Sabtu, 2 Mei 2026

HRD Ingatkan Kembali Sejumlah Aspirasi Strategis Masyarakat Aceh, Begini Tanggapan Menteri PUPR

KABAR BIREUEN – Anggota Komisi V DPR RI asal Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), mengingatkan kembali Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beserta jajarannya, untuk menindaklanjuti sejumlah usulan pembangunan infrastruktur strategis di Aceh.

Hal itu disampaikannya dalam rapat dengar pendapat antara Kementerian PUPR dengan Komisi V di Gedung Nusantara, Jakarta, Rabu (24/6/2020). Rapat tersebut membahas Pendahuluan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2021.

Dalam kesempatan itu, HRD menyoroti kembali pembangunan jalan menuju ke Makam Pahlawan Nasional, Cut Meutia di Aceh Utara. Sebelumnya, makam tersebut sudah dikunjungi Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Wamen PUPR), John Wempi Wetipo, pada bulan Februari 2020 lalu.

“Sangat menyesakkan hati kita ketika melihat kondisi jalan menuju ke Makam Cut Mutia yang rusak parah. Di mana letak penghargaan negara kepada beliau. Padahal, jasa beliau dalam berjuang memerdekakan bangsa ini sangat luar biasa. Makanya Bapak Menteri, kita berkewajiban memastikan bahwa negara hadir sebagai wujud penghargaan negara. Tolong diprioritaskan pembangunannya di tahun 2021,” tegas HRD, sembari mengingatkan, pembangunan jalan ke Makam Cut Meutia juga salah satu rekomendasi Komisi V saat kunjungan kerja ke Aceh Utara pada Desember 2019 silam.

Selain itu, HRD juga menyoroti tentang pembangunan jembatan Enang-Enang di Bener Meriah, jembatan evakuasi Lhokseumawe, Jembatan Peureulak di Aceh Timur, duplikasi jembatan Peudada dan pembangunan jalan dua jalur di Bireuen serta pelebaran jalan Kota Lhokseumawe-Aceh Utara, guna mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun.

“Khusus jembatan Peudada, posisinya sangat sakral, karena cuma satu-satunya penghubung antara Banda Aceh dan Medan di Pantai Timur Aceh. Jika jembatan ini roboh, bisa dipastikan ekonomi Aceh akan lumpuh dan lalu lintas akan macet total. Karena itu, harus kita antisipasi sedini mungkin, mengingat kondisi jembatan sekarang sudah berusia lebih dari 25 tahun,” jelas HRD.

Di Direktorat Jenderal Cipta Karya, HRD mengingatkan Menteri PUPR, terkait janji Presiden Joko Widodo yang akan membangun stadion representatif di Bireuen.

Dia menyatakan, saat menghadiri Kenduri Kebangsaan 22 Februari 2020 lalu, Presiden Jokowi menyampaikan, akan mengakomodir usulan masyarakat Bireuen tersebut dan meminta Menteri Basuki yang saat itu turut mendampingi presiden, untuk menindaklanjutinya.

Di samping itu, HRD juga menyampaikan tentang usulan rehabilitasi Mesjid Agung di Kabupaten Bireuen yang merupakan mesjid bersejarah. Sebab, Bireuen sebagai tempat Presiden Soekarno mengasingkan diri, setelah agresi Belanda kedua di DIY.

“Mesjid yang berada di pusat kota Bireuen tersebut, memiliki nilai sejarah penting bagi bangsa ini. Untuk itu, mohon Bapak Menteri memberikan diskresi khusus, supaya rehab mesjid tersebut dapat ditangani menggunakan APBN,” harap HRD, sambil menambahkan tentang usulan pembangunan pasar Idi yang sudah disampaikan sebelumnya kepada Direktur Jenderal Cipta Karya.

Bupati Bireuen periode 2012-2017 ini juga meminta Menteri untuk menindaklanjuti rekomendasi Komisi V saat kunjungan kerja ke Aceh Desember lalu, yaitu pembangunan pengaman pantai di Bireuen. Selain itu, ada juga usulan untuk pengaman tebing Krueng Peusangan serta rehab jaringan Irigasi Pante Lhong.

“Khusus untuk pengaman pantai dan sungai, kebutuhannya sangat mendesak. Sebab, kondisinya sangat membahayakan warga, karena abrasinya semakin memburuk. Jika tidak ditangani segera, maka akan menimbulkan kerugian yang lebih besar, baik itu resiko ekonomi maupun keselamatan warga,”  terang politisi PKB tersebut.

Selanjutnya, HRD juga meminta Menteri PUPR untuk mengejar target pembangunan sejumlah proyek multiyears di Aceh, termasuk waduk Keureuto, Daerah Irigasi Jambo Aye di Aceh Utara dan proyek rehabilitasi jaringan irigasi Baro Raya di Kabupaten Pidie yang terjadi penundaan pengerjaan pada tahun 2020, akibat pandemi Covid-19.

“Jika ini tidak dikawal dengan serius, maka akan terjadi penundaan dan meleset dari target penyelesaiannnya,” ujar HRD.

Merespon hal tersebut, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menyampaikan, akan menindaklanjuti sejumlah aspirasi masyarakat Aceh yang disampaikan HRD tadi. Salah satu yang akan ditangani dalam tahun 2021 adalah pembangunan jalan menuju makam Cut Meutia.

“Ini sudah masuk dalam prioritas kita. Di samping itu, kita juga sudah anggarkan untuk pelebaran jalan di Lhokseumawe serta duplikasi jembatan Peudada, seperti usulan Pak Ruslan tadi,”  begitu ditanggapi Menteri Basuki, sambil menambahkan, jajarannya akan melihat kesiapan usulan-usulan lain, untuk selanjutnya dianggarkan pembangunan fisiknya. (Suryadi)

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Dirjen LIP Apresiasi Anggota DPR TA Khalid Atas Percepatan Rehab Lahan Pertanian Paska Bencana

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Direktur Jenderal Lahan Dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian RI Dr Ir Hermanto MP mengapresiasi Anggota Komisi IV DPR...

Gen Z Melek Investasi, BSI Hadirkan Cicil Emas lewat BYOND

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Tren kepemilikan emas menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk berinvestasi dengan aman dan mudah dijangkau. Menjawab keinginan dan kebutuhan...

Jelang May Day 2026, Polda Aceh Simulasikan Pengamanan dan Pelayanan Humanis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan Hari...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

Pastikan Percepatan Pembangunan, Bupati Bireuen Tinjau Progres Empat Proyek Infrastruktur APBN

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, turun langsung ke lapangan meninjau progres empat proyek infrastruktur vital yang dibiayai APBN, Rabu (29/4/2026). Peninjauan...

KABAR POPULER

Sisa Uang Pengganti dari Terpidana Muslem Syamaun, Kajari Bireuen: Tunggu Jadwal Pelelangan KPKNL

0
KABAR BIREUEN,Bireuen- Terkait perkembangan Tindak Lanjut Uang Pengganti (UP) Terpidana Muslem Syamaun S.Sos dalam kasus penggelapan Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)...

Jelang May Day 2026, Polda Aceh Simulasikan Pengamanan dan Pelayanan Humanis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan Hari...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

Rp22,1 Miliar Jadup untuk Korban Banjir di Bireuen Mulai Dicairkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mulai menyalurkan bantuan jatah hidup (jadup) bagi korban banjir dan tanah longsor dengan total anggaran mencapai...

Dedikasinya untuk Pendidikan, Dokter Athaillah A Latief Dianugerahi Penghargaan Sahabat PWI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Atas dedikasi dan kontribusinya yang konsisten dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Bireuen, dr. Athaillah A. Latief, Sp.OG, dianugerahi penghargaan...