KABAR BIREUEN – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLdikti) Wilayah I Sumatera Utara (Sumut), Prof. Dr. Ibnu Hajar, Damanik, M.Si, mengisi kuliah umum di Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen.
Acara yang dibuka Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, MPd, ini berlangsung di Ruang Creatif Center Gedung M.A. Jangka, Rabu (1/12/2021).
Kuliah umum bertema Tranformasi Pendidikan Tinggi melalui Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) secara daring dan luring tersebut, mendapat sambutan antusias dari peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen Umuslim.
Di hadapan peserta, Prof. Dr. Ibnu Hajar Damanik, M.Si memaparkan, konsep MBKM yang sedang dijalankan pemerintah tersebut, sebagai upaya menghasilkan lulusan Perguruan Tinggi yang bisa menjawab tantangan SDM unggul di era Revolusi Industri 4.0 dan 5.0.
Menurut Ibnu Hajar, era sekarang teknologi digital telah mendominasi sistem interaksi dan transaksi yang didominasi big data, Artifical Intelligence, Cloud Computing dan IoT.
Trend dunia kerja menjadi acuan dalam layanan pembelajaran, untuk menyiapkan SDM unggul, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi transformasi pendidikan tinggi, dalam menyiapkan lulusannya.
“Sekaligus menjadi acuan pembelajaran untuk menyiapkan SDM unggul, profesional dan berkarakter,” papar Ibnu Hajar Damanik.
Disebutkan Ibnu Hajar, sasaran transformasi pendidikan tinggi untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills, wawasan keilmuan transdisiplin agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Menurutnya, profil lulusan generasi abad 21 harus memiliki kemampuan kombinasi pengetahuan, disertai kemampuan komunikasi, kepekaan lintas budaya, membangun jaringan, ketrampilan dalam memecahkan permasalahan yang kreatif dan inovatif.
Selain itu, Ibnu Hajar yang juga dosen Unimed Sumut ini, memaparkan tentang 8 Indikator konsep MBKM.
Sebelumnya Rektor Uniuslim, Dr. Marwan, MPd, mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas kehadiran pemateri ke Universitas Almuslim di Matangglumpangduua.
Dalam kesempatan tersebut, Marwan meyampiakan tentang sejarah keberadaan kampus Universitas Almuslim Peusangan serta sejumlah pencapaian dan prestasi umuslim selama ini.
Selain itu, dia juga memaparkan tentang pencapaian akreditasi kampus dan sejumlah prodi di lingkup Umuslim. Yang sangat membanggakan lagi, di Umuslim ada prodi yang nilai akreditasinya A (Unggul) yaitu Prodi PGSD.
“Sekarang sangat konsen menjalankan konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) agar dapat tercapainya delapan Indikator Utama (IKU) sesuai program dan harapan pemerintah,” ujar Marwan.
Kuliah umum secara luring tersebut diikuti para dekan, kepala prodi, dosen, dan sejumlah mahasiswa dengan antusias. (Rel)










