Mahasiswa KKN Unimal memproduksi hand sanitizer alami
KABAR BIREUEN -Meski situasi sedang menghadapi pandemi Covid-19, mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe tetap lakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN).KKN menyesuaikan dengan skema yang telah dibuat oleh Universitas Malikussaleh agar tetap aman meski ditp tengah pandemi.

Seperti yang dilakukan oleh lima orang mahasiswa yang tergabung dalam kelompok KKN 149, mereka memilih menjalani skema KKN balik kampung, yaitu KKN di desa sendiri.

Kelompok yang beranggotakan Dewi Sartika, Maiza Zahrotul Jannah, Cut Ade Musfira, Cut Wardatul Ula, dan Cut Wardatussani ini mengisi KKN dengan membantu warga menangani  kondisi pandemi.

Salah satunya dengan  membuat hand sanitizer berbahan daun sirih dan jeruk nipis. Hand sanitizer ini nantinya akan dibagikan pada masyarakat  Gampong Lueng, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen.

Mahasiswa bimbingan Mutammimul Ula, S.Kom, M.Cs ini sengaja tidak menggunakan bahan kimiawi seperti alkohol.

Menurut mereka bahan alami seperti sirih lebih aman dan mudah diproduksi.

Sanitizer buatan Mahasiswa KKN Unimal

Ketua kelompok KKN, Dewi dalam rilisnya kepada Kabar Bireuen, Rabu (6/5/2020), mengatakan bahwa pembuatan hand sanitizer ini merupakan salah satu program KKN yang disesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini.

Menurutnya, hand sanitizer berbahan sirih ini dapat menjadi alternatif pencuci tangan yang murah dan mudah didapat oleh warga.

“Jadinya masyarakat tidak perlu khawatir akan kehabisan hand sanitizer, bahannya juga murah dan mudah didapat” ujarnya.

Kedepannya, mereka juga akan mengedukasi warga tentang cara pembuatan hand sanitizer dan tindakan preventif Corona lainnya agar nanti warga semakin siap menghadapi kondisi ini. (REL)

BAGIKAN