Minggu, 17 Mei 2026

Mahasiswa UMMAH Jadi Duta Aceh di Malaysia, Jalani KKN Internasional Bersama Peserta dari 15 Negara

KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) kembali menorehkan langkah progresif dalam internasionalisasi pendidikan. Sebanyak sembilan mahasiswa UMMAH diberangkatkan untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Malaysia, menjalin kolaborasi lintas budaya bersama peserta dari lebih dari 15 negara, termasuk Uzbekistan, Tiongkok, negara-negara Timur Tengah, Eropa, dan Afrika.

Pemberangkatan mahasiswa tersebut merupakan bagian dari kerja sama strategis antara UMMAH dan Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia. Program ini berlangsung selama sebulan penuh, mulai 1 hingga 28 Mei 2025, dengan lokasi utama pengabdian di Kampung Jong Gerik, Perak, Malaysia.

Acara penglepasan mereka digelar di Kampus UMMAH, Bireuen, Selasa (29/4/2025). Dihadiri antara lain, Rektor UMMAH, Dr. Muharrir As’ari, Lc., M.Ag, jajaran wakil rektor, pimpinan lembaga kampus, serta perwakilan dari bidang Kemahasiswaan dan Humas.

BACA JUGA: UMMAH Gelar English Summer Camp Berskala Internasional di Takengon, Diikuti 19 Pelajar dari Thailand

Dalam sambutannya, Rektor UMMAH menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai representasi kampus, Aceh, bahkan Indonesia di kancah internasional.

“Anda adalah duta UMMAH, bahkan duta Aceh di kancah internasional. Jaga etika dan tunjukkan kepada dunia bahwa Anda berasal dari Serambi Mekkah,” pesan Dr. Muharrir.

Ketua Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Mutu Pendidikan (LP2MP), Barep Sarinauli, S.S., M.Pd, menambahkan, program ini bukan hanya sarana pengabdian masyarakat, tetapi juga media pembelajaran lintas budaya.

“KKN Internasional memberi ruang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan budaya Indonesia dan memperluas wawasan global. Jadilah duta kampus yang inspiratif dengan semangat kolaboratif dan kepedulian sosial,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Kantor Urusan Internasional UMMAH, Arrazi, B.Ed., M.Ed. Dia mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan nilai-nilai keseharian sebagai representasi budaya Indonesia.

BACA JUGA: UMMAH Perluas Peluang Magang Internasional di Rumah Sakit Ternama Malaysia 

“Jangan minder. Anda punya potensi luar biasa. Kedisiplinan, kebersihan, dan sopan santun menjadi cerminan dari budaya kita yang luhur,” begitu diingatkannya.

Menurut Arrazi, mahasiswa yang terlibat dalam program ini berasal dari berbagai program studi, di antaranya Pendidikan Khusus, Ilmu Komunikasi, Manajemen, Psikologi, dan Kesehatan Masyarakat. Selain KKN, masing-masing prodi juga akan menandatangani Implementing Agreement (IA) dengan UPSI, sebagai bagian dari penguatan kerja sama akademik internasional.

Melalui program ini, UMMAH menegaskan komitmennya dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman global sekaligus memperkenalkan budaya Aceh ke dunia. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mencetak lulusan yang berdaya saing internasional dan berwawasan multikultural. (Red)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Lantik Pengurus Tastafi, Abu Mudi Serukan Penguatan Ahlussunnah wal Jamaah

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (15/5/2026) malam, saat ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Syech Hasanoel...

SSB Bijeh Mata Bireuen Juara Sumbagut, Tim U-10 dan U-12 Raih Tiket ke Tingkat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sukses mengharumkan nama Aceh, setelah tim usia...

Saat Regulasi Plastik Jalan Sendiri, Tanpa Ekosistem

0
Oleh: Galuh Rachman Yudhistira Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta Rachmanyudhistira40@gmail.com SETIAP hari, ratusan ribu kantong plastik berakhir di tempat pembuangan sampah. Bukan karena masyarakatnya tidak tahu bahaya plastik....

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haytar mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

KABAR POPULER

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

SSB Bijeh Mata Bireuen Juara Sumbagut, Tim U-10 dan U-12 Raih Tiket ke Tingkat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sukses mengharumkan nama Aceh, setelah tim usia...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Saat Regulasi Plastik Jalan Sendiri, Tanpa Ekosistem

0
Oleh: Galuh Rachman Yudhistira Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta Rachmanyudhistira40@gmail.com SETIAP hari, ratusan ribu kantong plastik berakhir di tempat pembuangan sampah. Bukan karena masyarakatnya tidak tahu bahaya plastik....

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haytar mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan...