Sabtu, 18 April 2026

Buang Sampah Sembarangan, Kesadaran Masyarakat Rendah

KABAR BIREUEN– Sejumlah pengguna jalan yang melintas di sekitar kawasan Langgar Square Bireuen mengeluhkan aroma busuk sampah yang ditumpuk di persimpangan jalan tersebut.

Edi, salah seorang warga kepada Kabar Bireuen, Senin (15/5/2017) menyebutkan saat melintas di kawasan tersebut, aroma kurang sedap langsung tercium. Itu sangat menggangu pengguna jalan.

Hal yang sama diungkapkan Afriadi, warga Kecamatan Kota Juang itu merasa sangat terganggu dengan bau sampah tersebut.

“Kita minum kopi dan menikmati makanan ringan di kawasan ini jadi tak nyaman. Sampah dibuang di lokasi yang jelas-jelas ada larangan dilarang buang sampah,” sebut Afriadi.

Dia mempertanyakan tugas dinas terkait, apakah tidak menegur warga agar tak membuang sampah di tempat itu.

“Harus ada solusinya, saya berharap warga setempat tidak membuang sampah di jalan tersebut,” harapnya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Bireuen, Ir Yanfitri MT yang dikonfirmasi Kabar Bireuen menyebutkan, sampah itu dibuang warga di atas pukul 8.00 Wib.

“Sampah disitu sudah dibuang   2 kali sehari, pukul 6.00 dan 7.00 Wib. Kalau di atas pukul 8.00 Wib, truknya sudah mengambil sampah di tempat lain. Jadi kalau sampah disitu di buang di atas pukul 8.00 Wib, maka tunggu besok baru diangkat,” jelas Yanfitri

Dia mengakui, kesadaran masayarakat  memang rendah dan partisipasi perangkat gampong juga lemah dalam hal mengatasi sampah dan kebersihan. Tanpa kesadaran masyarakat niscaya tidak akan tercipta kebersihan seperti yang diharapkan.

Disebutkannya, jumlah sarana dan prasarana sampah serta petugas sampah sangat terbatas sehingga tidak bisa diharapkan petugas menanggulanginya. “Kalau sudah bau sampahnya seperti itu, harusnya masyarakat ikut berpartisipasi melarang yang buang sampah di situ,” himbaunya.

Dikatakan Yanfitri, tanggung jawab kebersihan, terutama sampah bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan semata, tetapi masyarakat juga ikut serta. Hal itu kadang yang  tidak dimaklumi masyarakat.

“Makanya saya tidak mau menyebut petugas saya sebagai buruh, karena kalau disebut buruh terkesan bagi saya kurang dihargai dan jadi pesuruh. Maka masyarakat yang menyebut petugas kebersihan itu buruh menganggap semua diurus dan dikerjakan oleh mereka. Masyarakat mau seenaknya saja. Padahal semua punya tanggungjawab yang sama untuk menjaga kebersihan,” pungkasnya. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang. Kabar duka...

Seru dan Edukatif, Siswa Sukma Bangsa Bireuen Jelajah Museum Rumah Aceh Pijay 

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya - Sebanyak 51 siswa kelas V-Komet dan V-Matahari SD Sukma Bangsa Bireuen mengikuti kegiatan school visit ke Museum Rumah Aceh...

Fenomena ‘Flexing’ di Media Sosial: Pintu Masuk Ditjen Pajak Memantau Profil Wajib Pajak

0
Oleh: Sarah Rifqi Mauliza Mahasiswi Fakultas Hukum UNIKI FENOMENA 'flexing' atau pamer kekayaan di media sosial kini tak lagi sekadar soal gaya hidup atau pencitraan. Di...

Selamat Ulang Tahun ke-9 Kabar Bireuen

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen SEMBILAN tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah media lokal untuk bertahan di tengah hantaman gelombang...

677 Hektare Sawah Rusak Sedang di Bireuen Mulai Direhabilitasi Pascabanjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Prmkab) Bireuen melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan mulai melakukan pembersihan dan pembenahan lahan persawahan yang rusak sedang seluas...

KABAR POPULER

Petisi Belum Diteken, Koalisi Gerakan Sipil Bireuen Tagih Komitmen Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Koalisi Gerakan Sipil Kabupaten Bireuen menyatakan kekecewaan mendalam terhadap sikap Bupati Bireuen yang dinilai belum menepati komitmennya untuk menandatangani petisi tuntutan pemenuhan...

677 Hektare Sawah Rusak Sedang di Bireuen Mulai Direhabilitasi Pascabanjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Prmkab) Bireuen melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan mulai melakukan pembersihan dan pembenahan lahan persawahan yang rusak sedang seluas...

Temui Menteri ATR/BPN, Bupati Mukhlis Tuntaskan Kebuntuan RTRW Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta — Setelah bertahun-tahun terhambat, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bireuen akhirnya mencapai titik terang. Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, memastikan...

Selamat Ulang Tahun ke-9 Kabar Bireuen

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen SEMBILAN tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah media lokal untuk bertahan di tengah hantaman gelombang...

Refleksi Sembilan Tahun Kabar Bireuen: Tetap Konsisten Jaga Independensi dan Integritas

0
MEDIA pers bukan sekadar tempat menayangkan informasi. Ia adalah alat kontrol sosial. Media hadir untuk mengawasi kekuasaan, menyuarakan kepentingan publik, dan menjaga akal sehat...