Selasa, 13 Januari 2026

Cegah Angka Putus Sekolah, Meunasah Asan Anggarkan Dana Desa untuk Anak Kurang Mampu

KABAR BIREUEN – Dalam Rencana Kerja Pemerintah Gampong (RKPG) 2018, Gampong Meunasah Asan, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, dianggarkan dana desa untuk biaya sekolah anak kurang mampu.

Hal ini merupakan salah satu usulan dari hasil Musrenbang perempuan pada 8 Oktober 2017 lalu. Mengingat, pendidikan adalah layanan dasar yang harus terpenuhi bagi semua masyarakat.

Keuchik Meunasah Asan, Nasruddin Yusuf, menampung aspirasi dari kaum perempuan untuk dimasukkan dalam RKPG 2018 dengan anggaran Rp 20 juta.

Pada kesempatan itu dia menyampaikan komitmennya dan diprioritaskan terkait isu pelayanan dasar, terutama bidang pendidikan.

“Kami bersama aparatur lainnya berkomitmen untuk mengalokasikan dana bagi anak yang kurang mampu, supaya di gampong kami tidak ada lagi yang putus sekolah ke depannya,” ungkap Keuchik Meunasah Asan, Nasruddin Yusuf kepada Jurnalis Warga, Sabtu (28/10/2017) lalu.

Nasruddin juga mengungkapkan, alokasi dana desa tersebut diperuntukkan khusus bagi keluarga kurang mampu yang usia anak di bawah 18 tahun.

“Khusus untuk anak di bawah umur 18 tahun yang kita biayai sekolahnya, dan juga yang benar-benar memiliki inisiatif untuk melanjutkan sekolah. Anggaran ini dapat mengurangi beban keluarga si anak, sehingga tidak ada alasan lagi anak tidak sekolah,” jelasnya.

Dia berharap ke depan Gampong Meunasan Asan menghasilkan anak-anak yang cerdas dan berilmu pengetahuan. Karena, menurutnya, kecerdasan merupakan salah satu cara pengentasan kemiskinan.

Selain itu, juga bisa terwujudnya desa serta masyarakat yang makmur, sesuai dengan visi dan misi Gampong Meunasah Asan.

“Menjadi anak yang mandiri, madani, sejahtera dan berprestasi adalah sebuah keberhasilan bagi pemerintah gampong,” pungkasnya. (Luttoifah/Jurnalis warga)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

KABAR POPULER

Bireuen Bangkit dari Reruntuhan Menuju Harapan

0
Oleh: M. Zubair, S.H.,M.H. Kadis Kominfo dan Persandian Kabupaten Bireuen TULISAN ini merupakan refleksi dari kegiatan peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat untuk Korban Banjir di Pante Lhong

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Lazismu dan MDMC membangun 44 unit hunian darurat (hundar) untuk korban banjir dan tanah longsor...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...