Rabu, 22 April 2026

36 Tahun Bersengketa, Penyelesaian Tapal Batas Bugak Krueng dengan Bugak Blang Berakhir Damai

KABAR BIREUEN – Sengketa tapal batas antara Gampong Bugak Krueng dengan Bugak Blang, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen yang sudah berlangsung selama 36 tahun (1984-2020), berakhir damai pada Minggu (9/2/2020).

Kedua gampong pun sepakat membuat tapal batas dengan membangun tembok untuk memperjelas tapal batas Gampong Bugak Krueng dengan Bugak Blang.

Perangkat Gampong Bugak Krueng dan Bugak Blang disaksikan Muspika Jangka (Camat Jangka Alfian, S.Sos, Danramil Jangka Kapten Nanang Sudaryanto, Kapolsek Jangka Ipda M. Abidin Fitri) dan Imum Mukim Bugak Basri M. Daud, sama-sama sepakat menandatangani berita acara penyelesaian sengketa tapal batas itu secara damai.

Pada kesempatan tersebut, Camat Alfian, menyampaikan, pihaknya dari Muspika Jangka menyambut baik atas itikad baik dan kesepakatan bersama dalam penyelesaian tapal batas antara kedua gampong tersebut.

Dikatakan Alfian, dengan adanya kesepakatan bersama ini, semua pihak harus menghormati segala aturan bersama mengenai tapal batas yang telah dituangkan dalam berita acara perdamaian sengketa tapal batas.

“Hari ini tidak ada lagi perselisihan tapal batas dari kedua Gampong Bugak Krueng dan Bugak Blang. Semua yang terlibat sudah sepakat untuk dapat saling menghargai dan menghormati apa yang sudah ditandatanggani hari ini,” sebut Alfian.

Ia berharap, semua sengketa tapal batas yang terjadi di wilayah Kecamatan Jangka, dapat diselesaikan secara damai.

Hal yang sama juga diungkapkan Danramil Jangka, Kapten Nanang Sudaryanto. Ia berharap, tidak ada lagi perselisihan tapal batas yang sudah berlangsung lama ini. Sebab, hal tersebut dapat menghambat proses pembangunan desa.

“Kita terus mendorong agar tidak ada lagi perselisihan tapal batas. Atas penyelesaian ini, kami dari Muspika Jangka mengucapkan terima kasih kepada kedua gampong, Bugak Blang dan Bugak Krueng yang telah menyelesaikan persoalan tapal batas ini secara damai,” ungkap Kapten Nanang.

Sementara itu Keuchik Bugak Krueng, Anwar M Ali, mengucapkan rasa terima kasih kepada Muspika Jangka. Katanya, walaupun ini hari libur, namun meluangkan waktu untuk dapat hadir menyelesaikan persoalan sengketa tapal batas antara Gampong Bugak Krueng dan Bugak Blang.

Anwar mengatakan, sebenarnya sengketa tapal batas kedua gampong sudang berlangsung sangat lama yaitu sejak tahun 1984. Namun, penyelesaian secara damai atau titik temu baru terjadi di tahun 2020.

“Tentu ini atas itikad baik kedua gampong. Kami tidak ingin persoalan ini berlarut-larut, hingga merembes ke generasi berikutnya. Makanya, kami selesaikan secara damai,” jelas Keuchik Anwar.

Hal yang sama juga disampaikan Keuchik Bugak Blang, Masri Ishak. Ia berharap, dengan dibangunnya tembok pembatas kedua gampong tersebut, telah mempertegas bahwa sengketa tapal batas kedua gampong ini sudah berakhir secara damai. (REL) 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Ismunandar Jabat Sekda Bireuen, Bupati Mukhlis Tunjuk Alfian Sebagai Plt Kadis Sosial 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Bupati Bireuen, Ir H. Mukhlis, ST menunjuk Dr Alfian, MPd sebagai...

Bupati Bireuen Buka Ruang Kritik, Siap Bentuk Unit Pengaduan Publik dan Perkuat Transparansi Anggaran

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST menegaskan komitmennya membuka ruang kritik dan saran dari masyarakat sipil, termasuk aktivis antikorupsi, sebagai...

Jasa Raharja dan Satlantas Polres Bireuen Gelar Pelatihan PPGD dan Keselamatan Berlalu Lintas di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dalam upaya meningkatkan kesadaran serta keterampilan masyarakat dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja bersama Satlantas Polres Bireuen menggelar...

KAHMI Bireuen Harap Alokasi Dana TKD Bireuen Harus Tepat Sasaran dan Akuntabel

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Koordinator Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Daerah (MD KAHMI) Bireuen, Asnawi, berharap agar tambahan anggaran Transfer Ke Daerah (TKD)...

Polri dan Kementerian Haji Bentuk Satgas Gabungan, Atasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ilegal

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Polri bersama Kementerian Haji resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Haji dan Umrah ilegal sebagai langkah tegas dalam melindungi masyarakat...

KABAR POPULER

Lantik Ismunandar sebagai Sekda, Bupati Bireuen: Sudah Sesuai Prosedur dan Ketentuan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Ismunandar, S.T., M.T., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen, dalam sebuah...

Tiga Puskesmas di Bireuen Dapat Ambulans Baru, Fokus Penanganan Gawat Darurat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima bantuan tiga unit ambulans dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) untuk memperkuat layanan kegawatdaruratan...

Rayakan HUT ke-9, Kabar Bireuen Perkuat Komitmen Indepedensi dan Profesionalisme

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Media lokal Kabar Bireuen menggelar syukuran dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-9, yang berlangsung di salah satu kafe di Kabupaten...

KAHMI Bireuen Harap Alokasi Dana TKD Bireuen Harus Tepat Sasaran dan Akuntabel

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Koordinator Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Daerah (MD KAHMI) Bireuen, Asnawi, berharap agar tambahan anggaran Transfer Ke Daerah (TKD)...

Ismunandar Jabat Sekda Bireuen, Bupati Mukhlis Tunjuk Alfian Sebagai Plt Kadis Sosial 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Bupati Bireuen, Ir H. Mukhlis, ST menunjuk Dr Alfian, MPd sebagai...