KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memastikan pembangunan kembali Jembatan Matang Bangka di Kecamatan Jeunieb akan segera dimulai. Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bireuen tengah menyiapkan dokumen lelang, sebelum proses tender dilaksanakan.
Kepastian tersebut disampaikan Juru Bicara Pemkab Bireuen, Muhajir Juli, kepada wartawan, Jumat (17/7/2026).
“Dinas PUPR Bireuen saat ini sedang menyiapkan dokumen lelang pembangunan Jembatan Matang Bangka. Setelah dokumen tersebut selesai, proses lelang akan segera dilakukan. Pemerintah memastikan pembangunan jembatan ini dilaksanakan dalam tahun anggaran 2026,” kata Muhajir Juli.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk komitmen Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, dalam memperbaiki fasilitas publik yang rusak, termasuk Jembatan Matang Bangka yang mengalami kerusakan parah akibat abrasi dan diterjang banjir beberapa tahun lalu.
Muhajir menjelaskan, tidak lama setelah dilantik sebagai Bupati Bireuen, H. Mukhlis langsung meninjau lokasi Jembatan Matang Bangka untuk melihat kondisi jembatan yang telah ambruk sebagian. Dalam kunjungan itu, Bupati memutuskan jembatan tersebut harus dibangun kembali.
Namun, rencana pembangunan sempat menghadapi penyesuaian setelah bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, termasuk Kabupaten Bireuen, pada akhir 2025. Bencana tersebut mengakibatkan pemerintah harus menyesuaikan kembali perencanaan pembangunan daerah karena banyaknya infrastruktur yang mengalami kerusakan.
Meski demikian, kata Muhajir, Bupati Bireuen tetap berkomitmen merealisasikan pembangunan Jembatan Matang Bangka, dengan mengalokasikan anggaran dalam APBK Bireuen 2026.
“Komitmen Bupati tidak berubah. Di tengah banyaknya kebutuhan pembangunan pascabanjir, anggaran pembangunan Jembatan Matang Bangka tetap dialokasikan dalam APBK 2026 karena jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bagian dari persiapan pembangunan, sekitar dua bulan lalu Kepala Dinas PUPR Bireuen, Ir. Fadhli Amir, ST, MT, IPM, ASEAN Eng, telah memerintahkan jajarannya membongkar jembatan lama. Di lokasi tersebut, nantinya akan dibangun jembatan baru dengan konstruksi rangka baja.
Pemkab Bireuen juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga Matang Bangka dan sekitarnya, karena untuk sementara waktu harus menempuh jalur memutar guna mencapai wilayah di seberang sungai, selama proses pembangunan jembatan tersebut berlangsung. (Hermanto)










