KABAR BIREUEN – Empat pelajar SMP asal Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, mewakili provinsi Aceh pada Pekan Ketrampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam ( Pentas PAI ) tingkat Nasional di Kota Makassar pada 9 Oktober 2019 mendatang.

Keempat pelajar tersebut , tiga diantaranya berasal dari SMP 2 Makmur , Leubu Cot, yaitu Fira Annisa Ibrahim, Mawaddah Anwar dan Syarwani Jailani yang mewakili cabang cerdas cermat.

Sedangkan satu lagi Rifzan Fikra Munidar dari SMP 1 Makmur, Ulee Gle, akan mengikuti lomba pidato.

Keberangkatan mereka sebagai duta provinsi kali ini setelah berhasil menjuarai masing masing cabang pada Pentas PAI Provinsi ke – IV yang berlangsung di taman Ratu Sulthanah Safiatuddin , Lampriet, Banda Aceh , 9 – 15 September lalu.

Ditemui Kabar Bireuen di sekolahnya, Rabu ( 25/9/2019 ), Fira Annisa dan kawan kawan menjelaskan, mereka berhasil berada di peringkat pertama cabang cerdas cermat ini setelah di final 13 September 2019 di Aula KNPI Banda Aceh sukses menghadang harapan kabupaten Pidie dan Aceh Besar.

Bireuen berhasil meraih nilai tertinggi 1.535 poin, diurutan kedua Pidie dengan torehan nilai 1.405 dan di posisi ketiga Aceh Besar meraih poin 1.390.

“Kami berhasil mendapat nilai tertinggi dari lawan kami kabupaten Pidie dan Aceh Besar,” jelas Fira Annisa siswa kelas IX didampingi temannya.

Juara yang diraih ketiga siswa SMP pedalaman ini tanpa diduga sama sekali, saat Pentas PAI di tingkat Kabupaten pada April lalu, mereka tanpa didukung persiapan matang, namun karena keuletan dan ketekunan belajar sendiri mereka bisa meraih prestasi memuaskan.

“Kami tidak memprediksikan mereka bisa juara apalagi bisa lolos ke tingkat nasional, tapi karena ketekunan mereka mencari materi PAI akhirnya anak anak bisa bersaing dan menjadi juara,” ujar Wakil Kepala Suryani Murtadha, S.Pd.

Lain halnya dengan Rifzan Fikra, siswa kelas IX SMP 1 Makmur, Juara I pidato ini bisa melenggang ke ajang bergengsi karena pada putaran grand final dapat menyisihkan dua rivalnya dari Gayo Lues dan Aceh Utara.

Rifzan Fikra dinobatkan sebagai peringkat I mendapat nilai 261, Muharo Sunanda dari Gayo Lues juara II memperoleh nilai 253,5 dan juara ketiga ditempati M.Khalilullah dari Aceh Utara dengan poin 243.

Bertanding di Pentas PAI bagi Rifzan bukan yang pertama kali , ketika masih SD pada tahun 2017 dia juga pernah menjadi juara harapan I di tingkat provinsi, kemudian saat memasuki SMP bakat orator yang dimiliki terus diasah hingga dengan judul pidato ” Berbakti Kepada Orang Tua ” mengantarkannya dirinya juara dan menyusul tiga rekannya menuju Makassar.

Selanjutnya Rifzan bertekad pada event Nasional nantinya, dia bisa tampil prima sehingga mempersembahkan yang terbaik untuk daerahnya.

“Saya berharap bisa tampil prima di Makassar, sehingga menjadi juara,” harap Rifzan yang juga tercatat sebagai Santri Darussaadah Lapehan Mesjid ini.

Terkait keberhasilan ini, camat Makmur, Azmi S.Ag yang dihubungi Kabar Bireuen menyampaikan apresiasinya kepada mereka atas reputasi ini.

“Ternyata pelajar pedalam juga bisa berbicara dikancah nasional, ini reputasi yang patut dihargai,” cetus Azmi.

Pada kesempatan lain, Zulkarnaini anggota DPRK dapil III asal Makmur juga menyampaikan penghargaan bagi mereka yang mampu.menjuarai lomba tersebut.

“Ini menunjukkan bahwa putra putri kecamatan pedalaman memiliki potensi yang luar biasa dan mereka akan menjadi generasi handal dimasa depan,” ujar Zukarnaini atau sering disapa Zoel Sopan.

Dia juga berkomitmen untuk memberi reward dalam bentuk lain kepada mereka dan akan diserahkan menjelang keberangkatan.

“Saya berkomitmen untuk membantu mereka dan akan saya serahkan langsung menjelang keberangkatan,” pungkas politisi partai Aceh ini.

Sebagaimana diketahui pada Pentas PAI tingkat provinsi, dari sekian cabang yang diperlombakan seperti Musabaqah tilawah Qur’an, Hifzil Qur’an, pidato , Cerdas Cermat dan Kaligrafi untuk tingkat SMP , Bireuen hanya mendapat dua juara 1 yaitu pidato dan cerdas cermat.

Sedangkan lainnya juara II diperoleh dari cabang Tilawatil Qur’an atas nama Muhammad Yasir, sementara untuk tingkat SMA cabang kreasi busana muslimah , Cut Nurma Tiara berada di peringkat ketiga, untuk tingkat SD masih nihil.(Faisal Ali)

BAGIKAN