Senin, 29 Juni 2026

36 Tahun Bersengketa, Penyelesaian Tapal Batas Bugak Krueng dengan Bugak Blang Berakhir Damai

KABAR BIREUEN – Sengketa tapal batas antara Gampong Bugak Krueng dengan Bugak Blang, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen yang sudah berlangsung selama 36 tahun (1984-2020), berakhir damai pada Minggu (9/2/2020).

Kedua gampong pun sepakat membuat tapal batas dengan membangun tembok untuk memperjelas tapal batas Gampong Bugak Krueng dengan Bugak Blang.

Perangkat Gampong Bugak Krueng dan Bugak Blang disaksikan Muspika Jangka (Camat Jangka Alfian, S.Sos, Danramil Jangka Kapten Nanang Sudaryanto, Kapolsek Jangka Ipda M. Abidin Fitri) dan Imum Mukim Bugak Basri M. Daud, sama-sama sepakat menandatangani berita acara penyelesaian sengketa tapal batas itu secara damai.

Pada kesempatan tersebut, Camat Alfian, menyampaikan, pihaknya dari Muspika Jangka menyambut baik atas itikad baik dan kesepakatan bersama dalam penyelesaian tapal batas antara kedua gampong tersebut.

Dikatakan Alfian, dengan adanya kesepakatan bersama ini, semua pihak harus menghormati segala aturan bersama mengenai tapal batas yang telah dituangkan dalam berita acara perdamaian sengketa tapal batas.

“Hari ini tidak ada lagi perselisihan tapal batas dari kedua Gampong Bugak Krueng dan Bugak Blang. Semua yang terlibat sudah sepakat untuk dapat saling menghargai dan menghormati apa yang sudah ditandatanggani hari ini,” sebut Alfian.

Ia berharap, semua sengketa tapal batas yang terjadi di wilayah Kecamatan Jangka, dapat diselesaikan secara damai.

Hal yang sama juga diungkapkan Danramil Jangka, Kapten Nanang Sudaryanto. Ia berharap, tidak ada lagi perselisihan tapal batas yang sudah berlangsung lama ini. Sebab, hal tersebut dapat menghambat proses pembangunan desa.

“Kita terus mendorong agar tidak ada lagi perselisihan tapal batas. Atas penyelesaian ini, kami dari Muspika Jangka mengucapkan terima kasih kepada kedua gampong, Bugak Blang dan Bugak Krueng yang telah menyelesaikan persoalan tapal batas ini secara damai,” ungkap Kapten Nanang.

Sementara itu Keuchik Bugak Krueng, Anwar M Ali, mengucapkan rasa terima kasih kepada Muspika Jangka. Katanya, walaupun ini hari libur, namun meluangkan waktu untuk dapat hadir menyelesaikan persoalan sengketa tapal batas antara Gampong Bugak Krueng dan Bugak Blang.

Anwar mengatakan, sebenarnya sengketa tapal batas kedua gampong sudang berlangsung sangat lama yaitu sejak tahun 1984. Namun, penyelesaian secara damai atau titik temu baru terjadi di tahun 2020.

“Tentu ini atas itikad baik kedua gampong. Kami tidak ingin persoalan ini berlarut-larut, hingga merembes ke generasi berikutnya. Makanya, kami selesaikan secara damai,” jelas Keuchik Anwar.

Hal yang sama juga disampaikan Keuchik Bugak Blang, Masri Ishak. Ia berharap, dengan dibangunnya tembok pembatas kedua gampong tersebut, telah mempertegas bahwa sengketa tapal batas kedua gampong ini sudah berakhir secara damai. (REL) 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri pertemuan yang membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh bersama...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Menaker: Standar Kerja Layak Era Digital akan Jadi Acuan Penguatan Regulasi Ketenagakerjaan

0
KABAR BIREUEN, Majalengka – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan Konvensi Internasional Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) tentang kerja layak di era digital akan menjadi acuan dalam...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

KABAR POPULER

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...