Kamis, 22 Januari 2026

Melalui Advokasi RDPG, 9 Disabilitas dan Lansia di Simpang Mamplam Terima Alat Bantu

KABAR BIREUEN-Relawan Duek Pakat Gampong (RDPG) di Simpang Mamplam berhasil mengadvokasi alat bantu untuk sembilan disabilitas dan lansia dari enam gampong dampingan Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) di Simpang Mamplam, K600abupaten Bireuen, Selasa (16/1/2018).

RDPG merupakan komunitas yang dibentuk oleh mitra KOMPAK yaitu LSM Gerakan Anti Korupsi (GeRAK), dalam program The Asia Foundation- Social Accountability and Public Participation (TAF- SAPP).

Serah terima secara simbolis dilakukan di kantor Kecamatan Simpang Mamplam, yang turut dihadiri Dewi Utari (Dinas Sosial), DPRK Bireuen (Suhaimi Hamid dan Syauqi Futaqi), Israwati M. Kes (Dinkes), kepala Puskesmas, keuchik gampong dampingan dan Camat Simpang Mamplam.

Camat Simpang Mamplam, Erri Seprinaldi S.STP, M.Si mengakui kerja sosial seperti ini patut dicontoh. Mereka menjadi bagian penting dalam perubahan di gampong.  Tak hanya sekedar bicara, namun juga dibarengi dengan tindakan sebagai wujud partisipasi publik dan akuntablitas sosial.

“Selaku Camat, saya sangat bangga, jika ada relawan yang mau bekerja bukan hanya materil di depan, tapi mengutamakan nilai moral dan sosial,” tegasnya.

Selanjutnya turut ditambahkan apresiasi kepada KOMPAK dan mitra yang telah meningkatkan kapasitas pengetahuan masyarakatnya, sehingga masyarakat berani mengambil sikap untuk mengadvokasi kebutuhan kelompok rentan.

Lutthoifah salah satu relawan, menyampaikan apresiasi kepada pihak yang sudah memberikan bantuan tersebut, baik pemerintah maupun donatur lainnya.

Sejauh ini RDPG berkolaborasi dengan Perkumpulan ADO, Lembaga Peduli Dhuafa Aceh (LPDA), alumni DTN 439 Polres Bireuen, dan kontribusi penuh dari Dinas Sosial Bireuen.

“Keberhasilan ini didasari kami membangun jejaring dengan Perkumpulan ADO, kemudian kami sharing informasi sehingga beberapa diantaranya kami memperoleh bantuan dalam bentuk dana. Ada juga yang dalam bentuk barang, dan juga jaringan baru,” kata perempuan kelahiran Gampong Meunasah Asan tersebut penuh semangat.

Disebutkannya, jika bantuan berupa dana maka dibentukkan dalam barang. Bentuk barang yang berhasil diadvokasi berupa tujuh kursi roda dan dua tongkat.

Penerima berasal dari enam gampong dampingan, dan untuk tahap ini penerima berdasarkan data yang sudah ada pada RDPG, belum semua diadvokasi, karena masih banyak data yang perlu ditindaklanjuti.

Bagi RDPG ini masih menjadi langkah awal, komitmen penuh untuk terus dilanjutkan sampai semua kebutuhan masyarakat marjinal terpenuhi. Dukungan dari lintas pihak agar gerakan sosial ini diharapkan berkelanjutan, menjadi tombak utama mewujudkan perubahan. (REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Donorkan Darah Capai 59 Kali, Warek III UNIKI Terima Penghargaan Kemanusiaan dari Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dedikasi tanpa henti dalam aksi kemanusiaan mengantarkan Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M.,...

Berjalan Kaki Puluhan Kilometer, Mahasiswa UNIKI Hadirkan Pendidikan dan Trauma Healing ke Pelosok Aceh...

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tengah - Mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen menunjukkan dedikasi luar biasa dengan menembus medan ekstrem demi menghadirkan pendidikan bagi...

Harga Emas di Bireuen Hari Ini Tembus Rp7,7 Juta per Mayam

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Harga emas dengan satuan per mayam hari ini, Kamis (22/1/2026) tembus Rp7.700.000. Harga tersebut terus merangkak naik dalam satu bulan terakhir...

Didampingi HRD, Menteri PU Groundbreaking Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan permanen Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang, Kabupaten Bireuen,...

Diduga Korupsi Dana Operasional Rp1,1 Miliar, Bendahara DPMGP-KB Bireuen Ditahan Kejaksaan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menahan AM, Bendahara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Kabupaten Bireuen. Penetapan...

KABAR POPULER

Diduga Korupsi Dana Operasional Rp1,1 Miliar, Bendahara DPMGP-KB Bireuen Ditahan Kejaksaan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menahan AM, Bendahara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Kabupaten Bireuen. Penetapan...

Didampingi HRD, Menteri PU Groundbreaking Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan permanen Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang, Kabupaten Bireuen,...

Analisis Kebijakan Bupati Bireuen dalam Pembangunan Hunian Tetap

0
Oleh: M. Zubair ASN Pemkab Bireuen, Warga di Daerah Terdampak Banjir BENCANA alam berupa banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Bireuen tidak hanya menyisakan kerusakan...

Harga Emas di Bireuen Hari Ini Tembus Rp7,7 Juta per Mayam

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Harga emas dengan satuan per mayam hari ini, Kamis (22/1/2026) tembus Rp7.700.000. Harga tersebut terus merangkak naik dalam satu bulan terakhir...

Baju Baru dari Faridah Adam dan Senyum Bahagia Bocah Alue Kuta di Pengungsian

0
MUHAMMAD FARID berdiri di antara kerumunan pengungsi. Tangannya menggenggam erat baju baru yang baru saja diterimanya. Baju itu masih terlipat rapi, warnanya cerah, kontras...