KABAR BIREUEN– Sebanyak 86 orang kepala sekolah, pengawas SMA dan SMP di Kabupaten Bireuen mengikuti program Diseminasi Kemitraan Kepala Sekolah (OJL-2) di SMPN 1 Bireuen, Senin (16/9/2019).

Fasilitator kegiatan tersebut, Drs Cepi Saefullah M.Pd kepada wartawan disela-sela kegiatan tersebut menyebutkan,  kegiatan ini menghadirkan narasumber kepala sekolah dari SMPN 21 Surabaya, Dr Chamin Rasyidin Irsyad, lsrbagai sekolah inti, lalu ada dari Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Di Aceh, kegiatan ini digelar di Bireuen dan Aceh Utara, dan ada beberapa titik lagi di Indonesia yaitu di Kalimantan.

Dikatakannya, sebelumnya saat dilaksanakan di sekolah inti di Surabaya disebut On the Job Learning 1 (OJL- 1), sekarang yang dilaksanakan di Bireuen di SMPN 1 Bireuen di sekolah mitra, disebut OJL-2.

“Kegiatan ini diikuti kepala sekolah mitra dan imbas serta pengawas. Tujuan kegiatan meningkatkan mutu pendidikan. Kepala sekolah dibekali ilmu dari segi manajemen, supervisi akademik dan juga kewirausahaan,” sebutnya.

Diharapkan, setelah mengikuti kegiatan tersebut, kepala sekolah dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dan mengaplikasikannya dalam sistem pengelolaan serta manajerial.

“Kita harapkan nantinya dapat meningkatkan mutu pendidikan dengan menerapkan strategi 4 C, yaitu creativity, critical thinking, collaborative dan communication. Guru harus mengembangkan pembelajaran dengan literasi dan pendidikan karakter,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Bireuen, Ibrahim Harun S.Pd menyebutkan, di Bireuen ada 4 sekolah mitra, yaitu SMP 1 Bireuen, SMPN 1 Jeumpa, SMPN 1 Peudada dan SMPN 2 Kutablang.

Sebelumnya, dia selama 10 hari mengikuti kegiatan di sekolah inti di SMPN 21 Surabaya. Banyak hal yang dia pelajari di sekolah tersebut yang sudah sangat bagus dan bisa dicontoh untuk diterapkan di SMPN 1 Bireuen dan sekolah lainnya.

“Di sana, semua SKPK bersinergi membantu sekolah tersebut, tak hanya Dinas Pendidikan saja, namun melibatkan banyak dinas lainnya, seperti Dinas Sosial serta Perhubungan,” ungkap Ibrahim. (Ihkwati)

 

 

 

 

 

 

 

BAGIKAN