Kemensos RI Salurkan Jadup untuk Pengungsi Rohingya di SKB Bireuen

KABAR BIREUEN-Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan jatah Hidup (jadup) kepada pengungsi Rohingya di Kamp Pengungsian Gedung SKB Bireuen,  berupa uang tunai Rp 10 ribu perorang untuk 80 orang pengungsi selama 45 hari ke depan.

Bantuan diserahkan perwakilan Direktorat Jenderal Bencana Sosial Kemensos RI, Lenita, didampingi Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Dinas Sosial (Dinsos) Aceh, Rohaya Hanum mewakili Kepala Dinas Sosial Aceh Drs Alhudri MM atas perintah dari Plt Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT,  diterima Kepala Dinas Sosial Bireuen Drs Murdani, Sabtu, (29/12/2018).

Kepala Seksi PSKBS Dinsos Aceh,  Rohaya Hanum mengatakan, bantuan tersebut merupakan realisasi dari permohonan Pemerintah Aceh melalui Dinsos Aceh ke Kemensos RI beberapa waktu lalu.

“Saat itu Dinsos Aceh selain bersurat juga menemui langsung pihak Kemensos RI untuk membantu pengungsi Rohingya di Bireuen,” sebutnya.

Dikatakan Rohaya, beberapa bulan lalu, Pemerintah Aceh sudah pernah menyurati bahkan menemui langsung pihak Kemensos untuk meminta bantuan untuk Rohingya.

“Terima kasih atas bantuan jadup ini kepada pihak Kemensos RI yang sudah mau menyahuti permohonan Pemerintah Aceh untuk bisa meringankan beban Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Bireun dalam membantu penanganan Pengungsi Rohingya,” ucapnya.

Rohaya berharap, bantuan yang diberikan oleh Kemensos RI tak hanya berupa Jadup semata, namun juga ada bantuan-bantuan serta mekanisme lain untuk meringankan beban anggaran yang selama ini menjadi tanggung jawab Pemkab Bireuen dan Pemerintah Aceh.

“Kita berharap bantuan ini akan terus lanjut. Terkait status pengungsi Rohingya yang ada di kamp pengungsiaan di Bireuen, kita serahkan ke Pemerintah Pusat,” katanya.

Sebelumnya, saat meninjau pengungsi Rohingya di Gedung SKB Bireuen, 12 Desember 2018 lalu, Sekretaris Dinas Sosial Aceh Devi Riansyah AKs MSi  menilai pemerintah pusat masih abai terkait penanganan pengungsi Rohingya tersebut.

Padahal, katanya, Pemerintah Aceh sudah berulangkali menyurati kementerian terkait, bahkan Plt Gubernur Aceh Bapak Nova Iriansyah juga sudah menyurati kementerian Luar Negeri, Kementerian Sosial, Kementerian Hukum dan HAM, dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, namun hingga saat ini belum ada respon apapun.

“Sesuai aturannya, penanganan masyarakat luar negeri yang terdampar di suatu negara seperti warga Rohingya yang terdampar di Aceh adalah tanggung jawab Kementerian Hukum dan HAM melalui Keimigrasian, dan IOM sebagai organisasi internasional yang menangani terkait pengungsi,” jelasnya.

Pemerintah Aceh, sebutnya lagi, tidak punya kewenangan apapun. Apalagi pihaknya tidak ada dana untuk pembiayaan makan dan kebutuhan mereka. selama ini bantuan yang diberikan  karena pertimbangan kemanusiaan. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Dosen dan Mahasiswa Faperta UNIKI Latih Peternak Manfaatkan Limbah Pertanian sebagai Pakan Alternatif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Limbah pertanian yang selama ini kerap dianggap sebagai sisa produksi ternyata dapat diolah menjadi bahan pakan ternak alternatif. Potensi tersebut...

Sukses Gelar Muscab VI, Azwar Nyak Hasan Kembali Terpilih Sebagai Ketua KB PII Bireuen 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Azwar Nyak Hasan kembali terpilih Ketua Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Kabupaten Bireuen periode kedua, 2026–2030 dalam Musyawarah...

Muslim Armas Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda Periode 2026–2030

0
KABAR BIREUEN, JAKARTA– Ir. H. Muslim Armas kembali terpilih sebagai ketua umum Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PP TIM) untuk periode 2026–2030. Dia terpilih dalam...

Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi: Kepemimpinan Berjalan Baik

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Pemerintahan Aceh berjalan dengan baik di bawah kepemimpinan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) – Wakil Gubernur (Wagub) Aceh Fadhullah...

Perkuat Peran Orang Tua Siswa dalam Pendidikan, SD Sukma Bangsa Bireuen Jalankan Program PTA

0
KABAR BIREUEN, Birruen – SD Sukma Bangsa Bireuen memperkuat keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan siswa melalui program Parent Teacher Association (PTA). Program ini...

KABAR POPULER

Dua Pemuda Diciduk Polres Bireuen, Kedapatan Miliki 2,4 Gram Sabu

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Dua pemuda berinisial MZ (26) warga Geulumpang Tiga Pidie dan HS (24) warga Jangka Bireuen diamankan di Mapolres Bireuen karena kedapatan memiliki...

Bupati Bireuen Lepas Ratusan Rider Ikuti Event Jaya Sakti Trail Adventure 2026

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang - Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, ST, secara resmi membuka Event Jaya Sakti Trail Adventure atau Trabas 2026, dalam rangka...

Sukses Gelar Muscab VI, Azwar Nyak Hasan Kembali Terpilih Sebagai Ketua KB PII Bireuen 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Azwar Nyak Hasan kembali terpilih Ketua Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Kabupaten Bireuen periode kedua, 2026–2030 dalam Musyawarah...

Kandaskan Kuala Nanggroe FC 6-3, PSSB Bireuen Melaju ke Semifinal Piala Soeratin Aceh U-13

0
KABAR BIREUEN, Sigli – PSSB Bireuen kembali menunjukkan performa gemilang pada Piala Soeratin PSSI Aceh U-13 2026. Laskar Batee Kureng itu mengandaskan Kuala Nanggroe...

Bappeda Bireuen Gandeng UNIKI, Siapkan Riset untuk Solusi Persoalan Pembangunan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bireuen menjajaki kolaborasi penelitian dengan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) untuk menghasilkan riset yang...