KABAR BIREUEN- Komunitas Kami Peduli Bireuen (KPB) kembali menyalurkan santunan untuk anak yatim warga miskin yang membutuhkan uluran tangan.
Bantuan berupa santunan kali ini diserahkan kepada Zahri Husni (16) warga Desa Juli Meunasah Tambo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen dan Rizki Nazila, warga Gampong Lipah Rayeuk, kecamatan Jeumpa, Bireuen.
Bantuan yang diserahkan KPB kepada Zahri Husni merupakan bagian program Pasokan beras untuk santri (pasutri) yang sudah ebberapa kali dilaksanakan setiap Jumat.
Saat ini, Zahri sedang menuntut ilmu di Mts Nurul Quran Geulumpang Meujim-Jim, Juli.
“Saat berusia 6 tahun ayah Zuhri meninggal dunia. Ibunya sudah tua dan sakit-sakitan, jadi tak bisa bekerja lagi untuk memenuhi kebutuhan pendidikan Zuhri. Bantuan dari pemerintah juga belum pernah diterima,” sebut koordinator KPB, Bripka Deni Putra SE,MM yang mengantarkan langsung bantuan, Jumat pagi (2/1/2020).
Bantuan berupa satu zak beras dan uang Rp 500 ribu tersebut diserahkan kepada Zuhri di Mts Nurul Quran Gampong Meujim-Jim, Kecamatan Juli.
Pada hari yang sama, KPB juga menyalurkan bantuan satu zak beras dan uang tunai Rp 500 ribu untuk Rizki Nazila.
Gadis yatim dari keluarga kurang mampu tersebut mengalami kelumpuhan, sebelumnya sudah berobat kemana-mana, termasuk ke Banda Aceh, tapi belum sembuh juga.
Rizki Nazila hanya bisa terbaring saja di rumahnya akibat kelumpuhan tersebut.
“Kita akan selalu hadir untuk mereka yang membutuhkan. Kita akan terus peduli dan membantu sesama,” ucap Deni
KPB juga telah membantu kaki palsu untuk Mawardi, warga Kecamatan Makmur, Bireuen. (Ihkwati)










