Minggu, 5 Juli 2026

Fakultas Pertanian Umuslim Tandatangani MoU dengan Koperasi Produsen Syariah Lumbung Bumi Aceh 

KABAR BIREUEN-Fakultas Pertanian Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen dalam rangka implementasi program merdeka belajar kampus merdeka, melakukan penandatanganan naskah kerjasama (MoU) dengan Koperasi Produsen Syariah Lumbung Bumi Aceh (KPS LUMBA).

Naskah kerjasama ditandatangani oleh Dekan Pertanian Umuslim Ir.T.M.Nur, MSi dan direktur Koperasi Produsen Syariah Lumbung Bumi Aceh (KPS LUMBA) Fauzan, berlangsung di ruang rapat lantai I kampus induk Umuslim, Senin (22/2/2021)

Sebelum penandatanganan MoU juga dilakukan pemaparan materi pelatihan tentang pertanian dalam hal penggunaan pupuk non organik, yang disampaikan CEO PT Bengkel Bumi Mandiri, Ahmad Syawaluddin, SE.

Acara yang dihadiri puluhan mahasiswa Fakultas Pertanian ini, juga turut dihadiri Rektor Umuslim Dr.Marwan, MPd, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, Dekan dan sejumlah dosen Fakultas Pertanian.

Materi kegiatan tersebut disampaikan Ahmad Syawaluddin, merupakan salah satu anggota organisasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), menyampaiakan bahwa saatnya petani butuh solusi bukan teori.

“Banyak tumbuhan di berbagai daerah rusak dengan racun yg diberi oleh petani itu sendiri,” ujarnya.

Bahan kimia yang digunakan oleh petani merupakan perusak unsur hara yang ada dalam tanah, padahal banyak sekali bahan alami yang bisa digunakan untuk dijadikan sebagai pupuk organik yang tinggi akan manfaat dan ramah lingkungan.

Menurut Ahmad Syawaluddin salah satu tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk budidaya tanaman baik tanaman padi, sawit, sayuran maupun tanaman yang lainnya yaitu, tumbuhan majapahit, lidah buaya, buah mengkudu dan masih banyak lainnya.

“Pupuk organik sangat mudah dibuat, kalau kita mau belajar semuanya bisa dimanfaatkan dengan mudah,” sebutnya.

Salah satu contohnya adalah pengganti NPK yaitu air kumur-kumur kita sendiri yang di buang pada pagi hari, dimana di dalam air liur pada pagi hari yang kita kumur-kumurkan sangat banyak mengandung ribuan bakteri yang bisa di gunakan untuk tanaman.

Petani di zaman sekarang harus disentuh dengan Al-Qur’an, dimana dalam Al-Qur’an sudah dituliskan semua tentang pertanian.

Secara logika, hutan yang sangat luas di perdalaman bisa tumbuh subur tanpa sentuhan bahan kimia dan itu semua karena izin Allah.

“Jika ingin usahanya berhasil, izin lah kepada Allah, semua hal yang kita kerjakan dengan izin Allah, Insya Allah akan menghasilkan hal yang memuaskan,” ungkap Ahmad Syawaluddin.

Bahan kimia yang digunakan oleh petani merupakan perusak unsur hara yang ada dalam tanah, padahal banyak sekali bahan alami yang bisa digunakan untuk dijadikan sebagai pupuk organik yang tinggi akan manfaat dan ramah lingkungan.

Pada kesempatan tersebut Koperasi Produsen Syariah Lumbung Bumi Aceh (KPS LUMBA) akan membantu Umuslim ratusan kecambah bibit kurma untuk ditanam di kebun milik Umuslim.(REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Satgas PRR: Realisasi Anggaran Renduk Harus Berdampak Nyata bagi Penyintas Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Akselerasi pelaksanaan program pemulihan permanen pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus diupayakan seiring mulai disalurkannya Anggaran Belanja Tambahan (ABT)...

Penyidikan Kasus Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Masih Berlangsung, Tunggu Hasil Pemeriksaan Labfor

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh terus melakukan penyidikan secara menyeluruh terkait peristiwa ledakan yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2. Hingga saat...

Wartawan Senior Diapari Sibatangkayu Meninggal Dunia, PWI Kehilangan Penjaga Integritas Pers

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Dunia pers nasional kembali berduka. Wartawan senior sekaligus Anggota Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat, H. Diapari Sibatangkayu, meninggal dunia pada...

Bidik Prestasi di PORA Aceh Jaya 2026, Atlet PASI Bireuen Mulai Latihan Intensif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bireuen memulai kembali program latihan intensif sebagai langkah awal mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga...

Dosen Fikom Umuslim Latih Siswa SMKN 2 Peusangan Kuasai Teknik UV Mapping dan Texturing...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 23 siswa Jurusan Animasi SMKN 2 Peusangan mendapatkan pelatihan intensif mengenai UV Mapping dan texturing objek 3D menggunakan perangkat...

KABAR POPULER

Bupati Bireuen Terima Bantuan Excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Siap Percepat Pemulihan Tambak...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, menerima bantuan satu unit excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia untuk mempercepat...

Satgas PRR Dorong Penggunaan Mekanisme Dana Siap Pakai, Usulkan Bantuan Rp80 Juta Per Unit...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Percepatan penyediaan hunian tetap bagi penyintas pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus diupayakan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Bidik Prestasi di PORA Aceh Jaya 2026, Atlet PASI Bireuen Mulai Latihan Intensif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bireuen memulai kembali program latihan intensif sebagai langkah awal mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga...

Dosen Fikom Umuslim Latih Siswa SMKN 2 Peusangan Kuasai Teknik UV Mapping dan Texturing...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 23 siswa Jurusan Animasi SMKN 2 Peusangan mendapatkan pelatihan intensif mengenai UV Mapping dan texturing objek 3D menggunakan perangkat...

Komitmen Tingkatkan Mutu, UMMAH Kirim Delapan Dosen Ikuti Workshop Akreditasi Kualitatif Prodi Keperawatan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan mengirimkan delapan dosen mengikuti Workshop Akreditasi Kualitatif...