Keuhiek Pulo Ara Geudong Teungoh H Ridwan Aziz, SH bersama perangkat Gampong membagikan bantuan dana dan bahan sembako kepada para korban kebakaran Pulo Ara di Posko desa setempat Sabtu malam (28/3/2020).

KABAR BIREUEN– Keuchik Gampong Pulo Ara Geudong Teungoh  H Ridwan A Aziz,SH  membagikan dana masing-masing Rp 12 juta kepada 12 pemilik  rumah terbakar di Posko kebakaran Pulo Ara Sabtu malam (28/3/2020)

Disamping pembagian dana juga dibagikan bahan sembako antara lain dua sak beras kepada masing-masing pemilik rumah bahan-bahan lainnya yang bersumber dari sumbangan masyarakat.

Pembagian dana dan bahan sembako kepada 12 pemilik rumah terbakar turut dihadiri unsur Petua Tuha Peuet Nurdin Ismehram,  perangkat Gampong setempat serta seluruh pemilik rumah yang rumahnya terbakar sehubungan dengan berakhirnya masa panik dan penutupan dapur umum untuk para korban kebakaran.

Dikatakan, dapur umum untuk 17 Kk dan 66 jiwa korban kebakaran di Posko kebakaran sudah berakhir, masing-masing KK memasak sendiri bahan sembako dan membeli lauk pauk dengan dana yang telah dibagikan.

Sejak Sabtu malam (28/3/2020) seluruh bahan sembako dan dana bantuan masyarakat sudah habis dibagikan kepada 12 pemilik rumah yang rumahnya terbakar.

Pembagian sembako dan sejumlah dana untuk 12 pemilik rumah masih sangat terbatas untuk kebutuhan 17 KK dan 66 jiwa yang masih menempati  tenda darurat dan belum terbangunnya rumah tempat tinggal mereka.

Pihak panitia Posko Penerimaan bantuan kebakaran masing tetap dibuka sangat mengharapkan uluran tangan para dermawan untuk membantu kebutuhan hidup para korban kebakaran yang mulai menipis untuk disalurkan kepada mereka.

Pada kesempatan itu Keuchik H Ridwan A Aziz memimta kepada seluruh pemilik rumah terbakar untuk membersihkan puing-puing kebakaran  rumahnya masing-masing dan mengajukan usulan apakah rumahnya direhab atau dibangun baru untuk diusulkan kepada Pemkab Bireuen.

Para korban kebakaran sangat berterima kasih kepada Keuchik Pulo Ara bersama seluruh perangkat gampong yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada mereka.

“Saat ini kami sedang memikirkan rencana pembangunan kembali rumah korban terbakar jika mungkin akan dapat ditempati menjelang memasuki bulan suci Ramadhan,” harap korban kebakaran. (H.AR Djuli).

BAGIKAN