KABAR BIREUEN – Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, menerima penyaluran bantuan cash for work (CFW) atau Program Padat Karya Tunai untuk Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dengan bantuan total senilai total Rp 1,5 miliar. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Gampong Kuala Pidie, Kecamatan Kota Sigli, pada Kamis, 30 September 2021.

CFW atau Program Padat Karya Tunai merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat desa, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak Covid-19.

Bantuan bersifat produktif yang dapat memberikan tambahan atau pendapatan serta meningkatkan daya beli dan mengurangi kemiskinan. Bantuan tersebut diterima oleh lima gampong yang masing-masing menerima Rp 300 juta.

Gampong penerima adalah Gampong Kuala Pidie, Gampong Pasi Peukan Baro, Gampong Meunasah Peukan, Gampong Tanjung Krueng dan Blok Bengkel.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 60 orang peserta dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Juga turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Pidie Mukhsalamina, ST, dan seluruh Forkompida Pidie.

Koordinator Kota Program Kotaku Kabupaten Pidie M Ady Iswandy menjelaskan melalui kegiatan Cash For Work (CFW), bertujuan untuk memberikan bantuan tunai dalam bentuk upah tenaga kerja kepada masyarakat terdampak Covid-19 yang mengalami putus hubungan kerja (PHK) dan masyarakat yang mengalami penurunan atau kehilangan pendapatan.

“Untuk memulihkan perekonomian masyarakat atau mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi pasca Covid-19, khususnya di perkotaan, serta membantu pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional dan meningkatkan daya beli masyarakat terdampak Covid-19,” paparnya.

Ditambahkannya, kegiatan CFW juga bertujuan terpeliharanya aset infrastruktur yang dibangun program Kotaku melalui pemeliharaan dan perbaikan.

Selain itu lanjutnya, kegiatan ini juga bersifat padat karya tunai dengan tujuan utamanya adalah membantu perekonomian masyarakat yang terdampak masa pandemik Covid-19, juga memfasilitasi adanya perbaikan infrastruktur dalam bentuk pemeliharaan pada kegiatan infrastruktur yang pernah terbangun pada tahun 2006-2016 melalui fasilitasi program yang sama.

“Kotaku diharapkan menjadi “platform kolaborasi” yang mendukung penanganan permukiman kumuh di Kecamatan Kota Sigli Kabupaten Pidie dan dilakukan secara bersama dengan berbagai sektor yaitu pemerintah daerah, swasta dan pihak lainya dalam penanganan permukiman kumuh,” urai M Ady Iswandy.

Dilanjutkannya, untuk kegiatan hari ini pada tataran serah terima kegiatan BPM CFW yang telah difasilitasi dalam pelaksanaan pada setiap gampong.

“Harapan kami, semoga kegiatan rehabilitasi infrastruktur melalui BPM (Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat) atau CFW (Cash For Work) yang telah dilaksanakan ini dapat dijaga bersama. Baik dalam pemeliharaan infrastrukturnya, serta optimalisasi dalam keberlanjutan perawatan infrastruktur oleh Kelompok Pemanfaat dan Pemeliharaan (KPP) serta seluruh masyarakat yang ada di gampong, sehingga dalam penanganan kawasan kumuh di Kabupaten Pidie dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” demikian pungkasnya. (Wir)