KABAR BIREUEN-Wardah Idris, M.Ag, guru Pendidikan Agama Islam ( PAI ) MTsN 9 Bireuen, Kuta Blang, sabet juara pertama lomba video pembelajaran guru madrasah yang diselenggarakan kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bireuen mulai 1 November- 31 Desember 2019.

Kepastian itu diperoleh Wardah, setelah panitia pelaksana mengumumkan hasil penilaian pada puncak peringatan Hari Amal Bhakti ( HAB ) ke – 74 Kementerian Agama yang berlangsung di halaman MIN 50 Bireuen, Cot Meurak, Jumat (3/1/2020).

Wardah ditetapkan sebagai juara I dengan nilai 89,62 sedangkan juara II untuk tingkat MTsN adalah Hj.Yusrawati, S.Pd nilai 85,07 guru MTsN 1 Bireuen dan juara III Sitti Nurlaila, S.Ag dari MTsN 5 Bireuen dengan skor 84,19.

Sementara untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI ), juara I Suryani, S.Pd.I guru MIN 32 Bireuen dengan nilai 89,28, kemudian Eva Zahara, S.Pd.I MIN 19 Bireuen meraih nilai 85,27 dan juara III dari MIN 50 Bireuen Nurlaili,S.Pd .I mendapat nilai 85,27.

Berikut tingkat Madrasah Aliyah, peringkat pertama Dedek Kelana, SE guru MAN 2 Bireuen memperokeh nilai 83,69, sementara juara kedua Rina Julaini, S.Pd.I jumlah nilai 83,11 dari MAN 4 Bireuen sedangkan tempat ketiga diraih oleh Irwansyah, S.Pd nilai 81,15 dari MAN 1 Bireuen.

Sedangkan untuk pendidikan Raudhatul Atfal hanya diikuti satu peserta yaitu Yusrawati ,S.Pd.I dari RA.Arrayyan ditetapkan sebagai juara pertama dengan nilai 87,20.

Penyerahan piala dan sertifikat kepada para pemenang diserahkan dihadapan peserta upacara HAB oleh kepala kantor Kemenag H.Zulkifly Idris,M.Pd didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Azhary,M.Pd dan Ketua Tim Penilai, Jahallim Solin,S.Ag, MA.

Ketua tim penilai, Jahallim Solin,S.Ag,MA kepada media menjelaskan, diantara 117 peserta yang mengikuti lomba , setelah penilaian pertama sebanyak 35 video terbaik dari peserta tingkat RA, MI, MTs dan MA berhasil masuk nominasi dan tahap selanjutnya tim penilai melakukan penilaian akhir untuk menetapkan juara.

“Kami harapkan lomba ini dapat memotivasi para pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi dalam peningkatan kualitas pendidikan,” kata Jahallim.

Lebih lanjut, Jahallim Solin menjelaskan,lomba ini sangat penting untuk guru terutama dalam memilih dan menggunakan metode, strategi maupun pendekatan pembelajaran di kelas, sehingga proses pembelajaran berjalan maksimal.

“Peran guru sangat menentukan kualitas proses dan hasil pendidikan, karena itu guru dituntut terus mencari informasi terbaru mengenai pembelajaran dan media yang dipergunakan,” tutup Jahallim Solin juara III pengawas Madrasah tingkat Provinsi ini. (Faisal Ali)

BAGIKAN