KABAR BIREUEN-Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bireuen mengadakan Diklat Calon Kepala Sekolah TK, SD dan SMP di Kabupaten Bireuen tahun 2019, Senin (16/9/2029) di Ruang Meeting Wisma Bireuen Jaya.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kadisdikpora Bireuen Drs M.Nasir M.Pd, yang dalam sambutannya antara lain menyebutkan, jabatan kepala sekolah sangat menentukan tinggi rendahnya mutu sekolah.

Kepala sekolah, sebutnya, harus mempunyai Kompetensi manajerial, yaitu memanej sekolah, sumber daya di lingkungan sekolah, masyarakat dan orang tua siswa agar secara bersama-sama membantu meningkatkan mutu pendidikan di sekolahnya.

Selain itu harus juga adanya kompetensi kewirausahaan, dengan menggunakan sumber daya yang ada, membuat inovasi dan kreativitas. Ini bisa dipelajari dari media yang ada, di medsos.

Kemudian, kompetensi supervisi, melihat guru yang bertugas, melihat proses pembelajaran baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekokah.

“Beri pemahaman kepada guru, pembelajaran tak hanya di ruang kelas,” sebutnya.

Diungkapkannya, pada tahun 2018, kelulusan UN SMP Kabupaten Bireuen berada pada peringkat 19 pada tahun 2019 naik satu peringkat ke petingkat 18.

“Manfaatkan ilmu yang diberikan nara sumber, gali untuk menjadi bekal nantinya saat menjadi kepala sekolah dan diterapkan saat memanej sekolah. Dengan adanya diklat ada perubahan yang signifikan terhadap mutu pendidikan,” pesannya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Diklat, Zamzami S.Pd melaporkan, peserta diklat sebanyak 34 orang, yang telah diseleksi akademik yang dilaksanakan tahun 2018. Terdiri dari jenjang TK, 14 orang, jenjang SD,10 orang dan jenjang SMP, 10 orang

Diklat berlangsung selama enam hari, mulai16-21September 2019, dengan diklat in service 1, lalu on the job learning (ojl 1), ojl 2, diklat in service learning 2, manggang di tempat sendiri dan di tempat lain, dengan waktu total selama 300 jam.

“Ikutilah petunjuk dengan bebar.Semoga peserta diklat lulus semuanya dengan predikat terbaik,” sebut Kabid Pembinaan SMP tersebut.

Nara sumber dalam diklat tersebut Yusnanini Agustina, M.Pd dari Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS), Muhammad Juni, S.Sos,M.Pd, Drs Johari Efandi M.Pd, Ernawati M.Pd dan Sukiarni M.Pd dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP). (Ihkwati).

BAGIKAN