Rabu, 22 April 2026

Kuala Pawon Tertutup Pasir, 120 Hektar Tambak Masyarakat Terancam Gagal Panen

KABAR BIREUEN – Tokoh masyarakat Kemukiman Ulee Kuta, Kecamatan Jangka, mengharapkan, agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menormalisasi Kuala Pawon yang sudah tertutup pasir. Jika tidak segera ditangani, sekitar 120 hektar tambak milik masyarakat terancam gagal panen.

Demikian diutarakan Ismuil dan Salahuddin yang didampingi sejumlah tokoh masyarakat Kemukiman Ulee Kuta, Kecamatan Jangka kepada Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen, Muhammad Nasir, SP, di Kuala Pawon, Rabu (11/10/2017).

Menurut tokoh masyarakat tersebut, Kuala Pawon yang terletak di antara Gampong Punjoet dan Gampong Alue Kuta, telah lima kali dikeruk, baik dibiayai ABPK, APBA maupun swadaya masyarakat setempat.

“Namun setelah dikeruk tidak lama bertahan, karena tidak ada pengaman bibir pantai, sehingga di saat air laut pasang ditutupi kembali oleh pasir,” jelasnya.

Karena itu, lanjut tokoh masyarakat tersebut, pihaknya sangat mengharapkan kepada pemerintah dapat menangani pengerukan kuala agar sirkulasi antara air laut dengan air tawar lancar.

“Kalau tidak segera dilakukan normalisasi kuala ini, dikhawatirkan berdampak pada tambak masyarakat dan meluap air dari kuala ketika musim hujan. Ini persoalan yang sudah bertahun-tahun,” ucap Ismuil yang diiyakan tokoh masyarakat lainnya.

Kalak BPBD Kabupaten Bireuen, Muhammad Nasir, SP, kepada tokoh masyarakat berjanji akan melaporkan permohonan pengerukan Kuala Pawon tersebut kepada Bupati Bireuen, H. Saifannur, S.Sos.

“Permintaan bapak-bapak akan saya sampaikan segera kepada bapak bupati,” ucap Muhammad Nasir.

Mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen ini kepada Kabar Bireuen mengungkapkan, untuk mengantisipasi dampak dari curah hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi terendamnya kawasan penduduk sekitar Kuala Pawon, harus disegerakan normalisasi atau pengerukan kuala tersebut.

“Namun yang kita lakukan sifatnya sementara, bukan penanganan permanen. Paling-paling akan bertahan tiga sampai enam bulan setelah dikeruk. Dan jika air laut pasang, kuala ini akan tertutup kembali,” ungkapnya.

Menurut Muhammad Nasir, perhitungan secara non tehknis pengerukan mulut Kuala Pawon membutuhkan 105 jam efektif kerja alat eskavator. “Dan ini bukan untuk penanganan permanen,” tegas Muhammad Nasir. (Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Ratusan Guru SD di Bireuen Ikuti Diklat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ratusan guru Bimbingan Konseling (BK) jenjang SD dalam Kabupaten Bireuen, mengikut Diklat Bimbingan Konseling dan Pendidikan Nilai untuk Guru Kelas. Kegiatan...

Ismunandar Jabat Sekda Bireuen, Bupati Mukhlis Tunjuk Alfian Sebagai Plt Kadis Sosial 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Bupati Bireuen, Ir H. Mukhlis, ST menunjuk Dr Alfian, MPd sebagai...

Bupati Bireuen Buka Ruang Kritik, Siap Bentuk Unit Pengaduan Publik dan Perkuat Transparansi Anggaran

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST menegaskan komitmennya membuka ruang kritik dan saran dari masyarakat sipil, termasuk aktivis antikorupsi, sebagai...

Jasa Raharja dan Satlantas Polres Bireuen Gelar Pelatihan PPGD dan Keselamatan Berlalu Lintas di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dalam upaya meningkatkan kesadaran serta keterampilan masyarakat dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja bersama Satlantas Polres Bireuen menggelar...

KAHMI Bireuen Harap Alokasi Dana TKD Bireuen Harus Tepat Sasaran dan Akuntabel

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Koordinator Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Daerah (MD KAHMI) Bireuen, Asnawi, berharap agar tambahan anggaran Transfer Ke Daerah (TKD)...

KABAR POPULER

Ismunandar Jabat Sekda Bireuen, Bupati Mukhlis Tunjuk Alfian Sebagai Plt Kadis Sosial 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Bupati Bireuen, Ir H. Mukhlis, ST menunjuk Dr Alfian, MPd sebagai...

Tiga Puskesmas di Bireuen Dapat Ambulans Baru, Fokus Penanganan Gawat Darurat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima bantuan tiga unit ambulans dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) untuk memperkuat layanan kegawatdaruratan...

Lantik Ismunandar sebagai Sekda, Bupati Bireuen: Sudah Sesuai Prosedur dan Ketentuan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Ismunandar, S.T., M.T., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen, dalam sebuah...

KAHMI Bireuen Harap Alokasi Dana TKD Bireuen Harus Tepat Sasaran dan Akuntabel

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Koordinator Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Daerah (MD KAHMI) Bireuen, Asnawi, berharap agar tambahan anggaran Transfer Ke Daerah (TKD)...

Jasa Raharja dan Satlantas Polres Bireuen Gelar Pelatihan PPGD dan Keselamatan Berlalu Lintas di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dalam upaya meningkatkan kesadaran serta keterampilan masyarakat dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja bersama Satlantas Polres Bireuen menggelar...