Fakultas Pertanian Umuslim Tandatangani MoU dengan Koperasi Produsen Syariah Lumbung Bumi Aceh 

KABAR BIREUEN-Fakultas Pertanian Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen dalam rangka implementasi program merdeka belajar kampus merdeka, melakukan penandatanganan naskah kerjasama (MoU) dengan Koperasi Produsen Syariah Lumbung Bumi Aceh (KPS LUMBA).

Naskah kerjasama ditandatangani oleh Dekan Pertanian Umuslim Ir.T.M.Nur, MSi dan direktur Koperasi Produsen Syariah Lumbung Bumi Aceh (KPS LUMBA) Fauzan, berlangsung di ruang rapat lantai I kampus induk Umuslim, Senin (22/2/2021)

Sebelum penandatanganan MoU juga dilakukan pemaparan materi pelatihan tentang pertanian dalam hal penggunaan pupuk non organik, yang disampaikan CEO PT Bengkel Bumi Mandiri, Ahmad Syawaluddin, SE.

Acara yang dihadiri puluhan mahasiswa Fakultas Pertanian ini, juga turut dihadiri Rektor Umuslim Dr.Marwan, MPd, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, Dekan dan sejumlah dosen Fakultas Pertanian.

Materi kegiatan tersebut disampaikan Ahmad Syawaluddin, merupakan salah satu anggota organisasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), menyampaiakan bahwa saatnya petani butuh solusi bukan teori.

“Banyak tumbuhan di berbagai daerah rusak dengan racun yg diberi oleh petani itu sendiri,” ujarnya.

Bahan kimia yang digunakan oleh petani merupakan perusak unsur hara yang ada dalam tanah, padahal banyak sekali bahan alami yang bisa digunakan untuk dijadikan sebagai pupuk organik yang tinggi akan manfaat dan ramah lingkungan.

Menurut Ahmad Syawaluddin salah satu tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk budidaya tanaman baik tanaman padi, sawit, sayuran maupun tanaman yang lainnya yaitu, tumbuhan majapahit, lidah buaya, buah mengkudu dan masih banyak lainnya.

“Pupuk organik sangat mudah dibuat, kalau kita mau belajar semuanya bisa dimanfaatkan dengan mudah,” sebutnya.

Salah satu contohnya adalah pengganti NPK yaitu air kumur-kumur kita sendiri yang di buang pada pagi hari, dimana di dalam air liur pada pagi hari yang kita kumur-kumurkan sangat banyak mengandung ribuan bakteri yang bisa di gunakan untuk tanaman.

Petani di zaman sekarang harus disentuh dengan Al-Qur’an, dimana dalam Al-Qur’an sudah dituliskan semua tentang pertanian.

Secara logika, hutan yang sangat luas di perdalaman bisa tumbuh subur tanpa sentuhan bahan kimia dan itu semua karena izin Allah.

“Jika ingin usahanya berhasil, izin lah kepada Allah, semua hal yang kita kerjakan dengan izin Allah, Insya Allah akan menghasilkan hal yang memuaskan,” ungkap Ahmad Syawaluddin.

Bahan kimia yang digunakan oleh petani merupakan perusak unsur hara yang ada dalam tanah, padahal banyak sekali bahan alami yang bisa digunakan untuk dijadikan sebagai pupuk organik yang tinggi akan manfaat dan ramah lingkungan.

Pada kesempatan tersebut Koperasi Produsen Syariah Lumbung Bumi Aceh (KPS LUMBA) akan membantu Umuslim ratusan kecambah bibit kurma untuk ditanam di kebun milik Umuslim.(REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

83 Sumur Minyak Masyarakat di Bireuen Diverifikasi, Bupati Mukhlis Dorong Legalitas Tanpa Matikan Ekonomi...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 83 sumur minyak masyarakat di Kabupaten Bireuen mulai diverifikasi secara faktual oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama Badan Pengelola Migas...

Tolak Di-RJ-kan dengan Anderson, Ilham Sakubat Minta Proses Hukum Dilanjutkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Upaya penyelesaian perkara melalui mekanisme Restorative Justice (RJ) dalam kasus dugaan penghinaan terhadap wartawan antara korban, M Ilham bin Sakubat,...

Kompetensi Diakui, Dosen UNIKI Dipercaya Jadi Verifikator RPL LLDIKTI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dosen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Rahmi, M.Pd., mendapat kepercayaan sebagai Verifikator Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk Lembaga Layanan Pendidikan...

Polres Bireuen Pantau Lalu Lintas di Jembatan Bailey Kuta Blang, Imbau Pengendara Jaga Ketertiban

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang– Polres Bireuen melalui personel gabungan piket fungsi melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dalam agenda patroli dan pemantauan arus lalu...

Polda Aceh Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Polda Aceh akan memperkuat langkah pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penguatan tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya...

KABAR POPULER

Direktur RS Avicenna Bireuen Tanggapi Berita Terkait Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Direktur Rumah Sakit (RS) Avicenna Bireuen, dr. Muchrizal, menanggapi pemberitaan terkait Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama. Melalui pesan WhatsApp,...

Temui Mensos, Pemkab Bireuen Minta Kepastian Jadup bagi Masyarakat Terdampak Bencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Pemerintah Kabupaten (Pemkan) Bireuen terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial RI untuk memastikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di Bireuen...

RDTR Kawasan Perkotaan Bireuen 20 Tahun ke Depan Mulai Dirancang, Ini Harapan Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mulai menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Bireuen sebagai pedoman pembangunan kota untuk 20...

PWI Lhokseumawe Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Penganiayaan Wartawan Dilaporkan ke Denpom

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Lhokseumawe menempuh jalur hukum terkait dugaan pemukulan dan penganiayaan terhadap wartawan, Haiqal Alfikri, yang diduga...

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

0
KABAR BIREUEN, ‎Banda Aceh – PT Bank Aceh Syariah menyalurkan zakat perusahaan Tahun Buku 2025 sebesar Rp11.947.136.897 sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip...