Raih Nilai Tertinggi, Mahasiswa UNIKI Juara 1 MTQ Maulid Fest 2026 di Malang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen, Aceh, T. Khairun Navis, menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Musabaqah Tilawatil...

Jaga Keamanan dan Ketertiban, Personel Polsek Samalanga Patroli di Kawasan Pasar serta Pusat Keramaian

0
KABAR BIREUEN, Samalanga -Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Samalanga, Kabupaten Bireuen melaksanakan patroli di kawasan pasar dan pusat keramaian, Selasa,...

Dua orang Meninggal, Satlantas Polres Bireuen Olah TKP Kecelakaan Bus Putra Pelangi dengan Isuzu...

0
KABAR BIREUEN,Samalanga— Unit Laka Lantas Satlantas Polres Bireuen menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kecelakaan lalu lintas antara Bus Putra Pelangi dengan mobil Pick...

Ketua PMI Bireuen Santuni Puluhan Anak Yatim dan Fakir Miskin di Gandapura

0
KABAR BIREUEN, Gandapura – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., menyantuni puluhan anak yatim dan fakir miskin dalam rangkaian...

Keuchik Noh Anggota DPRK Bireuen Serahkan Bantuan Mualem kepada Warga Miskin di Peusangan dan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Anggota DPRK Bireuen, M. Yunus alias Keuchik Noh, bersama Pasukan Rungkhom menyerahkan bantuan dari Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf (Mualem), kepada...

KABAR POPULER

SSB Bijeh Mata U-10 dan U-12 Cot Rabo akan Berlaga pada Kompetisi Soccer Junior...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pembina Utama Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata yang juga sebagai Kepala Disporapar Bireuen, Muhammad Al Muttaqin, S.Pd.,M.Pd, melepas...

Dua orang Meninggal, Satlantas Polres Bireuen Olah TKP Kecelakaan Bus Putra Pelangi dengan Isuzu...

0
KABAR BIREUEN,Samalanga— Unit Laka Lantas Satlantas Polres Bireuen menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kecelakaan lalu lintas antara Bus Putra Pelangi dengan mobil Pick...

Menang 4-1 atas SSB Barona, PSSB Bireuen Lolos ke Final Piala Soeratin Aceh U-13

0
KABAR BIREUEN, Sigli — PSSB Bireuen memastikan langkahnya ke final Piala Soeratin PSSI Aceh U-13 2026 setelah menundukkan SSB Barona Banda Aceh dengan skor...

Keuchik Noh Anggota DPRK Bireuen Serahkan Bantuan Mualem kepada Warga Miskin di Peusangan dan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Anggota DPRK Bireuen, M. Yunus alias Keuchik Noh, bersama Pasukan Rungkhom menyerahkan bantuan dari Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf (Mualem), kepada...

Ketua PMI Bireuen Santuni Puluhan Anak Yatim dan Fakir Miskin di Gandapura

0
KABAR BIREUEN, Gandapura – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., menyantuni puluhan anak yatim dan fakir miskin dalam rangkaian...