Koordinator /PIC Merdeka Belajar Kampus Merdeka Umuslim, Dr. Siraj, M.Pd.

KABAR BIREUEN – Sebanyak 22 dosen Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen, dinyatakan lulus sebagai pendamping kampus mengajar Tahap II.

Demikian disampaikan Koordinator /PIC Merdeka Belajar Kampus Merdeka Umuslim, Dr. Siraj, M.Pd, kepada media, Kamis (5/8/2021).

Informasi tersebut berdasarkan surat pemberitahuan hasil seleksi kampus mengajar tahap II yang dikeluarkan secara nasional oleh Kemendikbudristek melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang ditandatangani Sekretaris Direktorat Jenderal, tanggal 30 Juli 2021.

Dari pengumuman tersebut, dosen Umuslim yang lulus sebanyak 22 orang dan mahasiswa 10 orang. Tahap II ini jumlah dosen  yang lulus mengalami peningkatan.

“Tahap pertama dosen yang lulus 17 orang. Tahap kedua jadi 22 orang. Sedangkan mahasiswa tahap pertama 11 orang dan tahap kedua 10 orang,” rinci Siraj.

Dijelaskannya, dosen yang dinyatakan lulus menjadi pendamping, untuk membimbing mahasiswa peserta kampus mengajar. Mereka terjun langsung ke sekolah, tempat mahasiswa peserta program kampus mengajar.

Lokasi sekolah tersebar di berbagai kabupaten kota seluruh Indonesia. Mahasiswanya berasal dari berbagai perguruan tinggi, baik PTN maupun PTS. Mereka akan mengabdi selama empat bulan di sekolah yang telah ditunjuk.

“Sekolah yang menjadi lokasi kampus mengajar di Provinsi Aceh, tercatat ada 10 kabupaten/kota yang menjadi lokasi pengabdian kampus mengajar tahap II,” ujar Siraj.

Menurut Kabag Humas Umuslim, Zulkifli, M.Kom, program kampus mengajar yang digagas Kemendikbudristek ini suatu pengabdian untuk menyukseskan program merdeka belajar kampus merdeka melalui program kampus mengajar.

“Tujuannya, diharapkan dapat membantu sekolah di daerah terpencil dan sekolah kekurangan pengajar. Sedangkan bagi mahasiswa dan dosen yang terlibat, dapat menambah pengalaman dan motivasi dalam melaksanakan pengabdian di daerah terpencil,” sebut Zulkifli.

Rektor Umuslim Peusangan Bireuen, Dr. Marwan, M.Pd, mengucapkan selamat kepada dosen dan mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dalam program kampus mengajar tahap II tersebut.

Harapannya, agar peserta kampus mengajar, baik dosen maupun mahasiswa, dapat melakukan sharing berbagai hal. Seperti berbagi pengalaman, pertukaran budaya dengan dosen dan mahasiswa yang berasal dari berbagai kampus lain yang ikut dalam program kampus mengajar.

“Semoga program ini dapat membantu peserta menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Sehingga, tercapainya target dan tujuan program kampus mengajar, dalam rangka mendukung belajar merdeka kampus merdeka,” harap Marwan. (Rel)